HomeNEWS UPDATELocalPLN Jakarta Raya Pasang Water Mist Generator di Atap Gedung

PLN Jakarta Raya Pasang Water Mist Generator di Atap Gedung

BusinessUpdate – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya melakukan pemasangan water mist generator di atap gedung kantor yang terletak di Gambir, Jakarta Pusat untuk mengurangi polusi udara di Jakarta. 

Water mist generator yang dipasang di atap kantor PLN UID Jakarta Raya pada Jumat (8/9/2023) itu merupakan alat penyemprot air otomatis,” kata General Manager PLN UID Jakarta Raya, Lasiran melalui keterangan tertulis, Senin (11/9/2023). 

Menurutnya, alat ini merupakan implementasi penerapan teknologi modifikasi cuaca (TMC). Sebelumnya, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi meminta gedung-gedung tinggi yang ada di Jakarta memasang water mist generator di atap gedung.

Ia menambahkan, penyemprotan air akan dilakukan beberapa kali dalam sehari pada jam-jam tertentu. “Penyemprotan air menggunakan water mist generator di atap gedung kantor kami dilakukan dua kali sehari, yaitu pada pagi hari mulai pukul 8 sampai 11 siang dan sore hari mulai pukul 13 sampai 15 sore,” jelasnya. 

Untuk mengatasi masalah polusi udara di ibu kota, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sendiri melakukan berbagai upaya. Mulai dari kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN), penyemprotan air di jalan, dan modifikasi cuaca. 

Penyemprotan air dilakukan di beberapa ruas jalan ibu kota tiap dua kali sehari, yakni pada pukul 10.00 WIB dan 14.00 WIB menggunakan mobil pemadam kebakaran, mobil pengangkut air, dan di gedung-gedung tinggi. 

Upaya itu juga tertuang dalam Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 2 Tahun 2023 tentang Pengendalian Pencemaran Udara pada Wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) pada 22 Juli 2023. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatakan, penyiraman air dari gedung-gedung tinggi di ibu kota menggunakan alat water mist lebih efektif ketimbang penyemprotan air di jalan dengan mobil. 

Ia mencontohkan penyemprotan yang dilakukan lewat gedung tinggi Pertamina. Usai penyemprotan dari atas gedung Pertamina, di bawahnya langsung diukur dengan alat. Kadar  polutan turun menjadi PM 2,5. (pa/jh. Foto: Dok. PLN) 

Must Read