BusinessUpdate – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) merayakan Hari Angkutan Umum Nasional dengan menegaskan komitmennya dalam memperluas
jangkauan layanan lintas wilayah dan mempercepat transisi energi hijau.
Momentum ini juga menandai satu tahun beroperasinya rute Transjabodetabek S61 (Alam Sutera – Blok M) yang telah menjadi tulang punggung mobilitas warga penyangga Jakarta.
Momentum Perayaan Hari Angkutan Umum Nasional tahun ini yang digelar di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Jakarta Selatan, Jumat (24/4/2026) terasa istimewa karena merayakan keberhasilan operasional rute S61 yang telah menghubungkan Alam Sutera dan Blok M selama setahun terakhir.
Sejak diluncurkan, rute ini tercatat terus mengalami pertumbuhan jumlah pelanggan, membuktikan bahwa kebutuhan akan transportasi publik yang aman, nyaman, dan efisien melampaui batas administratif kota.
Direktur Bisnis dan Pemanfaatan Aset Transjakarta, Fadly Hasan, menekankan bahwa integrasi antarwilayah adalah kunci transportasi masa depan.
“Keberhasilan rute S61 selama satu tahun ini adalah bukti nyata bahwa mobilitas masyarakat Jabodetabek
sangat dinamis. Kami tidak lagi melihat batas wilayah sebagai sekat, melainkan peluang untuk terus membangun konektivitas yang andal bagi semua,” ujar Fadly, Jumat (24/4/2026).
Acara ini dihadiri oleh Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Nirwono Yoga, Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan DKI Jakarta Emanuel Kristanto, Wakil
Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta Harya Setyaka Dillon, Direktur Bisnis dan Pemanfaatan Aset Transjakarta Fadly Hasan, serta perwakilan pelanggan setia rute S61, Brigitta Valerie.
Selamat ini Transjakarta terus mencatatkan pertumbuhan positif dalam melayani warga. Hingga awal 2026, volume pelanggan mencapai 1,4 juta perjalanan pelanggan per hari. Sepanjang 2025, total pelanggan mencapai 413 juta orang, meningkat dua kali lipat dibandingkan 2022. Adapun, cakupan layanan per Februari 2026, telah menjangkau 92,4% wilayah Jakarta.
Sebagai bagian dari strategi jangka panjang menuju kota rendah emisi, Transjakarta meresmikan penambahan 30 unit bus listrik terbaru di 2026. Di mana 30 bus listrik tersebut merupakan karya nyata hasil rakitan dalam negeri yang ditinjau langsung oleh Presiden RI.
Penambahan unit bus listrik ini tepat di Hari Angkutan
Umum Nasional ini yang menggenapkan total armada bus listrik yang beroperasi menjadi 500 unit. Upaya ini merupakan peta jalan besar Pemprov DKI dalam mewujudkan target elektrifikasi armada yang ambisius.
Target 2027 sebanyak 50% dari total armada berbasis
listrik. Sedangkan target 2030, 100% atau hingga 10.047 elektrifikasi seluruh armada. Transjakarta mengajak seluruh masyarakat untuk terus menggunakan transportasi di publik sebagai pilihan utama mobilitas sehari-hari. Kota maju dimulai dari sistem transportasi yang baik dan masyarakat yang aktif memanfaatkannya. (ip/jh. Foto: Dok. Transjakarta)


