BusinessUpdate – Anak usaha PT PLN, PLN Icon Plus berkongsi dengan PT ABB Sakti Industri untuk menjajaki berbagai peluang pengembangan infrastruktur pengisi daya kendaraan listrik di Indonesia.
Kerjasama ini diawali dengan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara kedua belah pihak pada Sabtu (15/4/2023) di Jakarta. Nota Kesepahaman tersebut ditandatangani oleh President Director PT ABB Sakti Industri (ABB Indonesia) Gerard Chan, Region Leader for Asia Pacific of ABB E-mobility Pte. Ltd. WeeJin Lee serta dan Vice President Electric Vehicle Services PLN Icon Plus, Anne Aprina.
Acara penandatanganan ini merupakan salah satu rangkaian acara penandatanganan di Pameran Hannover, Jerman pada 17 April 2023 mendatang.
Melalui kolaborasi ini, PLN Icon Plus dan ABB akan melakukan berbagai kajian teknologi, studi serta diskusi terkait pengembangan layanan pengisi daya kendaraan listrik.
Kedua perusahaan akan bersinergi dalam penyediaan layanan pengisi daya kendaraan listrik yang mencakup asesmen teknologi, studi pasar, pengembangan platform Charging Station Management System(CSMS), aktivitas marketing dan penyediaan perangkat pengisi kendaraan listrik (charger).
Sementara itu, Vice President Electric Vehicle Services PLN Icon Plus Anne Aprina, menyampaikan Pemerintah telah mempersiapkan berbagai regulasi untuk menyambut era kendaraan listrik dalam negeri.
Regulasi ini dimulai dari Peraturan Presiden Nomor 55 tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai yang menjadi tonggak awal dimulainya era kendaraan listrik di tanah air.
Regulasi lainnya yang sudah dibuat adalah program insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk pembelian kendaraan bermotor listrik beroda empat dan bus yang tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 38 Tahun 2023 yang sudah berlaku sejak April 2023.
“Ke depan, pertumbuhan industri kendaraan listrik akan makin pesat. Karena itu, PLN Icon Plus akan terus mengembangkan bisnis Beyond kWh terutama untuk mendukung Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai beserta seluruh ekosistemnya,” jelas Anne.
Berdasarkan data PT PLN (Persero), hingga Desember 2022, jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum atau SPKLU di Indonesia tercatat sebanyak 588 unit yang tersebar di 257 lokasi.
Jika dibandingkan tahun sebelumnya, telah terjadi peningkatan signifikan sebesar 120,22%, dari sebelumnya berjumlah 267 unit di 197 lokasi.
Sebagai subholding Beyond kWh, PLN Icon Plus bertugas untuk mengembangkan bisnis di luar ketenagalistrikan atau yang disebut dengan istilah Beyond kWh. Selain fokus pada konektivitas dan solusi digital, kini PLN Icon Plus juga tengah mengembangkan solusi energi bersih berupa Photovoltaic (PV) Rooftop serta mendorong pertumbuhan EV dan ekosistemnya. (rn/jh)


