BusinessUpdate – Guna meningkatkan pelayanan bagi para pengguna kendaraan listrik berbasis baterai (KLBB), PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN akan melakukan pengembangan terhadap teknologi stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU).
Nantinya, SPKLU terbaru akan dilengkapi teknologi pendinginan saat proses pengisian daya. Teknologi ini diklaim bisa memberikan efek baik untuk baterai kendaraan listrik.
Dika Nugraha, Head Manager PLN Jasinga Jawa Barat menjelaskan, penerapan teknologi ini sudah masuk ke meja diskusi. Implementasi diharapkan terlaksana dalam waktu dekat.
“Karena pengguna kendaraan listrik juga makin banyak, khususnya yang motor listrik. Bahkan komunitas motor listrik mulai sering mampir dan mengecas di SPKLU unit kantor layanan PLN,” ujarnya, dikutip dari Kompas, Senin (24/7/2023).
Kendati demikian, belum ada informasi pasti perihal teknologi apa yang digunakan, di mana lokasi pengembangannya, serta kapan layanan ini akan diresmikan. “Butuh proses, karena berkaitan juga dengan agenda elektrifikasi nasional dan harus ada komunikasi dengan lembaga-lembaga instansi terkait,” jelas Dika.
Hal itu juga dibenarkan oleh Susan Khaerani, Account Executive PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3). Ia mengatakan, layanan pelanggan selalu menjadi prioritas PLN, khususnya untuk para pengguna kendaraan listrik.
Saat ini, prioritas PLN adalah penambahan jumlah SPKLU, untuk mempermudah akses bagi pemilik kendaraan listrik. “Kami (PLN) targetkan ada penambahan jumlah SPKLU secara Nasional, setidaknya sebelum memasuki tahun 2024,” ujarnya.
Untuk membantu realisasi hal tersebut, PLN turut menggandeng instansi terkait seperti kementerian ESDM, Dishub, Pemprov, serta beberapa pihak ketiga. “Selalu ada diskusi rutin dengan para stakeholder (pihak ketiga) dan instansi-instansi terkait, perihal pengadaan SPKLU secara nasional,” ujarnya. (rn/jh)


