BusinessUdpate – Dewan Juri Indonesia Human Capital Brilliance Award (IHCBA) 2023 sudah mulai melakukan penilaian pada ajang penghargaan dalam bidang sumber daya manusia (SDM) ini. Pada Senin (11/9/2023) Dewan Juri melakukan penilaian terhadap PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN. Berikut profil singkat PLN dan kebijakan terkait dengan Human Capital.
PT PLN (Persero) bermula pada 27 Oktober 1945 di mana Presiden Soekarno membentuk Jawatan Listrik dan Gas, yang berada di bawah Departemen Pekerjaan Umum dan Tenaga untuk mengelola pembangkit listrik yang dimiliki saat itu dengan kapasitas total 157,5 MW.
Perusahaan berkembang melewati beberapa fase perubahan bentuk hingga pada 1994, sesuai PP No. 23/1994 menjadi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perusahaan Listrik Negara atau disingkat PT PLN (Persero) berdasarkan akta 169 tanggal 30 Juli 1994.
Dalam menghadapi perubahan dan menyongsong transisi energi, PLN melakukan transformasi “unleashing energy and beyond”. Human Capital atau Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai mesin dari transformasi PLN turut melakukan transformasi pengelolaan HC melalui implementasi Human Experience Management System (HXMS).
Kini, strategi Human Capital dinamis mengikuti perubahan strategi bisnis perusahaan. Dengan demikian, peran HC bukan sebagai pendukung tetapi sebagai mesin yang mampu menggerakkan seluruh fungsi dalam perusahaan melalui inisiatif strategis transformasi HC.
Untuk mewujudkan misi menjadi perusahaan listrik terkemuka se-Asia Tenggara dan menjadi nomor satu pilihan pelanggan untuk solusi energi, PLN menjalankan strategi bisnis transformasi PLN 1.0. Transformasi tersebut meliputi Green, Lean, Innovative, dan Customer Focused. Green berarti transisi menuju ke energi terbarukan berskala besar secara cepat dan efisien.
Sedangkan Lean berarti menjadi penyedia jasa listrik bagi rumah tangga, bisnis, dan industri yang ramping, andal, dengan biaya terendah. Innovative adalah mendorong pertumbuhan melalui bisnis model yang inovatif. Sedangkan Customer Oriented berarti dapat memuaskan konsumen dengan pelayanan yang berkualitas dunia.
Sejak tahun 2022, HXMS berfokus pada menciptakan pengalaman personal pegawai yang bermakna dengan menyediakan tools dan teknologi yang mendorong engagement dan motivasi pegawai untuk berkontribusi maksimal terhadap perusahaan. Tiga prinsip utama dalam pengembangan SDM adalah value creation, employee experience serta technology.
Adapun, untuk mencapai visi perusahaan, manajemen melakukan 4R. Pertama, Right Size. Penciptaan model operasi dan desain organisasi yang selaras dengan strategi perusahaan serta dilengkapi dengan pembagian tugas yang tegas dan efektivitas tata kelola. Kedua, Right Skill. Menciptakan talenta unggul, berdaya saing, serta memiliki adaptabilitas yang tinggi terhadap perubahan transformatif.
Selanjutnya, Right Spend. Pengelolaan HC yang efisien namun tetap memperhatikan kesetaraan internal dan eksternal serta berorientasi pada kinerja yang superior. R keempat adalah Right System. Pembenahan proses dan sistem berkelanjutan dengan mengupayakan penyerapan teknologi terintegrasi dalam pengembangan HC saat ini dan masa depan.
Mengingat pentingnya peran SDM dalam masa transisi, maka jiwa insan PLN harus memiliki sifat seperti sebilah katana dengan semangat AKHLAK, selain harus tajam tangguh, katana juga harus lentur dan tahan terhadap benturan.
Kini, Transformasi PLN 2.0 akan segera bergulir dan manajemen kembali melakukan transformasi HC (Accelerating HC Roles To The Moon) dari Visi “Menjadi Perusahaan Listrik Terkemuka se-Asia Tenggara dan #1 Pilihan Pelanggan untuk Solusi Energi” menjadi “Menjadi” Top 400 Global Company dan #1 pilihan pelanggan untuk solusi energi.” (jh)


