BusinessUpdate – PT Hutama Karya (Persero) menggandeng perusahaan asal China, Beijing Urban Construction Group.co.Ltd atau BUCG dalam menyelesaikan Jalan Tol Semarang-Demak Seksi 1A.
Oleh karena itu Hutama Karya memproyeksikan, Jalan Tol Semarang-Demak Seksi 1A akan selesai dikerjakan pada 2025. Dalam mengerjakan proyek senilai Rp2,06 triliun tersebut, perseroan mendapatkan porsi sebesar 40,44%. Sedangkan Beijing Urban Construction Group.co.Ltd atau BUCG sejumlah 59,56%.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Hutama Karya Tjahjo Purnomo memastikan, perusahaan berkomitmen menyelesaikan proyek ini tepat waktu agar manfaatnya dapat dirasakan segera oleh masyarakat sekitar, khususnya di Semarang dan Demak.
Hingga minggu ketiga Agustus 2023, progres proyek sudah mencapai 12,916%. Untuk itu, perusahaan akan selalu mengedepankan keselamatan K3 di lapangan agar tercipta lingkungan kerja yang aman serta berkualitas.
Adapun tantangan yang dihadapi dalam menggarap proyek Tol Semarang-Demak ini yaitu lalu lintas yang padat, sehingga dilakukan metode rekayasa lalu lintas saat pekerjaan pembongkaran dan peninggian Jembatan Kaligawe.
Jembatan Kaligawe adalah jalur vital yang sering dilewati transportasi bisnis dari Jakarta ke Surabaya. Karena setiap akhir tahun terjadi banjir di bawah jembatan tersebut, maka penyelesaian Jembatan Kaligawe ditargetkan sudah fungsional pada Natal dan Tahun Baru 2023.
“Jika proyek jalan tol Semarang-Demak seksi 1A telah rampung diharapkan dapat memperlancar lalu lintas di kawasan Kaligawe Semarang, tidak terjadi kembali banjir rob di kawasan Kaligawe dan Sayung,” katanya. Selain itu, dapat meningkatkan konektivitas di wilayah Jawa Tengah dan tentunya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. (ip/jh)


