HomeCORPORATE UPDATEBUMNIskandar Kunaefi Menjadi Dirut Baru Pos Indonesia

Iskandar Kunaefi Menjadi Dirut Baru Pos Indonesia

BusinessUpdate – PT Pos Indonesia (Persero) menunjuk M Iskandar Kunaefi menjadi Direktur Utama (Dirut), mengisi posisi yang ditinggalkan Daud Joseph. Perubahan tersebut ditetapkan oleh para pemegang saham yakni Badan Pengaturan (BP) BUMN dan Danantara Indonesia.

Mengutip Keterbukaan Informasi BEI, Senin (20/7/2026), perusahaan mengukuhkan pemberhentian Daud Joseph usai mengundurkan diri dari posisi Dirut Pos Indonesia pada 2 Juli 2026. “Mengangkat M Iskandar Kunaefi sebagai Direktur Utama,” bunyi pengumuman perusahaan.

Selain perubahan pucuk pimpinan, pemegang saham mengubah nomenklatur dengan memisahkan jabatan Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko menjadi dua posisi, yakni Direktur Keuangan dan Direktur Manajemen Risiko.

Seiring dengan perubahan nomenklatur tersebut, pemegang saham Pos Indonesia pun mengalihkan Fathul Anwar dari Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko menjadi Direktur Keuangan Perusahaan. Sementara itu, Direktur Manajemen Risiko kini diisi oleh Rosmanidar Zulkifli.

Adapun perubahan tersebut ditetapkan dalam Keputusan Para Pemegang Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pos Indonesia Nomor 343 Tahun 2026 dan Nomor SK.120/DI-DAM/DO/2026 tentang Pemberhentian, Perubahan Nomenklatur Jabatan, Pengalihan Tugas, dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pos Indonesia.

Beleid itu ditandatangani oleh Kepala BP BUMN Dony Oskaria dan Direktur PT Danantara Asset Management Riko Banardi pada 15 Juli 2026. “Masa jabatan anggota-anggota direksi yang diangkat, paling lama sampai dengan penutupan RUPS Tahunan ke-5 sejak ditetapkannya keputusan ini, tanpa mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan sewaktu-waktu,” bunyi putusan tersebut. (ip/jh. Foto: Dok. Pos Indonesia)

Must Read