BusinessUpdate – PT Pertamina (Persero) terus memperkuat ekspansi bisnisnya di Afrika. Perusahaan pelat merah ini baru saja menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Guma Africa Group Limited untuk aliansi strategis proyek-proyek potensial di bisnis hulu hingga hilir migas di Afrika.
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan penandatanganan ini memperkuat kolaborasi antara Indonesia dengan Afrika. “Kami berharap, bisa menerapkan kompetensi dan pengalaman yang dimiliki Pertamina di Indonesia untuk diaplikasikan di Afrika,” ujar Nicke melalui siaran pers, Jumat (29/9/2023).
Pada kunjungan Pertamina ke Afrika sebelumnya, bersama dengan lawatan Presiden Joko Widodo, Pertamina menginisiasi kerja sama dengan beberapa mitra bisnis di Afrika untuk pengembangan hulu hingga hilir migas, termasuk energi baru terbarukan seperti panas bumi (geothermal).
Adapun total potensi investasi Pertamina pada kerja sama tersebut diperkirakan mencapai US$2,6 miliar atau sekitar Rp40 triliun. Kerja sama ini di antaranya akan dilakukan di Kenya, Tanzania, Mozambik, dan Afrika Selatan.
Nicke menjelaskan, Afrika merupakan bisnis yang dibutuhkan oleh Pertamina. Selain untuk go global, juga menambah produksi dan peran dalam energi transisi.
“Spirit bring the barrel home, footprint Pertamina di sektor hulu untuk meningkatkan produksi, agar bisa diolah di kilang milik Pertamina di dalam negeri, untuk meningkatkan ketahanan energi nasional kita,” katanya.
Sementara itu, Executive Chairman Guma Africa Group Limited Robert Gumede mengungkapkan, penandatanganan menjadi momentum yang baik. Pertamina akan membantu Afrika dalam hal eksplorasi, pengolahan dan melakukan impor produk sumber daya alam, dengan prinsip cost effectiveness dan efisiensi.
“Apa yang sudah Pertamina ajarkan, akan kami lakukan di negara-negara Afrika dimana kami juga memiliki sumber migas dan energi baru terbarukan. Kami sangat senang dengan kerja sama ini karena merupakan kerja sama yang saling menguntungkan,” ujar Gumede. (ip/jh. Foto: Dok. Pertamina)


