BusinessUpdate – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengklaim Program Sejuta Rumah (PSR) sudah melampaui target pada November 2022.
Direktur Rumah Umum dan Komersial (RUK) PUPR, Fitrah Nur, mengungkapkan capaian PSR per November 2022 mencapai angka 1,05 juta unit rumah. “Di tahun 2022 sampai November ini sudah sampai 1,05 juta unit lebih. Jadi kita ada 1 bulan lagi untuk melampaui target tersebut,” kata Fitrah di Jakarta, Selasa (6/12/2022).
Sebagai informasi, PSR merupakan program tahunan yang dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak 2015 untuk mengatasi backlog housing di Indonesia. Backlog rumah adalah kesenjangan antara jumlah rumah terbangun dengan rumah yang dibutuhkan rakyat.
Fitrah menerangkan, pada 2020 target tersebut tidak dapat tercapai. Berdasarkan data yang Direktorat Jenderal Perumahan PUPR, sejak tahun 2015 baru 3 kali PSR mencapai target satu juta unit yaitu pada tahun 2018, 2019, dan 2021.
“Memang kita lihat sampai tahun 2020, itu ketercapaiannya nggak sampai satu juta rumah, tetapi di tahun 2021 itu udah 1,1 juta unit,” ujarnya.
Pemerintah masih memiliki pekerjaan rumah yang besar mengingat angka backlog 12,75 juta kepemilikan rumah, berdasarkan data Susenas 2020. Ditambah dengan pertambahan jumlah keluarga baru yang mencapai 600.000-800.000 setiap tahunnya.
Hal ini menunjukkan kebutuhan rumah yang semakin tinggi dari tahun ke tahun. Dengan demikian, PSR menjadi satu langkah pemerintah untuk mendorong stakeholders di sektor properti untuk ikut serta mengurangi angka backlog.
Capaian PSR tidak hanya berasal dari pembangunan rumah yang dilakukan pemerintah, tapi juga berbagai stakeholder lain yaitu pengembang, masyarakat, ataupun CSR perusahaan.
Kementerian PUPR sendiri memberikan kredit bersubsidi melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM), hingga Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT). (jh)


