HomeCORPORATE UPDATEBUMSPenjualan Fore Kopi Semester I/2026 Tembus Rp1 Triliun

Penjualan Fore Kopi Semester I/2026 Tembus Rp1 Triliun

BusinessUpdate – PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) membukukan penjualan bersih lebih dari Rp1 triliun pada semester I/2026, meningkat 51,72% secara tahunan (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp662,3 miliar.

Grup F&B yang mengelola merek Fore Coffee dan Fore Donut ini optimistis dapat mencapai target memiliki lebih dari 400 gerai Fore Coffee di seluruh Indonesia hingga akhir 2026.

Direktur Strategy FORE, Muhammad Fahmi, mengatakan realisasi kinerja pada paruh pertama tahun ini menunjukkan perusahaan masih berada di jalur yang tepat untuk mencapai target yang telah ditetapkan manajemen sepanjang 2026.

“Itu kita kemarin revenue-nya itu udah lebih dari Rp1 triliun untuk di H1 (semester I/2026) ini. Artinya ke target yang kita share, kita udah pernah share targetnya, itu kita on track,” ujar Fahmi dikutip dari Kompas, Rabu (5/8/2026).

Segmen minuman masih menjadi penyumbang utama penjualan FORE dengan nilai Rp884,19 miliar atau setara 87,98% dari total penjualan konsolidasi hingga 30 Juni 2026. Sementara, segmen makanan membukukan penjualan sebesar Rp119,69 miliar atau berkontribusi 11,91% terhadap total penjualan konsolidasi. Adapun segmen lain-lain mencatat penjualan Rp6,08 miliar, yang kemudian dikurangi eliminasi antarsegmen sebesar Rp5,02 miliar.

Sejalan dengan lonjakan penjualan tersebut, beban pokok penjualan FORE meningkat 51,28% menjadi Rp382 miliar pada semester I/2026. Di sisi lain, beban operasional juga naik 48,46% menjadi Rp539,81 miliar. Meski demikian, pada periode ini perseroan tetap membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 60,5% menjadi Rp56,49 miliar.

Perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan atau top line sekitar 50% sepanjang 2026. Sedangkan, laba bersih atau bottom line diproyeksikan meningkat 70%. Fahmi menyebut, capaian di paruh pertama tahun ini mengindikasikan target tersebut masih realistis untuk dicapai hingga akhir 2026, dibandingkan lima tahun lalu.

Fahmi menambahkan, pertumbuhan kinerja perusahaan ditopang oleh dua faktor utama, yakni peningkatan penjualan di gerai yang telah beroperasi atau same store sales growth (SSSG), serta ekspansi jumlah gerai. Penjualan di gerai-gerai Fore Coffee yang telah beroperasi, termasuk toko yang usianya hampir lima tahun, masih terus mengalami pertumbuhan setiap tahunnya.

Selain peningkatan penjualan di gerai eksisting, perusahaan juga terus memperluas jaringan toko. Saat ini Fore Coffee telah memiliki lebih dari 380 gerai yang tersebar di lebih dari 60 kota di Indonesia. Hingga akhir 2026, perusahaan menargetkan jumlah gerai meningkat menjadi lebih dari 400 unit atau bertambah lebih dari 80 gerai dibandingkan tahun sebelumnya. (pa/jh. Foto: Dok. Fore Kopi)

Must Read