HomeCORPORATE UPDATEBUMNASDP Gelar Pelatihan Penanganan Awal Kebakaran bagi Karyawan

ASDP Gelar Pelatihan Penanganan Awal Kebakaran bagi Karyawan

BusinessUpdate – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) membekali personel lintas cabang melalui sertifikasi pemadam kebakaran untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat serta kemampuan penanganan awal kebakaran di lingkungan kerja, terutama agar personel mampu mengambil tindakan yang tepat pada fase awal keadaan darurat.

“Keselamatan tidak hanya dibangun melalui ketersediaan sarana dan prosedur, tetapi juga kesiapan personel dalam memahami risiko dan mengambil tindakan yang tepat,” kata Windy Andale, Corporate Secretary ASDP dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (21/9/2026).

ASDP memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat melalui pembinaan dan sertifikasi pemadam kebakaran yang diikuti personel dari sejumlah wilayah operasional perusahaan. Program yang berlangsung pada 12-22 September 2026 di Kantor Pusat ASDP itu membekali peserta dengan kemampuan pencegahan hingga penanganan awal kebakaran di lingkungan kerja.

Peserta program tersebut berasal dari Cabang Merak, Bakauheni, Ketapang, Balikpapan, Ternate, Ambon, serta Kantor Pusat. Setelah menjalani serangkaian pembelajaran teori dan praktik lapangan, peserta akan mengikuti ujian sertifikasi bersama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

“Melalui pembinaan dan sertifikasi ini, kami ingin memastikan personel memiliki kemampuan yang memadai untuk merespons kondisi darurat secara cepat dan terkoordinasi,” tambah Windy.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai identifikasi potensi bahaya kebakaran, sistem proteksi kebakaran, penggunaan peralatan pemadam, prosedur tanggap darurat, serta pertolongan pertama.

Materi tersebut diperkuat melalui praktik lapangan sehingga peserta tidak hanya memahami prosedur, tetapi juga mampu mengimplementasikannya ketika menghadapi kondisi darurat.

Penguatan kompetensi tersebut merupakan bagian dari penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di lingkungan ASDP. Dalam penerapannya, SMK3 menempatkan pencegahan dan pengurangan risiko kecelakaan kerja serta penciptaan tempat kerja yang aman sebagai bagian penting dalam pengelolaan keselamatan.

Penanggulangan kebakaran di tempat kerja juga tidak hanya berfokus pada pemadaman, tetapi juga mencakup pengendalian potensi bahaya, penyediaan sarana deteksi dan alarm, peralatan pemadam dan evakuasi, pembentukan unit penanggulangan kebakaran, serta pelaksanaan latihan secara berkala.

Windy berharap keterlibatan personel dari berbagai cabang tersebut dapat memperluas penguatan kesiapsiagaan hingga ke wilayah operasional perusahaan.

Selain itu, kompetensi yang diperoleh tidak berhenti pada sertifikasi. ASDP berharap peserta dapat menerapkannya pada unit kerja masing-masing, memahami perannya dalam kondisi darurat, dan turut membangun kesiapsiagaan bersama. “Respons awal yang cepat dan tepat sangat penting untuk melindungi pekerja, pengguna jasa, maupun aset perusahaan,” tutur Windy.

Melalui peningkatan kompetensi personel secara berkelanjutan, ASDP terus memperkuat penerapan K3 sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan sekaligus mendukung keberlangsungan operasional dan pelayanan kepada masyarakat. (rn/jh. Foto: Dok. ASDP)

Must Read