BusinessUpdate – Kerja sama pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) antara PT Jasa Marga (Persero) Tbk. dan PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) terus diperpanjang di seluruh jalan tol Jasa Marga Group.
Menurut Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur, kerja sama itu perlu dilanjutkan, mengingat besarnya potensi yang dapat terus dikembangkan, baik untuk mendukung kegiatan operasional maupun pada aspek komersial dan bisnis. Juga memberikan nilai tambah, khususnya dalam pengelolaan jalan tol berkelanjutan berbasis lingkungan hijau dan energi hijau.
“Ukuran kesuksesan suatu perusahaan tidak hanya dinilai dari aspek finansial, tetapi Jasa Marga juga memperhatikan dampak lingkungan dan dampak sosial bagi para pemangku kepentingannya,” ujar Subakti melalui keterangan resminya, Jumat (24/2/2023).
Direktur Utama Bukit Asam Arsal Ismail mengatakan, Bukit Asam sebagai anggota Grup MIND ID tengah melakukan diversifikasi bisnis untuk menjadi perusahaan energi dan kimia kelas dunia terintegrasi dan berkelanjutan. Salah satu upaya tersebut melalui masuk ke bisnis energi baru terbarukan (EBT).
“Tak hanya berkontribusi signifikan untuk pendapatan negara, Bukit Asam juga harus menjaga kelestarian lingkungan. Kami ingin turut serta menciptakan kehidupan berkelanjutan di masa depan,” kata Arsal.
Sebelumnya, PTBA melalui anak perusahaannya, PT Bukit Energi Investama (BEI), telah membangun PLTS berkapasitas 400 Kilowatt-peak (kWp) di Jalan Tol Bali-Mandara untuk mendukung kegiatan dan operasional PT Jasamarga Bali Tol (JBT) yang merupakan anak usaha Jasa Marga.
Pembangunan PLTS Jalan Tol Bali Mandara yang telah diresmikan pada 21 September 2022 lalu, berjalan dengan baik sehingga menghasilkan manfaat positif berupa efisiensi energi dan biaya operasional. (pa/jh)


