BusinessUpdate – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat transaksi isi ulang (top up) kartu uang elektronik melalui aplikasi mobile banking Muamalat DIN mengalami pertumbuhan hingga 180,52% secara tahunan (yoy) per Agustus 2026. Selain itu, volume transaksi juga mengalami peningkatan signifikan yakni sebesar 215,57% (yoy).
Direktur Bank Muamalat Ricky Rikardo Mulyadi mengatakan pertumbuhan tersebut didorong oleh semakin banyaknya nasabah yang mengadopsi layanan transaksi digital di Muamalat DIN.
“Kami berharap produk dan layanan Bank Muamalat dapat membuka jalan bagi masyarakat untuk hijrah ke layanan keuangan syariah yang nyaman dan penuh berkah,” kata Ricky dalam keterangan resmi, Kamis (17/9/2026).
Ia menambahkan, Bank Muamalat terus melakukan transformasi secara berkelanjutan dengan mengembangkan kapabilitas digital. Menurutnya, inovasi tidak hanya dimaknai sebagai pembaruan produk, tetapi juga upaya menghadirkan solusi keuangan syariah yang relevan dan bermakna dalam setiap fase kehidupan nasabah.
Ricky mengatakan, perseroan terus memperluas kerja sama dengan lebih banyak mitra strategis sehingga fitur di Muamalat DIN dapat dikembangkan mengikuti kebutuhan nasabah, baik untuk transaksi keuangan syariah maupun kebutuhan spiritual nasabah.
Adapun isi ulang kartu uang elektronik dapat dilakukan melalui Muamalat DIN untuk kartu-kartu seperti E-Money Mandiri, TapCash BNI, Flazz BCA. Selain kartu uang elektronik, Muamalat DIN juga menyediakan fitur transaksi top up dompet digital (e-wallet) yakni OVO, GoPay, LinkAja, dan ShopeePay. (ip/jh. Foto: Dok. Bank Muamalat)


