HomeCORPORATE UPDATEBUMNKimia Farma Luncurkan Produk Stem Cell dan Secretome Stemxera

Kimia Farma Luncurkan Produk Stem Cell dan Secretome Stemxera

BusinessUpdate – PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) memperkuat portofolio produk dan layanan di bidang bioteknologi dengan meluncurkan Stemxera sebagai merek untuk produk stem cell dan secretome yang telah dikembangkan sejak 2013.

Peluncuran produk dilakukan pada ajang International Conference Rejaselindo 2026 yang berlangsung pada 2–4 April 2026 di Bali Nusa Dua Convention Centre.

Kegiatan tersebut menjadi forum ilmiah yang mempertemukan tenaga medis, peneliti, serta praktisi kesehatan untuk membahas perkembangan terkini di bidang regenerative medicine atau pengobatan regeneratif.

Peluncuran ini menjadi bagian dari komitmen Kimia Farma dalam menghadirkan inovasi terapi berbasis bioteknologi yang berdaya saing, sekaligus memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

Selain itu, peluncuran tersebut juga ditujukan untuk meningkatkan awareness serta membuka peluang kolaborasi strategis dengan institusi kesehatan dan akademisi, baik di tingkat nasional maupun global.

“Melalui Stemxera, kami ingin menghadirkan inovasi terapi regeneratif yang tidak hanya unggul secara ilmiah, namun juga dapat diakses lebih luas oleh masyarakat Indonesia. Dengan pendekatan layanan yang adaptif, kami optimis Stemxera dapat mempercepat pemanfaatan terapi stem cell di berbagai fasilitas layanan kesehatan,” ujar Hanadi dalam siaran pers, Rabu (8/4/2026).

Perseroan berharap dapat semakin memperkuat kemandirian industri farmasi nasional serta berkontribusi dalam mendukung ketahanan kesehatan Indonesia. Upaya tersebut dilakukan melalui pengembangan dan perluasan akses terapi berbasis bioteknologi serta pengobatan regeneratif yang inovatif dan berkelanjutan.

Sebagai bagian dari ekosistem layanan kesehatan yang terintegrasi, Kimia Farma terus mendorong pengembangan penelitian dan uji klinis berbasis stem cell atau sel punca. Langkah ini dilakukan untuk memastikan efektivitas dan keamanan produk melalui pendekatan evidence-based medicine.

Stemxera dikembangkan di fasilitas laboratorium stem cell RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM). Fasilitas tersebut telah mengantongi sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Dalam pengembangannya, perseroan menekankan standar mutu, keamanan, dan kualitas tinggi sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Produk ini dihadirkan sebagai solusi terapi regeneratif yang inovatif, khususnya untuk penanganan kondisi degeneratif serta kebutuhan terapi lanjutan di bidang medis.

Direktur Komersial Kimia Farma, Hanadi Setiarto, menyampaikan peluncuran Stemxera merupakan langkah strategis perusahaan dalam memperluas portofolio produk berbasis riset dan teknologi tinggi. (rn/jh. Foto: Dok. Kimia Farma)

Must Read