BusinessUpdate – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mengikuti proses penjurian Indonesia Digital Technology and Innovation (IDTI) Awards 2026 yang diselenggarakan pada Rabu (16/09/2026).
Dalam penjurian tersebut PHE memaparkan visi strategis jangka panjang melalui IT Subholding Upstream Roadmap 2026–2030. Paparan ini disampaikan langsung oleh delegasi PHE yang merepresentasikan sinergi kepemimpinan dan keandalan teknologi perusahaan di antaranya:
1. Akbar Yudha Putera selaku VP Information Technology
2. Hendrik Noviedianto Sr selaku Manager IT Planning, Gov. & Security
Roadmap ini dibuat sebagai acuan kerja transformasi digital yang berorientasi masa depan mengabungkan kecerdasan buatan, konektivitas tingkat tinggi, dan keamanan sistem terpadu untuk meningkatkan efisiensi operasional dan juga keselamatan kerja di seluruh wilayah kerja hulu migas.
Roadmap IT Subholding Upstream (2026–2030)
Di hadapan dewan juri, dijelaskan bahwa tahapan strategis pembangunan infrastruktur dan kapabilitas teknologi informasi per tahun antara lain:
- Tahun 2026 (Integrated Smart & Extended System Intelligence)
Membangun fondasi sistem cerdas terintegrasi untuk memperkuat visibilitas operasional hulu secara real-time.
- Tahun 2027 (Distributed Ledger Technology (DLT) & Extended Reality)
Implementasi teknologi blockchain (DLT) untuk transparansi rantai pasok dan adopsi Extended Reality (XR) untuk pelatihan serta pemeliharaan fasilitas.
-Tahun 2028 (Integrated Robotic and Human Machine Interaction)
Peningkatan otomatisasi lapangan melalui robotika terintegrasi dan interaksi manusia-mesin yang lebih intuitif demi keselamatan kerja maksimal.
-Tahun 2029 (Quantum Technology & Company Network Rejuvenation)
Peremajaan jaringan perusahaan secara menyeluruh dan eksplorasi awal kapabilitas Quantum Technology untuk komputasi data seismik berkapasitas masif.
- Tahun 2030 (Technology Convergence & Compact System Security)
Konvergensi teknologi puncak dengan sistem keamanan siber yang kokoh, ringkas, dan andal untuk menghadapi tantangan industri masa depan.
Menutup sesi penjurian, Akbar menyampaikan seluruh jawaban dan masukan dari dewan juri menjadi insight yang sangat bermanfaat bagi perusahaan. Dari sesi tanya jawab, dia juga mengapresiasi khusus Priyantono Rudito atas pertanyaan mendalamnya, serta Prof. Kudang Boro Seminar yang memberikan sudut pandang baru. (kiy)


