Home Blog Page 19

BRI Salurkan KUR Sebesar Rp12,43 Triliun di Sulses pada 2025

BusinessUpdate – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BRI mendominasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Sulawesi Selatan (Sulsel) sepanjang 2025 dengan nilai mencapai Rp12,43 triliun atau 73,86% dari total alokasi wilayah.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sulsel Hari Utomo mengungkapkan bahwa total realisasi KUR di Sulsel sepanjang 2025 mencapai Rp16,83 triliun yang dialokasikan kepada 283.989 debitur. Angka ini tumbuh tipis 0,35% dibandingkan 2024 sebesar Rp16,78 triliun.

Dari total penyaluran tersebut, BRI berkontribusi sebesar Rp12,43 triliun atau mencapai 73,86% dari seluruh penyaluran KUR Sulsel. “BRI memang selalu menjadi penyalur terbesar karena jangkauan mereka sangat luas. Namun pada 2025 cakupannya di Sulsel amat besar mencapai lebih dari 70%,” ujar Hari di Makassar, Jumat (15/5/2026).

Secara makro, DJPb Sulsel mencatat sektor pertanian masih menjadi penyerap KUR terbesar di daerah ini, yakni mencapai Rp8,46 triliun, disusul oleh perdagangan sebesar Rp5,12 triliun, sektor jasa sebesar Rp1,12 triliun, dan sektor lainnya senilai Rp2,13 triliun.

RCEO BRI Regional 15 Makassar Argo Prabowo menjelaskan bahwa portofolio penyaluran KUR BRI sebesar Rp12,43 triliun tersebut mayoritas mengalir ke sektor produksi dengan porsi mencapai 59,23%. Sementara itu, sisanya sebesar 40,77% disalurkan ke non-sektor produksi.

Pada sektor produksi, porsi terbesar tersalurkan ke pertanian mencapai Rp6,69 triliun untuk 134.657 debitur. Kemudian ke perikanan sebesar Rp357, 31 miliar untuk 7.497 debitur, dan ke industri pengolahan sebesar Rp307,14 miliar untuk 6.478 debitur.

Sedangkan pada non sektor produksi, BRI menyalurkannya paling besar ke perdagangan sebesar Rp2,96 triliun untuk 64.384 debitur dan jasa sebesar Rp2,11 triliun untuk 43.007 debitur. “Pada 2025, penyaluran KUR BRI didominasi oleh KUR mikro, sementara sektor yang paling banyak mendapat porsi KUR adalah pertanian,” kata Argo.

Kendati demikian, BRI mengaku masih menghadapi sejumlah tantangan klasik di lapangan. Regional Mikro Banking Head BRI Region 15 Makassar Iwan Suprianto membeberkan dua tantangan utama dalam akselerasi KUR di Sulsel, yakni masalah literasi keuangan dan kendala geografis.

Tantangan pertama berakar pada masih minimnya kesadaran transaksi masyarakat, yang berimbas pada buruknya catatan dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK akibat jeratan pinjaman online (pinjol).

“Ketika SLIK-nya bermasalah karena pinjaman online yang kini hampir semua terdaftar di OJK, itu menjadi tantangan pertama buat kami untuk meloloskan kredit,” kata Iwan.

Tantangan kedua adalah kondisi geografis Sulsel yang memiliki banyak wilayah kepulauan terpencil tanpa akses kantor kas konvensional. Iwan mencontohkan salah satu wilayah di Kepulauan Selayar yang membutuhkan waktu tempuh hingga 8 jam.

Untuk menyiasati batasan geografis tersebut, BRI mengandalkan optimalisasi jaringan keagenan dan strategi jemput bola (On The Spot/OTS).

“Kami mengatasi hal tersebut dengan menempatkan Agen BRILink di sana. Petugas kami juga diminta turun melakukan OTS ke pulau-pulau tersebut pada periode tertentu untuk memproses kredit. Sementara untuk penyetoran dan transaksi harian, masyarakat bisa memanfaatkan Agen BRILink tanpa harus ke kantor cabang,” tutupnya. (ip/jh. Foto: Dok. BRI)

BSI Beri Beasiswa pada 5.250 Pelajar dan Mahasiswa

BusinessUpdate – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk membuka Program BSI Scholarship untuk 5.250 pelajar dan mahasiswa dari keluarga prasejahtera yang memiliki prestasi akademik dan potensi kepemimpinan yang kuat. Program yang diluncurkan pada 2021 ini telah menjangkau lebih dari 10.162 penerima manfaat.

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan bahwa program beasiswa tersebut bukan sekadar bantuan pendidikan, tetapi investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi unggul Indonesia.

“Tidak boleh ada anak cerdas yang kehilangan masa depan hanya karena persoalan biaya. BSI ingin memastikan talenta-talenta terbaik bangsa tetap bisa kuliah, berkembang, dan menjadi pemimpin masa depan. Inilah makna keberadaan bank syariah, bahwa pertumbuhan bisnis harus menghadirkan dampak nyata bagi umat,” kata Anggoro dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (15/5/2026).

Program ini juga menjadi pembeda utama industri perbankan syariah, di mana pertumbuhan laba perusahaan harus sejalan dengan kebermanfaatan sosial melalui optimalisasi zakat perusahaan.

“Semakin kuat kinerja BSI, semakin besar pula kontribusi yang bisa kami berikan kepada masyarakat. Karena itu, zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi instrumen pemberdayaan umat yang mampu memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan,” jelas Anggoro.

BSI Scholarship merupakan program beasiswa berbasis zakat korporasi yang diluncurkan pada 2021. Hingga saat ini, program tersebut telah menjangkau lebih dari 10.162 penerima manfaat yang terdiri dari 7.962 mahasiswa dan 2.200 pelajar.

Perseroan mencatat sebanyak 1.500 penerima beasiswa (awardee) telah lulus dan kini berkiprah di berbagai perusahaan nasional maupun melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi negeri (PTN) ternama di Indonesia.

BSI Scholarship memiliki tujuh kategori program mulai dari kategori pelajar, unggulan, inspirasi, talenta, prestasi, afirmasi hingga Talenta KIP-K BSI.

Untuk kategori pelajar, program ditujukan bagi siswa SMA/sederajat berprestasi dari keluarga kurang mampu. Sementara kategori mahasiswa diperuntukkan bagi mahasiswa aktif dari kampus mitra BSI yang memiliki prestasi akademik maupun non-akademik serta berasal dari keluarga duafa.

Tidak hanya memberikan bantuan biaya pendidikan dan uang saku, BSI juga membekali para awardee dengan program pengembangan kapasitas mulai dari leadership workshop, penguatan karakter, literasi ekonomi syariah, pelatihan sosial kemasyarakatan, hingga program persiapan karier bagi mahasiswa tingkat akhir.

Selain itu, perseroan membuka peluang lebih luas melalui akses rekrutmen pegawai di berbagai bidang sesuai kompetensi awardee.

Dengan pendekatan tersebut, program beasiswa diharapkan tidak hanya mencetak lulusan akademik, tetapi juga melahirkan sumber daya manusia unggul yang tangguh, adaptif dan memiliki kepedulian sosial tinggi.

Adapun sepanjang 2025, BSI menyalurkan zakat korporasi sebesar Rp289 miliar melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk penguatan ekonomi umat.

Penyaluran tersebut telah memberikan manfaat kepada lebih dari 12,5 ribu penerima manfaat di bidang pendidikan, 223 ribu penerima manfaat di bidang kemanusiaan, serta ribuan penerima manfaat lainnya di bidang ekonomi, kesehatan dan dakwah. (pa/jh. Foto: Dok. BSI)

Ancol Targetkan Jumlah Pengunjung 110 Ribu Saat Long Weekend

BusinessUpdate – Manajemen PT Pembangunan Jaya Ancol menargetkan 110 ribu orang mengunjungi destinasi wisata keluarga di Jakarta Utara ini selama periode libur panjang Kenaikan Yesus Kristus pada 14-17 Mei 2026.

“Kami menargetkan 110 ribu orang mengunjungi unit rekreasi yang ada di kawasan Ancol dalam empat hari long weekend tersebut,” kata Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Daniel Windriatmoko di Jakarta, Jumat (15/5/2026).

Menurutnya, pada hari pertama libur Kenaikan Yesus Kristus, Kamis (14/5/2026), tercatat 42.635 orang yang berkunjung ke Ancol. Kemudian, pada Jumat hingga pukul 14.00 WIB, tercatat 19 ribu orang berada di kawasan Ancol dan jumlah ini masih terus bertambah hingga malam nanti.

Menurutnya, masyarakat yang memilih meluangkan waktu bersama keluarga untuk liburan di Ancol rata-rata berasal dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) dan Banten.

Sementara itu, destinasi favorit yang menjadi magnet bagi pengunjung, yakni kawasan pantai, yang dapat dinikmati bersama keluarga dan anak-anak dengan harga yang terjangkau.

Selain kawasan pantai, ada pula Dufan, yaitu wahana adrenalin yang banyak diminati generasi milenial dan gen Z. Kemudian, Sea World, yakni wahana edukasi tentang biota laut yang kerap dimanfaatkan untuk mengedukasi anak tentang hewan laut. Lalu, ada Samudra dan Jakarta Bird Land yang juga merupakan wahana yang sarat dengan edukasi satwa.

Daniel pun mengimbau agar pengunjung membawa perlengkapan yang dapat mendukung aktivitas selama menikmati momentum liburan di kawasan Ancol. Juga memantau laporan perkembangan cuaca resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dagn Geofisika (BMKG), serta mengikuti arahan petugas di area Ancol Taman Impian.

Sebelumnya, manajemen Ancol telah menyiapkan program edukasi dalam rangka memperingati International Biodiversity Day. Di samping itu, ada pula peringatan hari satwa, antara lain Sun Bear, Binturong dan Turtle pada Mei 2026.

Program tersebut bertajuk BioKids Color Day yang akan dilaksanakan pada Sabtu-Minggu, 16-17 Mei 2026, di Sea World dan Samudra Ancol. Di Sea World Ancol, acara itu berlangsung mulai pukul 11.15 WIB di Amphitheater, sedangkan di Samudra dimulai pada pukul 14.00 WIB di Taman Rumput.

Ancol juga menyuguhkan program Promo Paket Bertiga di Dufan dan Promo Paket Berlima di Sea World, Samudra, Atlantis dan Jakarta Bird Land yang sedang berjalan hingga 30 Mei 2026. (ip/jh. Foto: Dok. Jaya Ancol)

Tiket Kereta Whoosh Terjual 53 Ribu Selama Libur Kenaikan Yesus Kristus

BusinessUpdate – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menyebutkan sebanyak 53.000 ribu tiket kereta cepat Whoosh telah terjual selama periode libur panjang Kenaikan Yesus Kristus periode 13-17 Mei 2026.

“Jumlah penumpang ini akan terus meningkat di besok dan sampai momen long weekend berakhir. Masyarakat diimbau untuk segera membeli tiket secara online sebelum tiba di stasiun,” kata General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa di Bandung, Jawa Barat, Jumat (15/5/2026).

Peningkatan penumpang mulai terjadi sejak 13 Mei 2026. Pada tanggal tersebut, jadwal keberangkatan di sore dan malam hari selepas pulang kerja menjadi salah satu incaran para penumpang dengan 95% okupansi dari kereta Whoosh yang beroperasi.

“Penumpang didominasi oleh masyarakat yang memanfaatkan waktu libur panjang untuk bepergian, khususnya dari Jakarta menuju Bandung dan sekitarnya untuk berlibur.

Eva mengatakan peningkatan ini juga didukung melalui penambahan perjalanan Whoosh secara bertahap. Dari 14 perjalanan, 28 perjalanan, 36 perjalanan, 40 perjalanan, 48 perjalanan hingga 62 perjalanan dalam sehari.

“Perjalanan yang singkat, nyaman, serta memiliki ketepatan waktu yang tinggi menjadi nilai tambah kenapa masyarakat memilih Whoosh,” katanya.

Eva menyampaikan apresiasi atas tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan Whoosh. Rekor ini menjadi bukti nyata semakin tingginya minat masyarakat terhadap Whoosh sebagai moda transportasi modern, cepat dan nyaman.

“Libur kali ini menjadi momentum spesial bagi banyak keluarga untuk bepergian bersama. Kami berharap Whoosh bisa terus menjadi bagian dari pengalaman liburan yang menyenangkan dan berkesan bagi seluruh penumpang,” lanjutnya.

Ia mengingatkan, penumpang juga perlu memperhitungkan waktu tempuh dan merencanakan rute perjalanan menuju Stasiun Halim, mengingat potensi peningkatan volume kendaraan di jalan jelang periode libur panjang.

“Pastikan tiba di stasiun minimal 30 menit sebelum jadwal keberangkatan agar proses keberangkatan tetap nyaman sehingga tidak tertinggal perjalanan Whoosh,” tutup Eva. (pa/jh. Foto: Dok. KCIC)

BCA Syariah Kenalkan Proposisi Merek Baru Sahabat Berkah

BusinessUpdate – PT Bank BCA Syariah memperkenalkan proposisi merek baru bertajuk “Sahabat Berkahmu” sebagai upaya memperkuat kedekatan dengan nasabah dalam memperingati HUT ke-16. Langkah ini dilakukan seiring pertumbuhan aset dan penguatan layanan yang terus diperluas di berbagai wilayah Indonesia.

Per April 2026, total aset BCA Syariah tercatat mencapai Rp19,9 triliun atau tumbuh 18,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penguatan layanan juga didukung oleh 79 jaringan yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia.

Presiden Direktur BCA Syariah Yuli Melati Suryaningrum mengatakan, selama 16 tahun perseroan berupaya mendampingi perjalanan finansial masyarakat Indonesia.

“Selama 16 tahun, kami telah menemani perjalanan finansial masyarakat Indonesia,” ujar Yuli dalam keterangan resmi, Jumat (15/5/2026). Menurutnya, “Sahabat Berkahmu” menjadi penegasan bahwa BCA Syariah ingin hadir lebih dekat dengan nasabah, tidak hanya dalam transaksi keuangan, tetapi juga dalam setiap upaya mencapai kehidupan yang lebih baik dan penuh berkah.

“Ke depan, kami ingin hadir lebih dalam, bukan hanya di transaksi, tetapi di setiap ikhtiar nasabah dalam mencapai kehidupan yang lebih baik dan penuh berkah,” lanjutnya.

Melalui proposisi baru tersebut, BCA Syariah menjalankan tiga langkah utama secara bersamaan. Pertama, melakukan pemutakhiran berkelanjutan pada mobile banking BSya by BCA Syariah. Aplikasi tersebut dikembangkan sebagai solusi transaksi digital yang mengintegrasikan kebutuhan perbankan harian, perencanaan ibadah, hingga investasi syariah dalam satu platform.

Selain itu, BCA Syariah juga memperluas jaringan kemitraan dengan berbagai institusi dan komunitas Islam. Kerja sama baru dilakukan dengan Masjid Istiqlal dan Masjid Raya Bintaro Jaya, di samping penguatan kolaborasi dengan mitra yang telah ada sebelumnya. Langkah tersebut disebut sebagai upaya memperkuat kehadiran perseroan di tengah komunitas dan masyarakat.

Di sisi lain, BCA Syariah juga memperluas jangkauan ke segmen baru, termasuk generasi muda. Upaya ini dilakukan melalui program edukasi literasi keuangan syariah serta berbagai aktivasi komunitas yang dinilai relevan dan inklusif.

Untuk memperkenalkan proposisi merek tersebut kepada masyarakat luas, BCA Syariah meluncurkan Digital Video Commercial (DVC) “Sahabat Berkahmu” di berbagai platform media sosial. Video tersebut menampilkan beragam kisah dari berbagai latar kehidupan yang menegaskan bahwa keberkahan dapat dirasakan oleh siapa pun dan BCA Syariah ingin hadir sebagai pendamping dalam berbagai perjalanan hidup nasabah.

Senior Vice President Dana, Jasa dan Komunikasi Pemasaran BCA Syariah Mia Rahma Amalia mengatakan, konsep sahabat yang diusung perseroan diwujudkan melalui kehadiran di berbagai ruang aktivitas nasabah.

“Menjadi sahabat berarti hadir di mana nasabah berada, di aplikasi mereka, di masjid mereka, di komunitas mereka, dan di setiap tahap perjalanan hidup mereka,” ujar Mia. Hal tersebut menjadi bagian dari penguatan peran BCA Syariah di tengah masyarakat.

Sementara itu, Yuli menegaskan bahwa langkah tersebut menjadi awal penguatan peran perseroan dalam mendampingi masyarakat. “Selama masih ada langkah yang ditempuh dan harapan yang diperjuangkan, kami akan senantiasa mendampingi layaknya sahabat,” tutupnya. (rn/jh. Foto: Dok. BCA Syariah)

Bank Aladin Syariah Hadirkan Fitur Kurban Digital Ala Berbagi

BusinessUpdate – PT Bank Aladin Syariah Tbk bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menghadirkan layanan pembayaran kurban digital melalui fitur Ala Berbagi. Fitur ini memudahkan masyarakat dalam menunaikan ibadah kurban.

“Melalui kolaborasi dengan Baznas RI, kami berharap layanan pembayaran kurban secara digital ini dapat mempermudah masyarakat dalam menunaikan ibadah kurban yang berkah dengan nyaman, aman dan terpercaya,” kata Presiden Direktur Bank Aladin Syariah Koko Tjatur Rachmadi dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (15/5/2026).

Koko menyampaikan ibadah kurban merupakan bentuk ketaatan kepada Allah SWT sekaligus kepedulian terhadap sesama. Karena itu, kerja sama dengan Baznas RI ini merupakan komitmen Bank Aladin Syariah dalam menghadirkan layanan keuangan syariah yang modern dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami juga ingin terus menghadirkan layanan syariah yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini sekaligus memberikan dampak sosial yang lebih luas agar tercapainya Kurban Berkah Berdayakan Desa,” jelas Koko.

Melalui fitur Ala Berbagi-Kurban di aplikasi Bank Aladin Syariah, nasabah dapat membeli hewan kurban terbaik tanpa harus datang ke peternak atau penjual hewan kurban.

Nasabah dapat secara langsung memilih lembaga Baznas, lalu memilih jenis hewan kurban mulai dari harga Rp2,45 juta untuk domba/kambing standar hingga Rp21 juta untuk satu sapi, dan menyelesaikan pembayaran hanya dalam satu aplikasi.

Setelah transaksi berhasil dilakukan, nasabah akan menerima bukti pembayaran secara otomatis melalui email dan WhatsApp.

Adapun Program Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026 yang diinisiasi Baznas mengintegrasikan ibadah kurban dengan pemberdayaan peternak mustahik dari balai ternak binaan yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Dengan konsep ini, masyarakat yang berkurban ikut membantu meningkatkan kesejahteraan peternak lokal.

Wakil Ketua Baznas Zainut Tauhid Sa’adi menyampaikan apresiasinya atas sinergi yang terjalin bersama Bank Aladin Syariah dalam mendukung kemudahan layanan ibadah kurban bagi masyarakat.

Kehadiran fitur kurban di aplikasi Aladin Syariah membuat masyarakat bisa berkurban hanya dalam hitungan detik. Hal ini, ujar dia, memudahkan masyarakat dalam menunaikan ibadah kurban dengan jaminan keamanan dan transparansi.

“Kami berkomitmen memastikan bahwa menjamin pengelolaan hewan kurban sesuai syariat dan aturan yang berlaku. Dipastikan aman syar’i, aman regulasi dan aman NKRI,” kata Zainut.

Dalam momentum peluncuran layanan pembayaran kurban digital pada Rabu (13/5/2025), Bank Aladin Syariah juga menyerahkan hewan kurban berupa sapi melalui Baznas sebagai simbol komitmen dan dukungan terhadap program kemaslahatan umat.

Melalui kolaborasi ini, kedua pihak berharap dapat memperluas jangkauan layanan kurban digital sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berbagi kebaikan kepada sesama

Berdasarkan data Baznas, potensi ekonomi kurban nasional memiliki nilai yang besar dengan proyeksi mencapai Rp34,85 triliun pada 2025. Angka ini menunjukkan bahwa program kurban nasional memiliki potensi yang besar dalam menggerakkan ekonomi umat apabila dikelola secara profesional. (ip/jh. Foto: Dok. Bank Aladin Syariah)

Hakaaston Percepat Pemanfaatan Aspal Buton untuk Kurangi Impor

BusinessUpdate – PT Hakaaston (HKA), anak perusahaan PT Hutama Karya (Persero), mempercepat pemanfaatan aspal Buton (asbuton) sebagai bagian dari penguatan ketahanan infrastruktur nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap aspal impor.

Langkah tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan pelaku industri aspal dalam negeri dengan fokus pada pemanfaatan full extracted natural asphalt yang dinilai mampu memenuhi kebutuhan perkerasan jalan berstandar tinggi.

Pendekatan ini tidak hanya menitikberatkan pada kualitas material, tetapi juga pada optimalisasi sumber daya dalam negeri secara lebih terarah.

Plt. Direktur Utama PT Hakaaston M. Rozi Rinjayadi menegaskan bahwa penguatan asbuton membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan.

“Penguatan asbuton tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan kolaborasi lintas ekosistem, regulator, industri, dan praktisi untuk memastikan material ini dapat dimanfaatkan secara luas dan terukur dalam pembangunan infrastruktur nasional,” ujar M. Rozi Rinjayadi dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (14/5/2026).

Inisiatif ini menjadi langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan terhadap aspal impor di tengah ketidakpastian global.

Sebagai bagian dari ekosistem perusahaan yang mengelola infrastruktur secara end-to-end dari perencanaan hingga operasi dan pemeliharaan, perusahaan mengambil peran dalam memastikan bahwa setiap inisiatif material terintegrasi dengan kebutuhan pengelolaan aset jangka panjang.

Hal ini sejalan dengan transformasi menuju Indonesia’s Most Valuable Infrastructure Asset Management (IM-V-IAM), di mana fokus tidak hanya pada menjaga kondisi jalan, tetapi juga meningkatkan nilai dan keandalan aset secara menyeluruh.

Dalam hal ini, HK Group siap memperkuat peran tersebut, baik melalui integrasi dalam pengelolaan jalan tol maupun dukungan terhadap pengembangan standar dan implementasi di lapangan.

Pendekatan ini dijalankan dengan prinsip kerja yang disiplin, berorientasi pada layanan pengguna jalan, serta mengutamakan keselamatan sebagai prioritas utama.

Selain memperkuat ketahanan infrastruktur, pemanfaatan material dalam negeri ini juga diharapkan memberikan efisiensi biaya jangka panjang serta meningkatkan nilai aset infrastruktur secara keseluruhan.

Melalui langkah ini, HKA bersama HK Group terus mendorong pergeseran pendekatan dari ketergantungan pada pasar global menuju pemanfaatan sumber daya nasional yang lebih terkelola. Inisiatif ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menghadirkan Inovasi untuk Solusi bagi pengelolaan infrastruktur Indonesia. (rn/jh. Foto: Dok. Hakaaston)

Penebusan Pupuk Subsidi per Mei 2026 Capai 3,4 Juta Ton

BusinessUpdate – PT Pupuk Indonesia (Persero) menyatakan, hingga awal Mei 2026, realisasi penebusan pupuk subsidi tercatat mencapai 3,4 juta ton atau 36% lebih tinggi dari periode yang sama 2025.

Sekretaris Perusahaan Pupuk Indonesia Yehezkiel Adiperwira mengatakan, peningkatan penebusan didorong oleh kebijakan pemerintah menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk subsidi hingga 20% sejak Oktober 2025.

Selain itu, penyederhanaan tata kelola distribusi melalui Peraturan Presiden Nomor 113 Tahun 2025 juga membuat akses pupuk subsidi bagi petani menjadi lebih mudah dan distribusi lebih lancar. Tingginya penebusan turut dipengaruhi oleh curah hujan yang berlangsung lebih panjang di sejumlah daerah.

“Peningkatan penebusan menunjukkan antusiasme petani yang sangat tinggi, terutama setelah penurunan HET pupuk subsidi dan penyederhanaan tata kelola distribusi. Karena itu, kami terus memastikan distribusi pupuk berjalan optimal agar kebutuhan petani dapat terpenuhi secara cepat dan tepat sesuai kebutuhan di lapangan,” kata Yehezkiel dalam keterangan resmi, Jumat (15/5/2026).

Di tengah tingginya penebusan tersebut, Pupuk Indonesia menjaga stok pupuk nasional melalui penguatan distribusi. Hingga 11 Mei 2026, total stok pupuk nasional tercatat mencapai 1,1 juta ton yang tersebar di berbagai wilayah distribusi nasional.

Untuk menjaga kelancaran distribusi dan memastikan stok tetap terjaga di setiap wilayah, Pupuk Indonesia memanfaatkan Command Center dan i-Pubers untuk memantau tingkat penebusan dan kondisi stok secara real-time hingga tingkat titik serah.

Sistem digital tersebut memungkinkan perusahaan mengidentifikasi daerah dengan permintaan tinggi dan melakukan rekonfigurasi (realokasi) stok secara cepat tanpa menunggu laporan manual.

“Melalui Command Center dan sistem i-Pubers, kami dapat memantau kondisi stok secara real-time hingga tingkat kios. Sistem ini memungkinkan respons distribusi dilakukan lebih cepat apabila terdapat daerah dengan kebutuhan pupuk yang tinggi,” jelasnya.

Menurut Yehezkiel, strategi rekonfigurasi dapat dilakukan karena dukungan infrastruktur logistik terintegrasi, mulai dari pelabuhan, armada kapal, hingga jaringan gudang. Dukungan infrastruktur tersebut memungkinkan perpindahan stok antarwilayah dilakukan lebih cepat untuk menjaga ketersediaan pupuk di daerah dengan tingkat penebusan tinggi.

Selain penguatan sistem distribusi, Pupuk Indonesia juga terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, distributor, dan kios guna memastikan penyaluran pupuk berjalan sesuai ketentuan dan kebutuhan petani.

“Pupuk Indonesia menilai kombinasi kebijakan pemerintah dan penguatan sistem distribusi berbasis digital menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pasokan pupuk nasional di tengah tingginya tingkat penebusan pupuk subsidi tahun ini,” tutupnya. (ip/jh. Foto: Dok. Pupuk Indonesia)

Menteri KKP Resmikan Pabrik Pengolahan Ikan BIG di Bintan

BusinessUpdate – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono bersama Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad meresmikan pabrik pengolahan ikan milik PT Bintan Intan Gemilang (BIG) di Kabupaten Bintan. Pabrik ini diharapkan membuka peluang penyerapan hasil tangkapan nelayan.

Menurut Trenggono KKP saat ini fokus menjalankan program prioritas Presiden Prabowo Subianto melalui pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) guna memperkuat sektor hulu untuk mendorong hilirisasi perikanan nasional.

“Persoalan kita sekarang ini bukan hilir kalau di perikanan, tapi pembenahan hulunya belum beres. Maka itu, pemerintah lagi membenahi sektor hulu melalui pembangunan kampung nelayan,” kata Trenggono usai meresmikan pabrik perikanan PT Bintan Intan Gemilang (BIG) di Jalan Nusantara Kabupaten Bintan, Kamis (14/5/2026).

Ia meminta jajaran Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) setempat aktif mendukung dan memaksimalkan program tersebut.

Menurutnya, Kepri memiliki peluang besar menjadi daerah unggulan sektor perikanan apabila mampu memanfaatkan program kampung nelayan secara optimal.

Ia menegaskan kebijakan pemerintah yang berpihak kepada nelayan lokal, di mana sesuai arahan Presiden Prabowo hasil tangkapan ikan lebih banyak dikuasai dan dimanfaatkan langsung nelayan daerah.

“Nanti kapal yang dari Jawa itu, pengusaha-pengusaha itu saya stop semua. Instruksi Presiden, yang hanya boleh mengambil langsung ini nelayan. Jadi kalau kita tidak bisa memanfaatkan peluang, maka peluang itu akan lewat,” ujarnya.

Sementara itu Gubernur Ansar Ahmad mengapresiasi kehadiran pabrik pengolahan ikan PT BIG yang dinilai akan memberikan dampak positif bagi penguatan ekonomi maritim Kepri serta meningkatkan nilai tambah hasil perikanan daerah.

Keberadaan industri pengolahan perikanan yang terintegrasi dengan pelabuhan dan kawasan distribusi, katanya, menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi Kepri sebagai salah satu daerah maritim dan sentra perikanan nasional.

“Pemerintah daerah tentu sangat menyambut baik investasi dan pengembangan industri pengolahan perikanan seperti ini, karena akan membuka peluang penyerapan hasil tangkapan nelayan, menciptakan lapangan kerja, sekaligus memperkuat rantai hilirisasi perikanan di Kepri,” ujarnya.

Ia menyatakan komitmen Pemprov Kepri mendukung program Kampung Nelayan Merah Putih yang digagas pemerintah pusat agar potensi perikanan di wilayah itu dikelola lebih optimal dan memberi manfaat besar bagi kesejahteraan masyarakat pesisir dan nelayan.

Kepri memiliki potensi kelautan dan perikanan yang besar sehingga perlu sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pelaku industri. “Kita optimistis sektor ini akan menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah,” ucap Ansar.

Adapun pabrik baru PT BIG di Bintan berdiri di atas lahan seluas 3,4 hektar dan saat ini baru memfungsikan sekitar sepertiga dari total kawasan yang tersedia.

Relokasi operasional dari pabrik lama telah dilakukan sejak enam bulan lalu, dengan lokasi baru yang dinilai lebih strategis karena hanya berjarak sekitar satu kilometer dari pelabuhan kontainer. PT BIG rutin mengekspor ikan ke berbagai negara, mulai dari Malaysia, Singapura, Australia sampai Amerika. (pa/jh. Foto: Dok. Diskominfo Kepri)

Libur Panjang Penjualan Tiket Kereta Cepat Whoosh Meningkat

BusinessUpdate – Libur panjang Kenaikan Yesus Kristus, penjualan tiket kereta api cepat Whoosh mengalami peningkatan. PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) mencatat, hingga Kamis (14/5/2026) pukul 08.30 WIB, sebanyak 33.602 tiket Whoosh telah terjual.

Tiket ini untuk perjalanan periode 13-14 Mei 2026. Pada Rabu (13/5/2026), KCIC mencatat sebanyak 21.602 tiket Whoosh telah terjual. Sementara pada Kamis (14/5/2026) hingga pukul 08.30 WIB, penjualan tiket telah mencapai sekitar 12.000 tiket.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, jumlah penjualan tiket masih akan terus bertambah seiring penjualan yang berlangsung melalui berbagai kanal resmi KCIC. Sebab, pada long weekend ini banyak masyarakat yang memanfaatkan waktu liburnya untuk berwisata dan mengunjungi keluarga di Bandung dan sekitarnya.

Guna mengantisipasi membludaknya penumpang di periode long weekend, KCIC memastikan pelayanan tetap optimal di seluruh stasiun Whoosh. Bagi penumpang yang berkebutuhan khusus, telah disiapkan berbagai layanan dan fasilitas penunjang berupa arahan akses, bantuan kursi roda, pemeriksaan tiket, boarding, pendampingan menuju kereta, hingga penjemputan kembali oleh petugas di stasiun tujuan.

“KCIC memastikan pelayanan bagi seluruh penumpang tetap berjalan optimal, termasuk bagi penumpang yang membutuhkan bantuan khusus,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (14/5/2026).

Selama periode long weekend, KCIC menyiagakan total 197 petugas pelayanan di seluruh stasiun Whoosh. Oleh karenanya, penumpang yang membutuhkan layanan khusus dapat langsung menghubungi petugas KCIC saat tiba di stasiun atau melalui area layanan pelanggan.

Di area stasiun, KCIC menyediakan berbagai fasilitas pendukung bagi key passenger, seperti kursi roda, toilet difabel, ruang menyusui, jalur akses yang ramah bagi penumpang berkebutuhan khusus, serta bantuan penanganan barang bawaan. “Tersedia juga toilet difabel di kereta nomor 4 untuk mendukung kenyamanan selama perjalanan,” katanya.

Secara keseluruhan, tersedia 24 kursi roda dan 15 toilet difabel di seluruh stasiun Whoosh untuk mendukung kenyamanan penumpang selama berada di stasiun.

Di dalam rangkaian Whoosh, KCIC menyediakan 4 kursi prioritas di setiap kereta atau total 32 kursi prioritas dalam satu rangkaian. Kursi prioritas tersebut berada di dekat pintu pada masing-masing kereta sehingga mudah diakses oleh lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, maupun penumpang dengan kondisi tertentu.

“KCIC mengimbau penumpang yang membutuhkan bantuan khusus untuk tidak ragu menghubungi petugas di stasiun. Melalui kesiapan petugas dan fasilitas pendukung tersebut, KCIC berkomitmen menghadirkan perjalanan Whoosh yang aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh pelanggan.” tutupnya. (pa/jh. Foto: Dok. KCIC)