BusinessUpdate – Mulai H-10 Lebaran semua kendaraan berat dengan tekanan ganda lebih dari 10 ton dilarang lewat jalan tol Trans Sumatra (JTTS) maupun jalan nasional.
Direktur Operasi III Hutama Karya Koentjoro mengatakan sebagaimana peraturan pemerintah, pihaknya memastikan mulai H-10 kendaraan berat, besar, maupun ODOL tidak boleh lewat jalan nasional maupun jalan tol.
“Terkecuali kendaraan BBM, sembako dan pupuk, ini masih boleh melintas,” ujarnya seperti dikutip Antara, Sabtu (8/4/2023).
Untuk mengetahui suatu kendaraan memiliki tekanan ganda di atas 10 ton atau tidak, Hutama Karya telah memasang alat timbangan untuk kendaraan bergerak di pintu masuk jalan tol Trans Sumatra.
“Masalah ODOL ini memang ada kaitannya dengan jalan bergelombang dan rusak. Kalau standar normal di JTTS, tekanan ganda itu 10 ton tetapi kenyataannya di lapangan banyak melebihi itu,” kata Koentjoro.
Menurutnya, dengan memasang alat timbangan untuk kendaraan bergerak, pihaknya dapat mengetahui atau mendeteksi bahwa rata-rata 60% yang melintasi JTTS ruas Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) merupakan kendaraan logistik.
“Dari 60% kendaraan logistik yang melalui ruas Bakter, 70% adalah kendaraan ODOL atau memiliki tekanan ganda di atas 10 ton,” katanya.
Koentjoro menegaskan, Hutama Karya siap mendukung setiap keputusan atau peraturan yang dibuat oleh pemerintah dalam upaya kelancaran arus mudik maupun arus balik, termasuk tidak membolehkan kendaraan berat melintasi JTTS pada H-10.
“Ini kan juga sudah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat kalau ODOL tak boleh lewat, kecuali kendaraan yang masih di batas normal pada H-10 Lebaran nanti,” ujarnya.
Koentjoro mengatakan, setelah arus mudik dan arus balik berakhir, ada rencana untuk memutar balikkan kendaraan over dimension dan overload (ODOL) yang ingin melintasi JTTS ke jalan nasional. Namun, rencana ini masih dalam pembahasan.
Untuk melaksanakan rencana tersebut, harus menunggu regulasi pasti dari pemerintah, karena masih dilakukan kajian dari berbagai stakeholder. Selaku pengelola jalan tol, pihaknya siap menjalankan semua keputusan yang dibuat oleh pemerintah. (pa/jh)


