Home Blog Page 45

CIMB Niaga Hadirkan Platform Digital OCTOBIZ bagi Pebisnis

BusinessUpdate – PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA) meluncurkan platform digital OCTOBIZ untuk memperkuat layanan perbankan bisnis di tengah meningkatnya kebutuhan efisiensi dan transparansi transaksi pelaku usaha.

OCTOBIZ adalah platform digital banking terintegrasi yang dirancang untuk membantu pelaku usaha mengelola transaksi bisnis, baik domestik maupun internasional, secara lebih mudah, efisien, aman, dan terintegrasi.

Peluncuran ini dilakukan seiring dengan semakin kompleksnya aktivitas bisnis, yang menuntut sistem pengelolaan keuangan lebih terintegrasi, cepat, dan aman. OCTOBIZ menjadi pengembangan dari layanan sebelumnya, BizChannel@CIMB, dengan penambahan fitur serta penyempurnaan tampilan antarmuka.

Transformasi ini tidak hanya perubahan nama, tetapi juga menghadirkan fitur inovatif dan tampilan antarmuka yang lebih intuitif, baik melalui website maupun aplikasi mobile.

Direktur Business Banking CIMB Niaga Rusly Johannes mengatakan digitalisasi menjadi kebutuhan utama bagi pelaku usaha untuk menjaga efisiensi operasional dan mendukung pertumbuhan bisnis.

“Digitalisasi pengelolaan keuangan bisnis menjadi langkah penting bagi pelaku usaha untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,” ujarnya dalam peluncuran di Jakarta, Senin (6/4/2026).

Platform ini memungkinkan nasabah bisnis mengakses berbagai layanan dalam satu sistem, seperti pengelolaan arus kas, transaksi domestik dan internasional, pembayaran gaji, pembayaran pajak, hingga penempatan deposito secara daring. Selain itu, tersedia fitur transaksi lintas mata uang tanpa konversi ganda.

Dari sisi keamanan, OCTOBIZ dilengkapi sistem berlapis termasuk enkripsi data dan autentikasi pengguna, serta pemantauan transaksi secara real-time. Akses platform dapat dilakukan melalui website maupun aplikasi mobile.

CIMB Niaga mencatat, sejak diperkenalkan secara terbatas pada Februari 2026, platform ini telah digunakan lebih dari 20.000 perusahaan, mencerminkan tingginya kebutuhan terhadap layanan digital terintegrasi di segmen bisnis.

Menurut Rusly, perseroan menghadirkan platform ini sebagai pendamping setia sekaligus solusi komprehensif bagi nasabah bisnis dalam mengelola seluruh kebutuhan perbankan usahanya secara lebih cerdas dan produktif.

“OCTOBIZ juga senantiasa dapat diandalkan sebagai solusi perbankan yang mendukung pelaku usaha untuk terus mengembangkan bisnis sekaligus mewujudkan mimpi dan aspirasinya,” tutup Rusly. (ip/jh. Foto: Dok. CIMB Niaga)

Harga Tiket Penerbangan AirAsia X Naik 30-40 Persen Imbas Mahalnya Avtur

BusinessUpdate – Maskapai penerbangan AirAsia X telah menaikkan biaya tambahan bahan bakar (fuel surcharge) sekitar 20%, dengan tarif rata-rata naik antara 30-40% imbas perang antara Iran dan Amerika Serikat-Israel, yang memengaruhi harga avtur dunia.

“Secara umum, secara keseluruhan, kami telah menambahkan sekitar 20% biaya tambahan pada bahan bakar/avtur. Dari segi tarif, kami cenderung menaikkan sekitar 30% hingga 40% dibandingkan sebelumnya,” kata Chief Commercial Officer AirAsia X Amanda Woo dalam konferensi pers secara daring, dikutip Selasa (7/4/2026).

Harga avtur dunia dilaporkan melonjak tajam per April 2026, menembus kisaran US$150–200 per barel imbas perang antara Iran dan Amerika Serikat-Israel. Padahal, harga normal di bawah US$100.

Selain melakukan penyesuaian harga, Woo mengatakan pihaknya juga mengoptimalkan jaringan atau konektivitas melalui pengurangan penerbangan dan penggabungan kapasitas (merging capacity) pada beberapa rute utamanya.

“Di tengah tekanan geopolitik dan gangguan rantai pasok, harga avtur global telah melonjak lebih dari dua kali lipat dibandingkan 2025. Untuk menjaga keberlanjutan operasional, kami melakukan penyesuaian tarif secara terukur, termasuk penerapan fuel surcharge satu kali di seluruh jaringan,” kata Group CEO AirAsia X Bo Lingam.

Bo mengatakan, perusahaan juga terus mengoptimalkan jaringan dengan mengalihkan kapasitas ke rute yang lebih kuat, serta memaksimalkan konektivitas Fly-Thru melalui Kuala Lumpur di Malaysia dan Bangkok di Thailand untuk menangkap permintaan secara lebih efisien.

“Di sisi lain, kami aktif bernegosiasi dengan mitra strategis untuk mengendalikan biaya. Seiring dengan reaktivasi armada secara bertahap, unit cost akan semakin membaik, ditambah dengan penguatan mata uang ASEAN sebagai natural hedge terhadap biaya berbasis dolar AS (USD),” tutupnya. (pa/jh. Foto: Dok. AirAsia)

Mobile Banking BCA Syariah Hadirkan Fitur Penerimaan ZIS

BusinessUpdate – PT Bank BCA Syariah memperkuat layanan mobile banking dengan menghadirkan fitur penerimaan zakat, infak dan sedekah (ZIS) bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Presiden Direktur BCA Syariah Yuli Melati Suryaningrum menyatakan pihaknya terus memperkuat layanan digital dengan pengembangan fitur mobile banking yang lebih lengkap, termasuk fasilitas pembayaran zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Yuli mengatakan, sejak awal BCA Syariah telah menjalin kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional atau Baznas untuk memperluas akses masyarakat dalam menunaikan kewajiban secara digital.

“Tahun ini BCA Syariah masuk usia 16 tahun. Langkah besar yang kami lakukan salah satunya melalui mobile banking dengan fitur yang lebih lengkap, termasuk fitur ZIS, zakat, infak, dan sedekah,” ujar Yuli dalam peluncuran di Kantor Baznas, Senin (6/4/2026).

Selain layanan zakat digital, BCA Syariah juga tengah menyiapkan pengembangan fitur pembayaran dam atau denda ibadah haji sebagai inisiatif baru dalam ekosistem layanan keuangan syariah. Inovasi tersebut diharapkan dapat memperluas fungsi layanan perbankan syariah dalam mendukung kebutuhan ibadah masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Baznas Sodik Mudjahid menegaskan pentingnya sinergi antara lembaga pengelola zakat dan industri perbankan dalam memperkuat dampak sosial ekonomi bagi masyarakat.

Menurutnya, Baznas memiliki misi untuk menjadi lembaga yang mudah diingat masyarakat, dipercaya melalui program-program yang dijalankan, serta mampu menjangkau lebih luas melalui digitalisasi layanan.

“Kami ingin menjadi top of mind, dipercaya dengan programnya, dijangkau dengan digitalisasi, dan Baznas ingin jadi lembaga yang dibanggakan,” kata Sodik. Kolaborasi dengan perbankan syariah diharapkan dapat mempercepat upaya pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi umat.

Sinergi tersebut diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan mustahik hingga mampu bertransformasi menjadi muzakki, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. (ip/jh. Foto: Dok. BCA Syariah)

PP Presisi Raih Kontrak Konstruksi Jembatan di Halmahera Malut

BusinessUpdate – Emiten jasa pertambangan dan konstruksi anak usaha PT Pembangunan Perumahan (PTPP), PT PP Presisi Tbk. (PPRE), berhasil mengantongi kontrak baru untuk proyek konstruksi jembatan box culvert di Halmahera, Maluku Utara.

Kontrak yang diperoleh dari PT Positon itu mencakup sejumlah lingkup pekerjaan, mulai dari earthwork, pavement, hingga structure work. Proyek ini ditujukan untuk menunjang konektivitas serta efisiensi operasional di kawasan tersebut, seiring meningkatnya aktivitas industri pertambangan nikel di Halmahera.

Direktur Utama PPRE Rizki Dianugrah menyampaikan bahwa perolehan kontrak ini mencerminkan kepercayaan berkelanjutan dari mitra kerja terhadap kapabilitas perseroan dalam menghadirkan solusi konstruksi yang terintegrasi.

“Proyek ini menjadi bagian dari upaya kami dalam memperluas kontribusi pada pembangunan infrastruktur penunjang sektor pertambangan. Dengan pengalaman dan kompetensi yang kami miliki, PPRE optimis dapat menyelesaikan proyek ini secara tepat waktu, dengan kualitas yang terjaga,” ujar Rizki dalam keterangan resmi, Senin (6/4/2026).

Sementara itu, Vice President Corporate Secretary PPRE Mei Elsa Kembaren menilai kontrak baru tersebut akan memberikan kontribusi positif terhadap kinerja perseroan ke depan.

“Perolehan kontrak ini tidak hanya memperkuat portofolio proyek PPRE, tetapi juga menjadi sinyal positif atas prospek pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Kami terus berkomitmen untuk menjaga disiplin operasional dan kualitas eksekusi guna menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” kata Mei. B

Perseroan menyebut tambahan kontrak ini sejalan dengan strategi perusahaan untuk memperkuat posisi sebagai penyedia jasa pertambangan dan konstruksi terintegrasi di Indonesia. PPRE juga terus mengedepankan sinergi, inovasi, serta efisiensi dalam setiap lini bisnisnya guna menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan.

Dengan tambahan proyek tersebut, PPRE optimistis mampu menjaga momentum pertumbuhan kinerja sekaligus memperluas kontribusi dalam pembangunan infrastruktur nasional, khususnya di kawasan industri dan pertambangan strategis. (rn/jh. Foto: Dok. PP Presisi)

Bukit Asam Targetkan Volume Produksi pada 2026 Sebesar 49,5 Juta Ton

BusinessUpdate – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menargetkan volume produksi dan penjualan sebesar 49,5 juta ton pada 2026 setelah rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) perseroan disetujui tanpa pemotongan volume.

Direktur Utama PTBA Arsal Ismail mengatakan perseroan menyambut positif persetujuan RKAB tersebut sebagai dasar untuk menjaga kinerja tahun berjalan. “Per tanggal 6 Maret kemarin, RKAB perseroan telah disetujui tanpa adanya pengurangan volume yang kami usulkan,” kata Arsal dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (6/4/2026).

Menurutnya, target produksi dan penjualan 2026 berada di kisaran hampir 50 juta ton dan diharapkan dapat menyentuh angka 50 juta ton.

Perseroan tetap optimistis memasuki 2026, namun tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan praktik pertambangan yang baik. “Perseroan menargetkan volume produksi dan penjualan ini sekitar hampir 50 juta, atau 49,5 juta, tapi kami harapkan nanti bisa mencapai 50 juta,” ujarnya.

Ia mengatakan harga batu bara pada 2026 menunjukkan tren meningkat sejak awal tahun, meskipun volatilitas tetap perlu diwaspadai. Ia menyebut indeks batu bara Indonesia (ICI) 1 saat ini mendekati 140, sementara ICI 3 berada di kisaran 73, yang memberikan ruang perbaikan harga jual.

Namun, kenaikan harga batu bara juga disertai dengan kenaikan biaya produksi, terutama dari bahan bakar. Implementasi program biodiesel B40 dan rencana peningkatan ke B50 diperkirakan menambah beban biaya sekitar US$2 per ton.

“Nah untuk mengatasi itu semua, di samping tadi ada kenaikan harga, kawan-kawan ini yang dari operasional sama dari keuangan mereka tetap harus melakukan efisiensi, ini menjadi kunci,” tuturnya.

Ia menegaskan strategi utama perusahaan pada 2026 tetap bertumpu pada efisiensi, pengelolaan biaya yang disiplin, serta penambangan yang selektif untuk menjaga daya saing.

Di sisi infrastruktur, PTBA juga berharap proyek angkutan batu bara relasi Tanjung Enim-Kramasan dapat mulai beroperasi secara bertahap sekitar pertengahan tahun ini.

Direktur Hilirisasi dan Diversifikasi Produk PTBA Turino Yulianto mengatakan proyek tersebut memiliki target kapasitas angkutan hingga 20 juta ton per tahun. “Kan bertahap, nggak langsung. Itu kan target kapasitas 20 juta ton. Tapi tahun ini berapa dulu, tahun depan berapa, ada tahapannya,” ucap Turino.

Ia menambahkan perusahaan tetap melihat peluang peningkatan produksi secara bertahap ke depan, sejalan dengan dukungan infrastruktur dan kondisi harga batu bara. (rn/jh. Foto: Dok. Bukit Asam)

Kinerja 2025 Membaik, Kimia Farma Rugi Rp443,36 Miliar

BusinessUpdate – PT Kimia Farma (Persero) Tbk. (KAEF), anggota holding BUMN Farmasi Bio Farma Group, berhasil menurunkan rugi tahun berjalan dari Rp1,21 triliun pada 2024 menjadi Rp443,36 miliar pada 2025.

Ida Rasita Kirin, Corporate Secretary Kimia Farma, menyebutkan sepanjang 2025, KAEF menjalankan program restrukturisasi keuangan secara konsisten dan mulai menunjukkan hasil positif.

Mengutip laporan keuangan, pendapatan mencapai Rp9,22 triliun pada 2025, menurun 7,2% dari sebelumnya Rp9,93 triliun. Beban pokok penjualan ditekan menjadi Rp6,16 triliun dari sebelumnya Rp6,99 triliun. Penurunan ini juga diikuti oleh penyusutan beban usaha sebesar 12,65%, dari Rp3,79 triliun pada 2024 menjadi Rp3,31 triliun pada 2025.

“Dampak dari efisiensi operasional dan optimalisasi portofolio produk, perseroan mencatatkan kenaikan laba bruto menjadi Rp3,06 triliun, tumbuh dari 2024 sebesar Rp2,95 triliun,” paparnya dalam siaran pers, Senin (6/4/2026).

Rugi tahun berjalan berkurang dari Rp1,21 triliun pada 2024 menjadi Rp443,36 miliar pada 2025. Penurunan rugi per saham dasar dari Rp151,31 menjadi Rp60,17 mencerminkan pemulihan yang sedang berlangsung.

Selain itu, struktur liabilitas menjadi lebih sehat. Liabilitas jangka pendek berkurang dari Rp7,91 triliun menjadi Rp7,06 triliun. Penurunan signifikan terlihat pada utang bank jangka pendek yang berkurang dari Rp3,06 triliun menjadi Rp1,09 triliun, sejalan dengan upaya penyehatan struktur keuangan.

Dalam rangka menjaga kelangsungan bisnis dan mendorong pertumbuhan yang lebih sehat, Kimia Farma terus menjalankan transformasi secara menyeluruh di seluruh lini usaha.

Ida menyampaikan transformasi tersebut berfokus pada penguatan fundamental bisnis melalui enam pilar strategi, yaitu ketahanan modal kerja, penguatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM), digitalisasi proses bisnis, efisiensi operasional, penguatan tata kelola perusahaan (GCG), dan sinergi antar-entitas KAEF Grup.

Sejalan dengan strategi tersebut, KAEF juga melakukan penajaman fokus bisnis dengan mengutamakan pengembangan dan pemasaran produk dengan margin yang lebih tinggi, serta tetap berkomitmen untuk menyediakan obat untuk mendukung program pemerintah guna menjaga aksesibilitas layanan kesehatan masyarakat.

Di sisi lain, transformasi digital terus berjalan sebagai bagian dari upaya peningkatan efisiensi dan kualitas layanan, mencakup penguatan sistem operasional, supply chain, serta integrasi data untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat.

Kimia Farma memperoleh pendanaan berupa pinjaman pemegang saham atau share holder loan (SHL) senilai Rp846 miliar yang bersumber dari PT Danantara Asset Management (Danantara), melalui PT Bio Farma (Persero) selaku holding BUMN farmasi.

Melalui tambahan modal kerja dari SHL ini, KAEF dapat memperbaiki kinerja operasional secara berkelanjutan, memperkuat struktur keuangan, serta menjaga keberlangsungan usaha di tengah proses restrukturisasi yang sedang berjalan. (pa/jh. Foto: Dok. Kimia Farma)

Sebanyak 516 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek Saat Libur Paskah 2026

BusinessUpdate – PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) mencatat sebanyak 516.654 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada periode H-1 hingga H+1 libur Wafat Yesus Kristus dan Kebangkitan Yesus Kristus (Paskah) pada Kamis (2/4) hingga Sabtu (4/4/2026).

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono menjelaskan volume lalu lintas di jalan tol yang dikelolanya mengalami kenaikan sebesar 9,69% jika dibandingkan dengan kondisi lalin normal yang sebanyak 471.025 kendaraan.

“Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) melalui empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (arah Bandung),” kata Rivan dalam keterangan tertulis, Senin (6/4/2026).

Ia merinci, distribusi lalu lintas didominasi menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung) sebanyak 238.476 kendaraan atau 46,2%. Sementara itu, arah Barat (Merak) mencapai 28,1% dan arah Selatan (Puncak) sebesar 25,7%.

Adapun, lalin ke arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama mencapai 111.461 kendaraan, melonjak 21,03%. Sedangkan arus menuju Bandung via GT Kalihurip Utama tercatat 127.015 kendaraan atau naik 18,34%.

Rivan menambahkan, pada H+1 libur Paskah 2026 (Sabtu, 4 April 2026), lalu lintas kendaraan menuju Jabotabek di empat GT Utama juga terlihat mengalami peningkatan. Tercatat, 173.000 kendaraan, meningkat sebesar 19,73% dibanding normal.

Berbeda dengan tren kenaikan di jalur lain, arus kendaraan yang menuju arah Merak melalui GT Cikupa justru terkoreksi. JSMR mencatat sebanyak 145.153 kendaraan melintas, atau lebih rendah 4,45% dari lalin normal.

Adapun untuk arah Selatan, kendaraan yang menuju Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi menunjukkan pertumbuhan. Volume kendaraan di titik ini mencapai 133.025 unit, meningkat sebesar 11,14%.

Rivan mengimbau pengguna jalan tol untuk mengantisipasi perjalanan dengan baik dan memastikan kondisi pengemudi serta kendaraan dalam keadaan prima dan laik jalan. (ip/jh. Foto: Dok. Jasa Marga)

BRI Lepas Saham PNM IM ke Danantara Senilai Rp345 Miliar

BusinessUpdate – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) atau BRI melalui entitas anaknya, PT Permodalan Nasional Madani (PNM), resmi menandatangani perjanjian jual beli bersyarat dengan PT Danantara Asset Management (DAM) terkait divestasi saham PT PNM Investment Management (PNM IM) dengan nilai transaksi Rp345 Miliar.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang dipublikasikan pada 2 April 2026, transaksi tersebut mencakup penjualan sebanyak 109.999 lembar saham atau setara 99,999% kepemilikan PNM di PNM IM, dengan total nilai mencapai Rp345 miliar.

Perjanjian tersebut ditandatangani pada 1 April 2026 dan penyelesaiannya masih menunggu pemenuhan sejumlah persyaratan, termasuk persetujuan regulator sesuai ketentuan yang berlaku.

Transaksi ini merupakan transaksi afiliasi, mengingat PNM, BRI, dan DAM berada dalam kendali pihak yang sama, yakni Negara Republik Indonesia. Meski demikian, perseroan menegaskan bahwa aksi korporasi ini tidak mengandung benturan kepentingan.

“Transaksi afiliasi ini bukan merupakan transaksi yang mengandung benturan kepentingan sebagaimana dimaksud dalam POJK 42/2020,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi.

Dari sisi valuasi, penilai independen Kantor Jasa Penilai Publik Suwendho Rinaldy dan Rekan (KJPP SRR) menetapkan nilai pasar PNM IM sebesar Rp342,65 miliar. Harga transaksi yang disepakati dinilai wajar karena berada di atas nilai pasar tersebut.

Selain itu, hasil kajian juga menunjukkan bahwa transaksi ini berpotensi meningkatkan kinerja keuangan perseroan dan memberikan nilai tambah bagi pemegang saham. Manajemen menjelaskan, langkah ini sejalan dengan strategi DAM sebagai holding operasional untuk membangun perusahaan manajemen aset yang lebih kompetitif dan berdaya saing tinggi.

Sinergi bisnis yang tercipta diharapkan dapat memperkuat kapabilitas serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi seluruh pemangku kepentingan. (pa/jh. Foto: Dok. BRI)

Permudah Akses Keuangan Bank Kalsel Operasikan 968 ADINK

BusinessUpdate – Bank Kalsel terus memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat dengan mengoperasikan sebanyak 968 Agen Laku Pandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif) atau ADINK yang tersebar di seluruh Kalimantan Selatan.

“Kami terus hadir mendekatkan layanan perbankan hingga ke daerah pedesaan,” kata Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin melalui keterangan resmi, dikutip Senin (6/4/2026).

Fachrudin menyebut pencapaian 968 Agen Digital Inklusif Keuangan (ADINK) aktif ini merupakan bagian dari strategi besar Bank Kalsel dalam mendukung misi pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait pemerataan akses keuangan.

“Ini wujud konsistensi Bank Kalsel dalam memastikan layanan keuangan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk di wilayah yang jauh dari kantor bank,” tambahnya.

Dengan semakin banyaknya titik agen yang aktif, peluang masyarakat di pelosok untuk mengelola keuangan secara digital menjadi lebih cepat, mudah, dan nyaman. Diharapkan kehadiran Laku Pandai ini mampu membentengi masyarakat dari praktik keuangan ilegal serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui transaksi yang lebih efisien.

Agen Laku Pandai milik Bank Kalsel ini diberi nama ADINK. Kehadiran ADINK berfungsi sebagai perpanjangan tangan bank untuk memberikan layanan dasar perbankan kepada masyarakat, yang memungkinkan masyarakat melakukan transaksi tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke kantor cabang.

Beberapa layanan utama yang dapat dinikmati masyarakat melalui agen ADINK antara lain, pembukaan rekening tabungan, Setoran dan penarikan tunai secara real-time, Pembayaran tagihan (listrik, air, pajak, dan lain-lain), serta Transfer dana antar rekening. (rn/jh. Foto: Dok. Bank Kalses)

ChatGPT Hadirkan Fitur Voice pada Apple CarPay

BusinessUpdate – OpenAI menghadirkan fitur Voice pada ChatGPT dalam Apple CarPlay yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan chatbot melalui suara saat berkendara.

Dilansir dari Engadget pada Minggu (5/4/2026), fitur ini dapat digunakan oleh pengguna yang telah memperbarui versi terbaru iOS serta aplikasi ChatGPT, dan memiliki kendaraan yang kompatibel dengan CarPlay.

Untuk mengaksesnya, pengguna cukup menghubungkan iPhone ke CarPlay, lalu memilih opsi “New voice chat” pada aplikasi ChatGPT. Setelah indikator menunjukkan bahwa sistem sedang “mendengarkan,” pengguna dapat langsung memulai percakapan.

Meski demikian, terdapat sejumlah keterbatasan dalam penggunaan fitur ini. ChatGPT tidak dapat mengontrol fungsi kendaraan seperti pengaturan suhu kabin atau memutar musik. Untuk kebutuhan tersebut, pengguna tetap harus mengandalkan Siri.

Selain itu, berbeda dengan Siri, ChatGPT Voice belum mendukung aktivasi melalui perintah suara (wake word). Pengguna perlu membuka aplikasi secara manual melalui CarPlay untuk memulai atau melanjutkan percakapan.

Dengan keterbatasan tersebut, OpenAI menyarankan penggunaan fitur Voice untuk aktivitas seperti mencari panduan, bertukar ide, atau berlatih bahasa selama perjalanan. (ip/jh. Foto: Dok. OpenAI)