Home Blog Page 29

Rumah Modular Makin Diminati, Pembangunan Lebih Cepat

BusinessUpdate – Fenomena rumah prefab atau modular belakangan mulai banyak diminati warga. Dibanding rumah konvensional, model hunian seperti ini menawarkan keunggulan, di mana proses pembangunannya lebih cepat karena sebagian besar komponennya sudah diproduksi di pabrik.

Rumah modular adalah hunian prefabrikasi modern yang menjawab kebutuhan konstruksi cepat, terjangkau, dan berkualitas di Indonesia. Tren permintaan rumah modular tumbuh seiring meningkatnya kebutuhan hunian cepat bangun dengan anggaran yang terukur dan transparan.

Produsen hanya perlu mengirim komponen tersebut ke lokasi tujuan untuk dirakit menjadi sebuah rumah utuh. Cara ini dinilai memangkas waktu pembangunan jadi lebih singkat.

Rumah prefab tersedia dalam berbagai model, mulai dari tiny house, rumah kontainer lipat, kabin futuristis berbentuk space capsule, hingga vila modular. Mayoritas model tersebut juga dirancang kokoh dan diklaim bisa digunakan sebagai hunian sampai 50 tahun lamanya.

Permintaan terhadap rumah modular meningkat di seluruh dunia. Meningkatnya minat terhadap rumah prefab terlihat dari tren pencarian di internet. Menurut perusahaan intelijen pasar ShelfTrend, di AS, setiap bulan, kata kunci “Tiny House” mencatat lebih dari 450.000 pencarian. Sementara itu, pencarian “modular homes” mencapai lebih dari 201.000, sedangkan “prefab homes” melampaui 165.000 pencarian setiap bulannya.

Tren meningkatnya permintaan terhadap rumah prefab turut membuka peluang bagi produsen asal China untuk menjangkau pasar global. Serena He, pendiri perusahaan rumah prefab Luban Cabin yang berbasis di Linyi, Provinsi Shandong, mengatakan bahwa permintaan terhadap rumah modular buatannya terus meningkat.

Sebagian besar permintaan tersebut datang dari pasar yang membutuhkan akomodasi fleksibel dan hemat biaya. Menurut He, produk perusahaannya banyak digunakan untuk hunian glamping di Australia dan Selandia Baru, atau wisata gurun di Timur Tengah, proyek resor di Asia Tenggara, hingga homestay di sejumlah negara Eropa.

Ia menjelaskan, satu unit rumah modular dapat dipasang hanya dalam waktu satu hingga dua hari. Sementara proyek yang lebih besar, seperti kawasan glamping dapat selesai dalam waktu sekitar empat pekan. Hemat waktu dan harga terjangkau.

Di Indonesia, banyak perusahaan yang menyediakan rumah modular dengan berbagai bentuk dan tipe. Misalnya Tradecorp, Nova Modular, Amoda, Lajuhouse, Sanwa Prefab Technology, atau Waskita Beton Precast. Anda tinggal memilih rumah modular sesuai dengan kebutuhan dan anggaran. (ip/jh. Foto: Dok. Tradecorp)

Lewat Bulu Tangkis Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

BusinessUpdate – Kontingen Indonesia mendapatkan emas pertama yang dipersembahkan tim beregu putra bulu tangkis di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Kamis (24/9/2026). Raihan medali emas ini membuat Indonesia naik tujuh tingkat dalam klasemen sementara perolehan medali Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang.

Emas pertama itu mengantarkan Indonesia menutup rangkaian perlombaan pada Kamis di peringkat ke-16 dengan satu emas, empat perak, dan 15 perunggu. Sebelumnya, Indonesia memulai perjuangan pada hari ke-5 di peringkat ke-23 tanpa satu pun medali emas.

Emas bulu tangkis diraih setelah tim Indonesia mengalahkan China pada babak final dengan skor 3-2. Pemain tunggal putra Mohammad Zaki Ubaidillah menuntaskan partai penentuan dengan kemenangan 23-21, 21-13 atas wakil China Weng Hongyang.

Sebelumnya, pada laga final itu tim Indonesia tertinggal 0-2 setelah Jonatan Christie dan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dikalahkan wakil China.

Jonatan menelan kekalahan 13-21, 18-21 dari Shi Yuqi, yang diikuti kekalahan Fajar/Fikri dari Liang Weikeng/Wang Chang dengan skor 20-22, 21-19, 14-21. Dua kekalahan itu membuat pasukan China sempat di atas angin untuk mengawinkan gelar tim beregu mereka.

Kebangkitan Indonesia dimulai pada partai ketiga ketika Alwi Farhan mengalahkan Li Shifeng 23-21, 15-21, 21-16. Kemenangan itu memicu semangat tim Indonesia, dengan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin kemudian mengalahkan ganda China He Ji Ting dan Liu Yi dengan skor 23-21, 21-10.

Keberhasilan Indonesia bangkit dari ketertinggalan, dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2 dimanfaatkan dengan baik oleh Ubaidillah. Ubed, sapaan akrabnya, berhasil mengalahkan Weng Hongyang dua gim langsung pada laga penentuan. China lantas gagal mengawinkan gelar. Kemenangan Ubed sekaligus menyumbangkan emas pertama untuk Indonesia dalam Asian Games 2026.

Selain satu emas, kontingen Indonesia pada Kamis juga mendapatkan tiga perak dan tiga perunggu. Tiga perak dipersembahkan cabang olahraga menembak pada nomor 10m air pistol men team, serta dua medali dari rowing pada nomor lightweight men’s double sculls dan men’s quadruple sculls. Adapun, tiga perunggu disumbangkan oleh tiga cabang olahraga, yaitu kano, sepak takraw, dan sepeda gunung. (rn/jh. Foto: Dok. PBSI)

PLN Bantu Elektrifikasi Petani Melon di Padang

BusinessUpdate – PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat (Sumbar) memperkuat produktivitas pertanian melon kelompok usaha bersama MEGO.ID di Kecamatan Pauh, Kota Padang melalui program elektrifikasi pertanian.

“Melalui program ini, kami kami ingin membantu kelompok usaha meningkatkan efisiensi dalam proses budidaya sehingga kegiatan pertanian dapat berjalan lebih produktif. Pemanfaatan listrik juga diharapkan membuat pengelolaan lahan menjadi lebih praktis dan mendukung keberlangsungan usaha mereka,” kata Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PLN UID Sumbar Bambang Santoso, Kamis (23/9/2026).

Ia mengatakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tersebut merupakan bagian dari upaya PLN tidak hanya menyediakan energi listrik, tetapi juga mendorong kegiatan ekonomi produktif masyarakat.

“PLN tidak hanya menghadirkan energi listrik ke rumah pelanggan, tetapi juga berupaya mendorong kegiatan ekonomi kreatif dan produktif, termasuk yang dilakukan anak-anak muda melalui pertanian,” ujarnya.

Ia menyebut program tersebut memanfaatkan listrik PLN dengan daya 1.300 volt ampere untuk menunjang kegiatan pertanian melon sehingga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, kualitas dan kuantitas hasil pertanian.

Ia menjelaskan elektrifikasi membuat pemanfaatan listrik tidak lagi sekadar untuk penerangan, tetapi menjadi bagian dari sistem budidaya melon. Teknologi tersebut membantu petani mengatur penyiraman dan pemberian nutrisi secara presisi serta menjaga suhu kebun, sehingga pertumbuhan tanaman lebih optimal dan menghasilkan melon dengan ukuran serta tingkat kemanisan yang relatif seragam.

Program TJSL tersebut melibatkan generasi muda melalui pemberdayaan petani melon yang tergabung dalam kelompok usaha bersama MEGO.ID.

Ia menambahkan PLN berharap program elektrifikasi pertanian yang melibatkan kelompok MEGO.ID dapat berkelanjutan dan menjadi contoh bagi generasi muda lainnya untuk melihat pertanian sebagai salah satu peluang usaha. (ip/jh. Foto: Dok. Kompas)

Gagas Energi Perluas Penggunaan CNG bagi Pelaku Usaha di Yogyakarta

BusinessUpdate – PT Gagas Energi Indonesia memperluas pemanfaatan gas bumi melalui skema gas terkompresi (compressed natural gas/CNG) point-to-point bagi pelanggan pelaku usaha di Yogyakarta, DIY.

Area Head Gagas Energi Jawa Tengah Bagian Utara Miranti Dyah Pramesti, mengatakan seiring bertambahnya pelanggan, Gagas, bagian dari Subholding Gas PT Pertamina (Persero), juga memperkuat layanan dan pendampingan untuk memastikan pemanfaatan gas bumi berjalan aman, andal dan sesuai kebutuhan operasional pelanggan.

Salah satu pelanggan baru yang memanfaatkan CNG Gagas adalah restoran Marugame Udon di Kaliurang, Yogyakarta. Penggunaan CNG di gerai tersebut telah berjalan sekitar dua bulan dan saat ini memasuki tahap awal penyesuaian operasional.

Supervisor Marugame Udon Kaliurang Dedi Sugianto mengatakan penggunaan CNG merupakan pengalaman baru bagi gerainya. Pemanfaatan gas bumi dilakukan atas rekomendasi kantor pusat sebagai salah satu alternatif energi untuk mendukung kebutuhan operasional yang lebih efisien.

“Sejak awal penggunaan, kami mendapat pendampingan dari Gagas, sehingga lebih mudah beradaptasi. Api yang dihasilkan juga stabil dan lebih biru,” ujar Dedi. Saat ini, Marugame Udon Kaliurang menggunakan sekitar 1.000 meter kubik gas bumi per bulan yang dipasok melalui tujuh CNG cylinder.

Selain keandalan pasokan, dukungan teknis dan pemeliharaan menjadi bagian dari layanan yang diterima pelanggan. Dedi mengatakan pelayanan CNG dari Gagas menjadi salah satu hal yang membedakannya dengan penggunaan energi sebelumnya. “Dengan CNG, instalasi dan perawatan didampingi langsung oleh Gagas, jadi kami lebih mudah dalam penggunaannya,” ujarnya.

Miranti menambahkan pendampingan pada tahap awal penggunaan menjadi bagian penting dalam memastikan pelanggan dapat memanfaatkan CNG sesuai kebutuhan operasionalnya.

“Marugame Udon merupakan pelanggan baru CNG Gagas. Kami berkomitmen memberikan pendampingan dan pelayanan secara optimal sejak awal penggunaan. Kami ingin memastikan pelanggan merasa nyaman menggunakan gas bumi dan mendapatkan dukungan yang dibutuhkan dalam kegiatan operasionalnya,” ujarnya.

Dukungan kepada pelanggan diberikan melalui layanan terintegrasi, mulai dari instalasi dan penyesuaian peralatan, monitoring pasokan, refill, cleaning, hingga maintenance.

Gagas juga melakukan pengecekan secara berkala untuk memastikan instalasi dan ketersediaan pasokan tetap mendukung kenyamanan dan kebutuhan operasional pelanggan.

“Kami memastikan perawatan dan pengecekan dilakukan secara berkala serta refill dilakukan sebelum persediaan habis. Apabila terdapat kendala pada instalasi maupun penggunaan CNG, tim Gagas siap melakukan tindak lanjut agar operasional pelanggan tetap berjalan dengan baik,” jelasnya.

Menurut Miranti, kebutuhan setiap pelanggan dapat berbeda, sehingga pendampingan sekaligus menjadi bagian dari evaluasi Gagas dalam meningkatkan kualitas layanan CNG dengan skema point-to-point.

“Pengalaman dari setiap pelanggan menjadi masukan bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan. Hal ini juga menjadi modal bagi Gagas untuk memperluas pemanfaatan CNG point-to-point kepada pelaku usaha lainnya yang membutuhkan akses gas bumi di wilayah yang belum terjangkau jaringan pipa,” ujarnya.

Melalui skema CNG point-to-point, PGN bersama Gagas menghadirkan akses gas bumi yang lebih fleksibel bagi pelanggan di wilayah yang belum terjangkau jaringan pipa. (ip/jh. Foto: Dok. Gagas Energi)

KRL Buatan Lokal Kembali Beroperasi di Lintas Bogor

BusinessUpdate – KRL buatan dalam negeri kembali dioperasikan untuk melayani pengguna Commuter Line di lintas Depok-Bogor setelah menjalani perawatan intensif dan serangkaian pengujian. Pengoperasian kembali rangkaian ini diharapkan dapat memperkuat layanan pada jam sibuk ketika volume pengguna di lintas Bogor cukup tinggi.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan rangkaian KRL tersebut telah memenuhi standar keselamatan sebelum kembali digunakan untuk melayani penumpang. “Sebelum kembali didinaskan, sarana ini telah dinyatakan memenuhi seluruh standar keselamatan melalui serangkaian proses verifikasi teknis yang ketat,” jelas Karina dalam keterangan resmi, Kamis (24/9/2026).

KRL yang kembali beroperasi tersebut merupakan rangkaian CLI 225-03 dengan formasi 12 kereta atau SF 12. Rangkaian ini mulai melayani pengguna pada Rabu (23/9/2026) sore untuk mendukung operasional Commuter Line pada periode jam sibuk. Keberangkatan awal rangkaian dilakukan dari Stasiun Depok pada pukul 16.23 WIB.

Selanjutnya, KRL tersebut melayani perjalanan dengan rute Depok-Jakarta Kota-Bogor-Jakarta Kota-Bogor-Depok. KAI Commuter mengoperasikan kembali rangkaian tersebut untuk menambah keandalan sarana di lintas Bogor yang memiliki volume pengguna tinggi. Dengan tambahan rangkaian, kapasitas dan ketersediaan sarana diharapkan dapat lebih mendukung kebutuhan perjalanan masyarakat.

Berdasarkan data KAI Commuter hingga sore 23 September 2026, jumlah pengguna Commuter Line Jabodetabek telah mencapai 658.079 orang. Sementara itu, rata-rata jumlah pengguna pada hari kerja di seluruh lintas Jabodetabek mencapai 1.093.912 orang.

Karina mengatakan pengoperasian kembali KRL tersebut menjadi bagian dari upaya KAI Commuter menjaga kenyamanan sekaligus keselamatan perjalanan. “KAI Commuter terus berkomitmen untuk melakukan perawatan sarana secara berkala dan konsisten guna menjamin keselamatan seluruh perjalanan kereta api,” jelasnya.

Sebelum kembali melayani pengguna, rangkaian CLI 225-03 menjalani perawatan intensif serta pengujian dinamis. Proses tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi sarana memenuhi persyaratan teknis dan dapat dioperasikan secara aman dan andal. (rn/jh)

Semen Indonesia Optimalkan Bahan Bakar Biomassa untuk Produksi Semen

BusinessUpdate – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mengoptimalkan penggunaan biomassa sebagai bahan bakar alternatif dalam proses produksi semen di Pabrik Tuban, Jawa Timur sebagai upaya untuk menekan ketergantungan terhadap energi fosil dan mengurangi emisi.

Adapun, jenis biomassa yang digunakan di antaranya sekam padi, cocopeat (serbuk halus dari sabut kelapa), bonggol jagung, serbuk gergaji, hingga ampas tebu.

Direktur Utama Semen Indonesia Indrieffouny Indra mengatakan, penggunaan biomassa dalam proses produksi sejalan dengan Sustainability Roadmap SIG 2030 yang berperan sebagai panduan strategi dan indikator keberlanjutan untuk mewujudkan industri hijau dan mendukung target Net Zero Emission.

Indrieffouny mengungkapkan, penggunaan biomassa jenis sekam padi di SIG Pabrik Tuban menempati posisi pertama dengan porsi konsumsi terbesar mencapai 400 ton per hari yang dipasok dari petani dan 10 perusahaan penggilingan padi di wilayah Tuban, Lamongan, Bojonegoro, hingga Rembang.

”Penggunaan biomassa membantu perusahaan mendapatkan sumber energi alternatif untuk meningkatkan keandalan operasi dan memperkuat inisiatif semen hijau yang rendah emisi. Di saat yang bersamaan, langkah strategis ini turut menciptakan nilai ekonomi baru bagi masyarakat, khususnya para petani dan perusahaan penggilingan padi,” kata Indrieffouny dalam keterangan resmi, Kamis (24/9/2026).

Salah satu pemasok sekam padi ke SIG Pabrik Tuban adalah PT Pionir Nusantara Sukses. Direktur Pionir Nusantara Sukses, Irsan Yanuardi mengatakan, setiap bulan perusahaannya memasok sekitar 2.500–3.000 ton sekam padi ke SIG Pabrik Tuban. Limbah penggilingan padi tersebut mayoritas diperoleh dari tangan pengepul di Tuban, Lamongan dan Bojonegoro, bahkan sebagian langsung dari petani.

Sejak awal 2025 hingga saat ini, total sekam padi yang telah dipasok Pionir Nusantara Sukses ke SIG Pabrik Tuban mencapai sekitar 20.000 ton. Menurut Irsan, pendapatan dari usaha pengumpulan dan pemasokan sekam padi secara rata-rata cenderung mengalami peningkatan, meskipun masih menghadapi sejumlah tantangan yang membuat pendapatan fluktuatif, seperti faktor cuaca yang dapat memengaruhi kualitas sekam dan ketersediaan sekam.

Ia mengaku, sampai saat ini perusahaannya memasok sekam padi hanya ke SIG Pabrik Tuban. “Karena koordinasinya berjalan baik, mulai dari penerimaan, sampai pembayaran yang terbilang lancar. Kami berharap kerja sama ini bisa berlanjut terus,” tutup Irsan. (pa/jh. Foto: Dok. SIG)

TNI AL Beberkan Alasan Pemberian Nama KRI Sriwijaya

BusinessUpdate – Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali menjelaskan alasan kapal induk pertama TNI diberi nama KRI Sriwijaya-100. Nama Sriwijaya dipilih karena memiliki sejarah kemaritiman nusantara yang sangat panjang.

“Sriwijaya kerajaan maritim Indonesia yang tertua. Lebih tua dari Majapahit. Makanya dipilih itu,” kata Ali setelah acara peresmian nama KRI Sriwijaya-100 di Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (24/9/2026).

Sriwijaya merupakan kerajaan maritim yang sangat berjaya dan memberikan pengaruh besar pada kekuasaan laut di Nusantara. Nilai-nilai itulah yang diharapkan dapat diwujudkan Indonesia melalui kehadiran KRI Sriwijaya-100. “Harapannya dengan penamaan itu, kita akan mengembalikan keemasan atau kejayaan kemaritiman Nusantara seperti yang lalu,” kata Ali.

Sebelumnya, narator dalam upacara pemberian nama kapal Republik Indonesia (KRI) yang digelar hari ini membacakan alasan pemberian nama Sriwijaya. “Berpusat di sekitar wilayah Palembang dan berkembang sejak sekitar abad ke-7 hingga abad ke-13 Masehi, Sriwijaya tumbuh sebagai kekuatan politik, perdagangan, dan keagamaan yang memiliki pengaruh luas,” jelas narator.

Letak kerajaan yang strategis memungkinkan Sriwijaya menguasai jalur perdagangan penting, khususnya di kawasan Selat Malaka, sehingga jaringan kekuasaannya menjangkau berbagai wilayah di Sumatera, Semenanjung Malaya, Jawa, hingga
kawasan Asia Tenggara lainnya.

Kejayaan Sriwijaya kemudian menempatkannya sebagai simbol penting dalam historiografi maritim Indonesia. Penguasaannya terhadap jalur perdagangan laut dan kemampuannya membangun jaringan hubungan antardaerah, menunjukkan peran besar Sriwijaya dalam membentuk konektivitas wilayah Kepulauan Nusantara pada masa lampau.

Setelah Indonesia merdeka, sejarah Sriwijaya semakin sering dihadirkan dalam narasi pembangunan identitas nasional, terutama sebagai salah satu landasan historis bagi gagasan Indonesia sebagai negara kepulauan dan konsep Wawasan Nusantara.

“Oleh karena itu, nama Sriwijaya tidak hanya mempresentasikan kejayaan sebuah kerajaan masa lampau, tetapi juga menjadi simbol kekuatan maritim, persatuan wilayah, dan orientasi Indonesia sebagai bangsa kepulauan,” tutup narator. (ip/jh. Foto: Dok. Kompas)

Aktif Berikan Literasi Keuangan Bank Sumut Raih Penghargaan OJK

BusinessUpdate – PT Bank Sumut menerima penghargaan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara sebagai bank teraktif dalam pelaksanaan program Bank Goes to School. Selama periode Agustus 2025 sampai Agustus 2026 Bank Sumut telah melaksanakan 162 kegiatan Literasi Keuangan.

Penghargaan diserahkan Kepala OJK Provinsi Sumatera Utara Triyoga Laksito kepada Direktur Utama Bank Sumut Heru Mardiansyah dalam kegiatan OJK Sumatera Utara bersama media partner di Medan, Selasa (22/9/2026).

Direktur Utama Bank Sumut Heru Mardiansyah mengatakan, apresiasi dari OJK menjadi motivasi bagi perseroan untuk terus memperkuat literasi keuangan sejak usia dini. Menurutnya, literasi keuangan tidak hanya berkaitan dengan pengenalan produk perbankan, tetapi juga membangun kebiasaan mengelola keuangan secara bijak di tengah perkembangan layanan keuangan digital.

“Kami ingin pelajar tidak hanya mengenal perbankan, tetapi juga memahami pentingnya menabung, mengelola uang, serta memanfaatkan layanan keuangan digital secara bertanggung jawab,” ujar Heru dalam keterangan pers, dikutip Kamis (24/9/2026).

Kegiatan Literasi Keuangan Selama periode Agustus 2025 hingga Agustus 2026, Bank Sumut mencatat telah menyelenggarakan 162 kegiatan literasi keuangan melalui kolaborasi dengan 143 sekolah dan dukungan 68 unit kantor.

Program tersebut menjangkau 208 satuan pendidikan yang terdiri atas 77 sekolah dasar (SD), 71 sekolah menengah pertama (SMP), 51 sekolah menengah atas/sekolah menengah kejuruan (SMA/SMK), serta sembilan taman kanak-kanak (TK) atau sederajat.

Heru mengatakan, program literasi keuangan akan terus diperluas melalui sinergi dengan OJK, pemerintah daerah, institusi pendidikan, dan berbagai pemangku kepentingan. Ia menilai, peningkatan literasi keuangan merupakan investasi jangka panjang untuk membentuk masyarakat yang lebih cakap dalam mengambil keputusan finansial.

Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Sumatera Utara Triyoga Laksito mengatakan, penghargaan Bank Goes to School merupakan bagian dari penilaian OJK terhadap pelaksanaan program literasi keuangan sepanjang 2025. Pada kategori tersebut, Bank Sumut terpilih dari sejumlah nominasi yang juga diikuti Bank BJB dan Bank DKI.

Triyoga menuturkan, literasi keuangan merupakan mandat penting bagi seluruh pelaku industri jasa keuangan seiring semakin luasnya akses masyarakat terhadap berbagai produk dan layanan keuangan.

“Lembaga jasa keuangan tidak hanya memberikan layanan kepada masyarakat, tetapi juga memiliki kewajiban menjalankan program literasi dan edukasi agar produk keuangan dipahami serta dimanfaatkan secara tepat,” katanya.

Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026, tingkat literasi keuangan masyarakat Sumatera Utara mencapai 71,57%. Angka tersebut berada di atas rata-rata nasional yang tercatat sebesar 69,57%.

Menurut Triyoga, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi berkelanjutan antara OJK dan industri jasa keuangan dalam memperluas literasi kepada masyarakat. OJK akan terus memantau perkembangan indeks literasi dan inklusi keuangan sebagai indikator efektivitas berbagai program literasi yang dijalankan di daerah. (pa/jh. Foto: Dok. Bank Sumut)

Integrasi INKA ke KAI Mulai 1 Januari 2027

BusinessUpdate – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menargetkan integrasi PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA efektif mulai 1 Januari 2027 setelah proses uji tuntas terhadap perusahaan tersebut selesai.

“Rencana konsolidasi integrasinya itu pada 1 Januari,” kata Bobby Rasyidin, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Rabu (23/9/2026).

Bobby menjelaskan proses inbreng INKA dilakukan pada September 2026 dengan skema inbreng bersyarat, sedangkan konsolidasi dan integrasi dilaksanakan mulai awal 2027. “Jadi inbrengnya bulan ini, tapi inbrengnya inbreng bersyarat. Jadi rencana nanti konsolidasi integrasinya itu di 1 Januari,” ujarnya.

Ia menjelaskan, KAI telah menyelesaikan uji tuntas (due diligence) terhadap seluruh aspek yang ada di INKA sebagai bagian dari proses integrasi.

Setelah integrasi, INKA akan memiliki peran yang lebih luas karena kegiatan perawatan sarana perkeretaapian KAI, termasuk Balai Yasa, akan diintegrasikan dengan perusahaan manufaktur kereta api tersebut.

Dengan skema itu, kegiatan INKA tidak hanya mencakup manufaktur, tetapi juga perawatan dan rekayasa sarana perkeretaapian. “INKA ini nanti jadi besar. Jadi mereka melakukan manufakturing, mereka melakukan perawatan, mereka melakukan rekayasa juga,” ujar Bobby.

KAI menargetkan INKA pada 2029 berkembang menjadi perusahaan manufaktur kereta api yang lebih sehat secara finansial sekaligus memiliki bisnis pemeliharaan, perbaikan, dan pemeriksaan menyeluruh (maintenance, repair, and overhaul/MRO) yang kuat dan berkelanjutan.

Dalam menyusun rencana integrasi tersebut, KAI juga melakukan studi perbandingan (benchmarking) terhadap sejumlah model integrasi operator dan manufaktur kereta api di berbagai negara, antara lain Rusia dan Jepang.

Dalam paparan KAI sebelumnya, perusahaan menyebut model integrasi di Rusia melibatkan operator kereta nasional Russian Railways dan produsen sarana perkeretaapian Transmashholding.

Sementara di Jepang, East Japan Railway Company (JR East) mengakuisisi bisnis manufaktur sarana perkeretaapian Tokyu Car Corporation pada 2012 dan menjadikannya anak perusahaan bernama Japan Transport Engineering Company (J-TREC).

KAI menilai model integrasi operator dan manufaktur tersebut dapat menjadi rujukan untuk meningkatkan efisiensi pengadaan, memberikan kepastian perencanaan jangka panjang, serta menyelaraskan riset dan pengembangan dengan kebutuhan operator. (rn/jh. Foto: Dok. INKA)

Tiga Langkah Strategis PLN IP Lakukan Transformasi Bisnis

BusinessUpdate – PT PLN Indonesia Power (PLN IP) Group memperkuat langkah transformasi bisnis perusahaan dan transisi energi nasional melalui tiga kolaborasi strategis dengan sejumlah mitra. Perseroan ingin transisi energi memberikan noilai tambah yang lebih luas.

Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta mengatakan ketiga kolaborasi itu mencakup pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terintegrasi battery energy storage system (BESS), penguatan layanan maintenance, repair, and overhaul (MRO), hingga pengembangan kapabilitas MRO nasional untuk menjangkau pasar Asia Pasifik.

Rangkaian kolaborasi itu menunjukkan bahwa transisi energi tidak hanya berbicara mengenai penambahan kapasitas pembangkit energi baru terbarukan, tetapi juga bagaimana memperkuat keandalan aset, industri pendukung, teknologi, serta kompetensi nasional.

“Kami ingin transisi energi memberikan nilai tambah yang lebih luas. Bukan hanya menghadirkan energi yang lebih bersih, tetapi juga menciptakan efisiensi, memperkuat industri dalam negeri, meningkatkan TKDN, dan membangun kapabilitas Indonesia agar semakin kompetitif di tingkat regional,” ujar Bernadus dalam keterangan resmi, Rabu (23/9/2026).

Ketiga kolaborasi tersebut berlangsung dalam rangkaian agenda Electricity Connect 2026 di Tangerang, Banten, yang turut disaksikan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Ketua Dewan Pengawas MKI Darmawan Prasodjo.

Salah satu kolaborasi dilakukan antara PLN Indonesia Power dan PT ACE Energy Service (ACEES) untuk pengembangan proyek dedieselisasi di 10 lokasi terisolasi di Sulawesi Tengah. Proyek tersebut memiliki potensi kapasitas PLTS 60 MWp dan BESS 200 MWh, dengan estimasi investasi mencapai Rp3,3 triliun yang direncanakan didukung pembiayaan dari konsorsium perbankan Korea dan Indonesia.

Proyek juga diarahkan meningkatkan TKDN melalui penggunaan panel surya produksi dalam negeri dari PT Trina Mas Agra Indonesia, sekaligus berpotensi menurunkan biaya pokok penyediaan (BPP) hingga Rp1.000/kWh, tergantung pada karakteristik sistem kelistrikan di masing-masing lokasi.

Direktur Pengembangan Bisnis dan Niaga PLN Indonesia Power Julita Indah menyampaikan bahwa integrasi PLTS dan BESS menawarkan solusi yang relevan untuk wilayah yang selama ini masih bergantung pada pembangkit berbahan bakar diesel.

“Integrasi PLTS dan BESS memberikan dua manfaat sekaligus, yaitu meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan dan menekan ketergantungan terhadap bahan bakar diesel. Dengan sistem penyimpanan energi, pasokan listrik dari PLTS dapat dikelola lebih optimal sehingga keandalan sistem tetap terjaga sekaligus memberikan potensi efisiensi biaya penyediaan listrik,” katanya.

Di sisi pengelolaan aset, anak usaha PLN Indonesia Power, PLN Indonesia Power Services (PLN IP Services), menjalin kolaborasi dengan PT ABB Sakti Industri untuk memperkuat layanan pemeliharaan dan pengadaan generator, motor, serta variable speed drive (VSD)/inverter.

Kerja sama meliputi pemeliharaan dan perbaikan peralatan, penyediaan produk dan suku cadang ABB, hingga life assessment generator dan motor. Sinergi ini menggabungkan pengalaman PLN IP Services dalam pengelolaan aset pembangkitan dengan teknologi dan kompetensi teknis ABB untuk meningkatkan keandalan serta memperpanjang keberlanjutan operasi aset.

PLN IP Services juga menggandeng PT Barata Indonesia (Persero) dan Technofit Sdn Bhd dalam pengembangan pusat MRO turbin dan rotating equipment di Plant PKT Cilegon. Kolaborasi mencakup pekerjaan MRO di lingkungan PLN, pengembangan produk kelistrikan, peningkatan TKDN, alih teknologi, serta pengembangan kompetensi SDM.

PLN IP Services berperan sebagai integrator solusi dan kontraktor lapangan, Barata Indonesia memperkuat kapabilitas heavy workshop dan manufaktur, sedangkan Technofit mendukung teknologi, pengalaman teknis, dan jaringan internasional.

Menurut Bernadus, melalui tiga kolaborasi tersebut, PLN Indonesia Power Group membangun ekosistem energi yang semakin terintegrasi, mulai dari pengembangan energi bersih, efisiensi biaya kelistrikan, peningkatan keandalan aset, hingga penguatan manufaktur dan teknologi nasional. (ip/jh. Foto: Dok. PLN IP)