HomeCORPORATE UPDATEBUMNMulai November 2026 KAI Logistik Angkut Hasil Bumi dan Ternak

Mulai November 2026 KAI Logistik Angkut Hasil Bumi dan Ternak

BusinessUpdate – PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) bersama PT Bogantara Indo Transport menjalin kerja sama pengiriman komoditas hasil bumi, pangan, ternak, dan pendukungnya menggunakan kereta api dengan relasi Banyuwangi-Jakarta pulang-pergi.

Rencana kerja sama tersebut berlangsung mulai November 2026 hingga Desember 2030. Selama periode itu, rencana angkutan mencapai 84.200 gerbong datar.

Direktur Utama KAI Logistik Yuskal Setiawan mengatakan, kerja sama tersebut tidak hanya berkaitan dengan distribusi dan logistik, tetapi juga pengembangan solusi logistik yang memberikan manfaat lebih luas.

“Kerja sama ini tidak hanya berbicara mengenai distribusi dan logistik, tetapi juga mengenai bagaimana sebuah sinergi menghadirkan solusi logistik baru yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat,” ujar Yuskal dalam keterangan tertulis, Sabtu (19/9/2026).

Menurutnya, komoditas pangan merupakan bagian strategis dari kehidupan masyarakat sehingga membutuhkan sistem distribusi yang aman, andal, terjadwal, serta mampu menghubungkan wilayah sentra produksi dengan pusat konsumsi.

“Kami melihat komoditas pangan sebagai bagian strategis dari kehidupan masyarakat, sehingga dibutuhkan sistem distribusi yang aman, andal, terjadwal, dan mampu menjangkau wilayah sentra produksi hingga pusat konsumsi secara lebih efektif transportasi dalam menjaga kesinambungan pasokan pangan,” kata Yuskal.

Sementara itu, Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik Aniek Dwi Deviyanti mengatakan, pengembangan layanan ini merupakan langkah baru karena mencakup pengangkutan komoditas hasil bumi, pangan, hingga hewan ternak hidup dengan menggunakan kereta api.

“Pengembangan layanan ini menjadi langkah inovatif karena menghadirkan skema pengangkutan komoditas hasil bumi, pangan, dan pendukungnya dengan karakteristik khusus, termasuk hewan ternak hidup melalui moda kereta api,” ujar Aniek.

Ia menambahkan, layanan tersebut merupakan layanan baru bagi KAI Logistik dan menjadi yang pertama dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pengangkutan komoditas tersebut menggunakan kereta api. “Bagi KAI Logistik layanan ini merupakan layanan baru dan menjadi yang pertama yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pengangkutan komoditas tersebut menggunakan kereta api,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, pengangkutan komoditas akan menggunakan kontainer khusus yang disesuaikan dengan karakteristik dan jenis komoditas yang dibawa. Kontainer tersebut harus memenuhi standar teknis, keselamatan, kelayakan operasional, pengujian, sertifikasi, serta ketentuan peraturan perundang-undangan sesuai dengan jenis penggunaannya.

Dengan skema tersebut, pengembangan layanan tidak hanya memperhatikan kapasitas angkutan, tetapi juga aspek keselamatan dan kelayakan dalam setiap proses pengiriman, termasuk kesejahteraan hewan untuk pengangkutan ternak hidup.

Direktur Utama PT Bogantara Indo Transport M. Farid Nor Rohman menyambut kerja sama tersebut sebagai terobosan dalam pengembangan distribusi komoditas hasil bumi, pangan, ternak, dan pendukungnya.

Menurut Farid, kolaborasi tersebut penting untuk menghubungkan produk dari wilayah produksi dengan pasar secara lebih efektif dan berkesinambungan. “Kami juga berharap bahwa pengangkutan hewan ternak dan hasil bumi ini mampu berkembang dengan menjangkau lebih luas termasuk Sumatra, Kalimantan dan wilayah lainnya guna memastikan distribusi yang menyeluruh,” ujar Farid.

Penandatanganan PKS tersebut menjadi awal tahapan implementasi layanan yang akan dipersiapkan kedua pihak sesuai ruang lingkup, standar operasional, dan ketentuan yang telah disepakati. Ke depan, pengembangan layanan ini diharapkan dapat menciptakan nilai bisnis baru sekaligus memberikan nilai ekonomi dan sosial melalui penguatan konektivitas antara sentra produksi dan pusat konsumsi.

Selain itu, kerja sama tersebut diarahkan untuk mendukung peningkatan daya saing distribusi komoditas daerah serta sistem logistik pangan nasional yang lebih andal, efisien, terintegrasi, dan berkelanjutan. (pa/jh. Foto: Dok. KAI Logistik)

Must Read