HomeLIFESTYLETravelsGandeng KAJI Jababeka Kembali Gelar Sakura Matsuri 2026

Gandeng KAJI Jababeka Kembali Gelar Sakura Matsuri 2026

BusinessUpdate – PT Graha Buana Cikarang, anak usaha PT Jababeka Tbk. (KIJA), bekerja sama dengan Komunitas Alumni Jepang di Indonesia (KAJI) akan menggelar Sakura Matsuri 2026 pada 25–26 Juli 2026 di Hollywood Junction, Kota Jababeka, Cikarang, Jawa Barat.

Direktur PT Graha Buana Cikarang Ivonne Anggraini mengatakan, hubungan Jababeka dengan mitra Jepang telah terjalin melalui sejumlah proyek, termasuk pengembangan kawasan hunian bersama Mitsui. “Kami sudah berjalan kerja sama dengan investor Jepang. Untuk perumahan kami kerja sama dengan Mitsui,” ujarnya dikutip, Selasa (14/7/2026).

Ia menambahkan Jababeka juga berharap dapat memperluas jejaring dengan perusahaan Jepang melalui penyelenggaraan Sakura Matsuri 2026. “Tentunya kami ingin ada kerja sama baru dengan investor Jepang. Oleh karena itu kami mengadakan Sakura Matsuri supaya lebih luas jangkauannya ke orang-orang Jepang, CEO-CEO perusahaan, jadi lebih mengenal Jababeka,” tambahnya.

Untuk memperkuat daya tarik kawasan, Jababeka tak hanya mengandalkan pengembangan kawasan industri baru, tetapi juga membangun ekosistem yang mendukung kehidupan komunitas internasional. Sebagai bagian dari strategi memperkuat hubungan Indonesia-Jepang, Jababeka bersama KAJI kembali menggelar Sakura Matsuri 2026 pada 25–26 Juli 2026 di Hollywood Junction, Kota Jababeka.

Penyelenggaraan festival dinilai memiliki dampak jangka panjang terhadap iklim investasi. Dengan semakin dikenalnya Kota Jababeka sebagai kawasan yang ramah bagi komunitas internasional, khususnya Jepang, diharapkan citra kawasan tersebut turut meningkat di mata pelaku usaha dan investor.

Festival budaya tahunan tersebut bukan sekadar ajang hiburan, melainkan bagian dari upaya membangun ekosistem kota industri yang ramah bagi komunitas internasional, khususnya Jepang. Ivonne mengatakan Kota Jababeka saat ini menjadi rumah bagi lebih dari 2.000 perusahaan nasional dan multinasional dengan komunitas Jepang sebagai salah satu yang terbesar.

Kehadiran komunitas Jepang tidak hanya memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan industri, tetapi juga memperkaya kehidupan sosial dan budaya masyarakat. Ia menilai Sakura Matsuri menjadi representasi komitmen Jababeka dalam membangun kawasan yang tidak hanya berorientasi pada industri, tetapi juga pendidikan, pariwisata, kebudayaan, dan pengembangan sumber daya manusia.

Festival tersebut akan menghadirkan berbagai pertunjukan budaya Jepang, kompetisi cosplay, bazar kuliner Indonesia-Jepang, Miss Sakura, workshop, talkshow pendidikan dan karier, hingga kesempatan memperoleh beasiswa belajar bahasa Jepang. Rangkaian acara juga dimeriahkan oleh penampilan JKT48 bersama sejumlah musisi dari Jepang seperti RyuBand, Koki Ota, Shun, Hiro Umeda, serta berbagai komunitas budaya Jepang. (pa/jh. Foto: Dok. Jababeka)

Must Read