HomeNEWS UPDATEInternasionalPerancis Kontra Maroko, Anda Jagoin Siapa?

Perancis Kontra Maroko, Anda Jagoin Siapa?

BusinessUpdate – Perhelatan Piala Dunia—untuk saat ini di Qatar—selalu menjadi magnet dunia, di mana puluhan bahkan ratusan juta orang dengan setia menyaksikan olahraga atraktif tersebut.  

Untuk Piala Dunia Qatar 2022, bukan hanya pameran atraktif mengolah si kulit bundar, namun banyak drama di dalamnya. Drama yang paling banyak ditonton adalah aksi “Kuda Hitam” Maroko “membunuh” para raksasa bola, dua di antaranya Spanyol dan Portugal.

Apakah Tim Perancis akan menjadi korban Maroko berikutnya? Inilah keunggulan dan kelebihan kedua tim yang bakal saling mengeliminasi besok dinihari pukul 02.00 WIB.

Pada sisi Perancis, penyerang Les  Blues Kylian Mbappe merupakan salah satu yang tersubur melesakkan bola dan semakin mengukuhkan kiprahnya sebagai pemain terbaik dunia. Pemain berusia 23 tahun yang sangat gesit itu menyamai pemain Argentina Lionel Messi untuk berebut  Sepatu Emas dengan lima gol meski bermain 93 menit lebih sedikit. Mbappe juga memiliki dua assist dan 10 tembakan tepat sasaran dan telah menciptakan sembilan peluang untuk rekan setimnya.

Selain itu, Tim Maroko kehilangan kapten Romain Saïss yang dibekap cedera,  ditarik keluar pada menit ke-57 pada pertandingan perempat final Maroko kontra Portugal pada hari Sabtu. Meski tak muda lagi, Saïss telah menjadi bagian integral dari pertahanan Maroko yang sangat kuat, dan absennya penyandang ban kapten ini akan menjadi pukulan telak bagi Singa Atlas.

Pada sisi Tim Negeri Magribi, pertahanan mereka tercatat lebih unggul jika dibandingkan Perancis. Mereka kebobolan lebih sedikit dari Les Bleus (satu lawan lima) di Qatar, itupun berasal dari “kecelakaan” pemain belakangnya. Mereka juga memenangkan lebih banyak tekel (104 banding 98) dan intersep (51 banding 49) dan kebobolan lebih sedikit tembakan di luar kotak penalti (16 banding 20).

Selain itu, Maroko dapat memanfaatkan peluang pertahanan Perancis yang rentan di Qatar. Les Bleus  belum membuat satu pun clean sheet di turnamen tersebut, dan pertahanan terlihat sangat goyah di perempat final melawan Inggris, terbukti Perancis dihukum dua penalti saat melawan Inggris, meskipun satu di antaranya gagal dikonversi menjadi gol. Itu menjadi pertanda baik bagi trio penyerang Maroko Hakim Ziyech, Youssef En-Nesyri dan Sofiane Boufal.

Meskipun teror serangan Maroko tidak seganas tim-tim lain yang berlaga di Piala Dunia, namun tingkat efisiensi serbuan Maroko relatif tinggi. Dan satu lagi, Maroko memliki “manusia terbang” Youssef En-Nesyri yang dapat menyundul bola setinggi 2,78 meter, dan bisa mengubah hasil kapan pun, seperti saat menghempaskan Portugal. (foto:libero.id/spm)

Must Read