BusinessUpdate – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) terus memperluas penyaluran pembiayaan perumahan melalui Kredit Program Perumahan (KPP) guna mendukung percepatan Program 3 Juta Rumah yang digulirkan oleh pemerintah.
Hingga 8 September 2026, BRI telah menyalurkan KPP sebesar Rp12 triliun kepada 83.210 debitur. Sedangkan, penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) telah mencapai 25.030 unit rumah dari target komitmen sebanyak 60.000 unit pada 2026.
Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto mengatakan penguatan pembiayaan perumahan dilakukan melalui sinergi dengan pemerintah dan pelaku industri untuk membangun ekosistem perumahan secara menyeluruh.
“Program ini tidak hanya ditujukan untuk membantu masyarakat memperoleh rumah dengan pembiayaan yang terjangkau, tetapi juga mendukung pengembangan ekosistem perumahan secara menyeluruh,” ujar Aris dalam kegiatan Sosialisasi Program Pembiayaan Perumahan KPP dan FLPP Wilayah Jakarta, dikutip Jumat (18/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, BRI juga mencatatkan penyaluran KPP sebesar Rp427,5 miliar kepada 1.619 debitur. Pembiayaan tersebut mencakup sisi pasokan sebesar Rp242,5 miliar kepada 110 debitur dan sisi permintaan sebesar Rp185 miliar kepada 1.509 debitur UMKM.
Pada sisi pasokan, pembiayaan diberikan kepada pengembang sebesar Rp73,6 miliar (29 debitur), toko bahan bangunan Rp39,8 miliar kepada 23 debitur, serta kontraktor perumahan Rp129,1 miliar kepada 58 debitur.
Aris menuturkan perluasan sosialisasi KPP diperlukan agar semakin banyak masyarakat mengetahui akses pembiayaan perumahan yang disediakan pemerintah melalui perbankan. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya BRI mengakselerasi inklusi pembiayaan perumahan.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Maruarar Sirait sebelumnya mengapresiasi pelaksanaan program pembiayaan perumahan oleh BRI. Ia menilai implementasi di tingkat pelaksana menjadi salah satu faktor penting agar kebijakan pemerintah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Untuk memperluas akses pembiayaan, BRI juga menawarkan program KPR Sejahtera dan fasilitas KPP hingga 31 Desember 2026. Penawaran tersebut antara lain mencakup uang muka mulai 1% dan suku bunga tetap 5% hingga tenor 20 tahun.
Aris menegaskan BRI akan terus memperkuat perannya dalam mendukung percepatan Program 3 Juta Rumah melalui kerja sama dengan pemerintah dan pengembang. (rn/jh)


