HomeLIFESTYLETravelsITDC Targetkan Penonton MotoGP 2026 di Sirkuit Mandalika 2026 Capai 150 Ribu...

ITDC Targetkan Penonton MotoGP 2026 di Sirkuit Mandalika 2026 Capai 150 Ribu Orang

BusinessUpdate – InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menargetkan jumlah penonton Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP 2026 di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 9-11 Oktober 2026 mencapai 150.000 orang. Adapun, perputaran ekonomi dari gelaran selama tiga hari tersebut ditarget bisa mencapai di atas Rp4,9 triliun.

Direktur Operasional ITDC Troy Reza Warokka mengatakan, target tersebut lebih tinggi dibandingkan capaian tahun sebelumnya. Ia optimistis kehadiran dua pembalap Indonesia, Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama, dapat mendongkrak antusiasme masyarakat untuk menyaksikan balapan secara langsung.

“Kita mau coba naik di 144.000 sampai 150.000 pengunjung, mudah-mudahan itu tercapai,” ujar Troy dalam media gathering Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Artotel Gelora Senayan, Jakarta, Jumat (17/7/2026). Menurutnya, optimisme itu juga didukung komitmen Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang akan mengirim sekitar 8.000 penonton dari berbagai daerah untuk memberikan dukungan kepada pembalap Indonesia.

“Ini bentuk-bentuk dukungan positif untuk pembalap kita supaya jadi semakin semangat,” katanya. Selain menargetkan peningkatan jumlah penonton, ITDC juga membidik dampak ekonomi penyelenggaraan MotoGP Indonesia 2026. Perputaran uang diharapkan melampaui capaian tahun lalu yang berkisar Rp4,9 triliun.

Troy menilai MotoGP tidak hanya menjadi ajang balap motor, tetapi juga telah berkembang menjadi penggerak sport tourism yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Kalau tahun lalu mungkin sekitar Rp 4,9 triliun, kita berharap dengan adanya pembalap Indonesia mungkin harusnya bisa lebih dari itu. Sesungguhnya MotoGP ini bukan hanya sebuah gelaran MotoGP, tapi bagaimana sport tourism melalui MotoGP bisa mengerek perekonomian secara besar,” ucapnya.

Troy mengatakan, manfaat ekonomi penyelenggaraan MotoGP pada dasarnya tidak hanya dirasakan oleh NTB sebagai tuan rumah, tapi juga daerah lain yang terlibat dalam rangkaian kegiatan menjelang balapan, termasuk Jakarta. “Hari ini Jakarta dapat momentum, artinya pasti harusnya bergerak (perekonomian). Saya berharap dari tahun lalu bisa bergerak naik, lebih positif,” tutur Troy.

Ia menambahkan, penjualan tiket MotoGP Indonesia 2026 juga menunjukkan tren positif. Seluruh tiket kategori early bird telah habis terjual dan saat ini penjualan telah memasuki tahap Presale 1. Menurutnya, hingga sekitar 80 hari sebelum balapan digelar, nilai transaksi penjualan tiket telah mencapai sekitar Rp2,5 miliar atau lebih cepat dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. (rn/jh. Foto: Dok. Antara)

Must Read