BusinessUpdate – Untuk mendukung gaya hidup halal, Bank Mega Syariah meluncurkan Syariah Card, kartu pembiayaan yang menerapkan prinsip syariah sesuai dengan fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN) Majelis Ulama Indonesia (MUI) nomor 54/DSN-MUI/X/2006.
Direktur Utama Bank Mega Syariah Yuwono Waluyo mengungkapkan, kehadiran Syariah Card diharapkan menjadi solusi kebutuhan transaksi non-tunai berbasis pembiayaan. Selain itu, Syariah Card juga mengusung prinsip-prinsip syariah dalam sistem keuangannya.
“Salah satu produk yang perlu dikembangkan adalah kartu pembiayaan syariah, karena saat ini salah satu cara bayar yang diminati oleh masyarakat dalam melakukan transaksi adalah berbasis pembiayaan melalui kartu kredit. Namun, bagi masyarakat dengan preferensi gaya hidup halal masih memiliki keterbatasan dalam memilih produk kartu pembiayaan syariah, karena saat ini hanya ada 2 bank syariah yang menyediakan produk ini,” kata Yuwono melalui siaran pers, Senin (17/4/2023).
Menurut State of the Global Islamic Economy Report 2022 (SGIE 2022), saat ini Indonesia menduduki peringkat 4 dunia dalam hal pengembangan ekosistem ekonomi syariah. Namun, di sektor keuangan syariah, Indonesia baru menempati peringkat 6 dunia.
Untuk itu, para pelaku industri keuangan syariah perlu melakukan inovasi produk dan mengembangkan layanan perbankannya. Yuwono mengatakan, hadirnya Syariah Card merupakan bentuk komitmen untuk menghadirkan kemudahan dalam melakukan transaksi keuangan dengan prinsip syariah.
Sebagai pembeda dengan kartu pembiayaan syariah lain di Indonesia, Bank Mega Syariah bermitra dengan pemimpin pembayaran digital dunia, Visa. “Syariah Card diterbitkan sebagai produk kartu pembiayaan syariah pertama di Indonesia untuk segmen menengah dan milenial yang bekerja sama dengan Visa,” lanjut Yuwono.
Dengan menggunakan jaringan Visa, Syariah Card dapat digunakan di seluruh merchant dalam dan luar negeri yang berlogo Visa. Hal ini tentunya akan mendukung kebutuhan masyarakat dengan orientasi gaya hidup syariah, termasuk dari segmen Gen Z dan milenial.
Sementara itu, Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia Riko Abdurrahman mengungkapkan, berdasarkan studi Visa Consumer Payment Attitudes terbaru terhadap 1.000 responden di Indonesia menunjukkan bahwa kartu kredit masih menjadi pilihan pembayaran 80% dari responden, yang memilih kartu kredit karena keamanan, kecepatan, dan kenyamanannya.
“Pemegang kartu kredit Syariah Card dapat menikmati bertransaksi di lebih dari 80 juta merchants di 200 negara dan wilayah, membayar secara contactless, dan pengalaman e-commerce yang aman dan nyaman bersama Visa,” ujar Riko. (pa/jh)


