Home Blog Page 55

Diskon dan WFA Dorong Aktivitas Ekonomi Saat Lebaran 2026

BusinessUpdate – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan berbagai program pemerintah, seperti pemberian diskon, kebijakan kerja fleksibel, hingga bantuan sosial, berpotensi mendorong aktivitas ekonomi nasional selama momentum Idulfitri 2026.

“Pemerintah membuat banyak program, termasuk diskon, kemudian mendorong mobilitas melalui work from anywhere, dan juga berbagai program termasuk bantuan pangan, bantuan sosial,” ujar Airlangga saat menggelar open house Idul Fitri di kediamannya di kawasan Widya Chandra, Jakarta, dikutip dari Antara, Minggu (22/3/2026).

Menurutnya, kombinasi kebijakan tersebut diharapkan mampu meningkatkan mobilitas dan konsumsi masyarakat, sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Ia menargetkan pertumbuhan ekonomi pada kuartal I/2026 dapat mencapai 5,5% seiring momentum Lebaran.

Sebelumnya, pemerintah menggulirkan sejumlah insentif untuk mendorong mobilitas masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri 2026. Salah satunya melalui pemberian potongan harga pada sektor transportasi dan tarif jalan tol.

Program tersebut mencakup keringanan biaya perjalanan di berbagai moda transportasi, seperti pesawat, kereta api, angkutan laut, hingga transportasi darat, guna mempermudah masyarakat melakukan perjalanan mudik. Pemerintah memberikan diskon tiket kereta api dan angkutan laut hingga sekitar 30%, pembebasan tarif jasa penyeberangan, serta potongan harga tiket pesawat pada kisaran 17–18%.

Total anggaran untuk program insentif transportasi tersebut diperkirakan lebih dari Rp900 miliar yang bersumber dari APBN dan dukungan non-APBN. Selain itu, pemerintah juga menyalurkan bantuan pangan kepada lebih dari 35 juta keluarga penerima manfaat untuk menjaga daya beli masyarakat. Bantuan tersebut berupa paket kebutuhan pokok, seperti beras dan minyak goreng, yang disalurkan selama dua bulan.

Di sisi lain, pemerintah juga mendorong penerapan kebijakan kerja fleksibel atau work from anywhere (WFA), termasuk skema kerja dari rumah satu hari dalam sepekan bagi aparatur sipil negara (ASN) dan imbauan kepada sektor swasta.

Airlangga mengatakan, kebijakan tersebut akan mulai diberlakukan setelah Lebaran dengan pengecualian pada layanan publik yang tetap harus berjalan normal. (pa/jh)

Pelaksanaan kebijakan ini akan dikoordinasikan dengan Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Dalam Negeri. Kebijakan fleksibilitas kerja tersebut juga merupakan respons terhadap gejolak global, terutama terkait gangguan pasokan dan tingginya harga minyak dunia. Pemerintah berharap langkah ini dapat membantu penghematan energi.

Dalam kesempatan yang sama, Airlangga turut menyampaikan ucapan Idul Fitri sekaligus mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi krisis energi ke depan. “Selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin, dan dalam suasana ini kita berharap bisa bersama-sama menghadapi gejolak krisis minyak ke depan,” katanya.


Transjakarta Operasikan Bus Tambahan Saat Arus Balik Lebaran 2026

BusinessUpdate – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengoperasikan bus tambahan dengan kode rute EID untuk mendukung mobilisasi masyarakat selama periode arus balik Lebaran 2026 dari dan menuju Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur.

“Penambahan layanan ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam mengantisipasi lonjakan pelanggan di titik keberangkatan dan kedatangan bus antarkota (AKAP),” ujar Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani dalam keterangan di Jakarta, Minggu (22/3/2026).

Layanan khusus ini akan beroperasi pada 25 Maret hingga 27 Maret 2026, dengan lima rute yakni EID1 Pulo Gebang – Senen, EID2 Pulo Gebang – Tanjung Priok, EID3 Pulo Gebang – Kp. Rambutan, EID4 Pulo Gebang – Ps. Minggu, dan EID5 Pulo Gebang – Kalideres.

Menurutnya, armada beroperasi mulai 00.00 – 05.00 WIB untuk memfasilitasi penumpang yang tiba di Jakarta pada dini hari maupun mereka yang mengejar jadwal keberangkatan dan kedatangan bus pagi.

“Pelanggan diimbau untuk selalu memantau posisi bus secara real-time melalui aplikasi TJ: Transjakarta agar perjalanan dapat terencana dengan lebih baik,” tambahnya.

Sementara itu, Transjakarta mengoperasikan sejumlah rute hingga pukul 23.59 WIB untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat yang melewati stasiun dan terminal untuk mengakomodasi kebutuhan penumpang dari dan menuju simpul transportasi utama.

Rute ini yakni Koridor 2A (Pulo Gadung–Rawa Buaya), 4D (Pulo Gadung–Kuningan), dan 7F (Kampung Rambutan–Juanda). Kemudian, layanan angkutan umum integrasi (AUI) meliputi 1H Tanah Abang – St Gondangdiia, 1N Tanah Abang – Blok M, 1P Senen – Blok M, 1R Senen – Tanah Abang, 2P Stasiun Gondangdia – Tanah Abang, 4B St Manggarai – UI, 5M Kp Melayu – Tanah Abang Via Cikini.

Lalu, 6H Senen – Lebak Bulus, 6M St Manggarai -Blok M, 8C Tanah Abang – Kebayoran, 8M Tanjung Duren – Tanah Abang, 9D Pasar Minggu – Tanah Abang, 12B Pluit – Senen, 14B Tanjung Priok – Senen via JIS. (ip/jh. Foto: Dok. Transjakarta)

KAI Sediakan Sejumlah Fasilitas Saat Penumpang Tunggu Kedatangan Kereta

BusinessUpdate – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 1 Jakarta memastikan kenyamanan penumpang saat menunggu kedatangan kereta melalui berbagai fasilitas di stasiun dalam periode angkutan Idulfitri 2026 atau 1447 Hijriah.

Manajer Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan semarak Hari Raya Idulfitri terpancar dari kegiatan keluarga yang bisa dilakukan di area stasiun.

“Di masa angkutan lebaran tahun 2026, kita ada peningkatan fasilitas seperti (pemberian) suvenir atau merchandise untuk anak-anak, juga ada tempat bermain anak-anak kecil,” kata Franoto dikutip dari Antara, Minggu (22/3/2026).

Di Stasiun Pasarsenen dan Stasiun Gambir, terdapat area bermain anak (kids corner) di area keberangkatan. Letaknya dekat dengan tempat duduk penumpang dewasa sehingga orang tua bisa mengawasi anaknya secara langsung dengan nyaman dan aman.

Di dekat peron keberangkatan Stasiun Pasarsenen, orang tua juga bisa membawa buah hati ke pojok baca yang dapat diakses secara mudah dan gratis sebelum melanjutkan perjalanan ke kampung halaman ataupun tanah perantauan.

Tak hanya itu, terdapat pula pojok kerja bersama (coworking space) yang bisa dimanfaatkan calon penumpang sembari menunggu kedatangan kereta, berbagai macam pilihan toko makanan/minuman dan oleh-oleh, hingga ruang mandi (shower room) dan loker penyimpanan di Stasiun Pasarsenen serta Gambir. Selain itu, di Stasiun Gambir, calon penumpang juga dapat melepas penat sejenak di transit hotel yang dikelola oleh KAI Wisata.

Franoto menambahkan, KAI juga meningkatkan layanan pelanggan (customer service) mobile untuk membantu calon penumpang mencetak boarding pass atau mengakses informasi lainnya terkait perjalanan dan alur mobilitas di stasiun.

“Juga kita siapkan customer service mobile, dan juga ada petugas parkir excellent. Selain itu, untuk memberikan rasa aman dan nyaman, juga KAI Daop 1 Jakarta mengerahkan atau menyiapkan 700 lebih personel keamanan termasuk BKO dari TNI dan Polri,” tutup Franoto. (pa/jh. Foto: Dok. Kompas)

Menkeu Batasi Pengajuan Anggaran Baru

BusinessUpdate – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membatasi pengajuan anggaran baru oleh kementerian/lembaga (K/L) untuk menjaga kesehatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di tengah gejolak geopolitik di Timur Tengah. Pembatasan ini dijalankan secara bersamaan dengan kebijakan efisiensi anggaran belanja K/L.

“Saya akan batasi anggaran baru, jangan diajukan lagi,” kata Purbaya kepada wartawan di kantor Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan, Jakarta, Sabtu.

Mulanya, persentase potongan anggaran tiap K/L ditargetkan sebesar 10%. Namun, ia mengaku masih mengkaji keputusan besaran potongan anggaran belanja pemerintah.

“Kami lagi hitung, semua kementerian. Tadinya kami usulkan mereka mengajukan (efisiensi) 10%. Tapi, kalau saya tawarkan ke mereka, mereka bukan potong tapi nambah terus. Ya sudah, saya bilang, saya yang potong, nanti mereka sesuaikan. Persenannya lagi kami diskusikan,” jelasnya.

Ia menambahkan, kebijakan efisiensi belanja serta pembatasan pengajuan anggaran K/L akan dijalankan dengan tetap memperhatikan kebutuhan ekonomi, sehingga perekonomian nasional tetap terjaga.

“Kami pastikan belanja pemerintah yang memang harus dibelanjakan itu tepat waktu. Bukan yang dipotong, ya. Kami pastikan likuiditas di sistem perekonomian terjaga baik. Itu saya pantau harian di tempat kami,” tuturnya.

Pembahasan persentase pemotongan anggaran sebelumnya disampaikan oleh Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (19/3/2026) sore.

Purbaya menjelaskan bahwa Kementerian Keuangan akan menyisir komponen belanja yang dianggap bisa ditunda untuk sementara waktu. Fokus efisiensi menyasar pada program-program yang tidak memberikan dampak signifikan atau memiliki akselerasi yang lambat terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurut Menkeu, kebijakan ini mencakup berbagai aspek belanja operasional, termasuk kegiatan internal yang tidak mendesak. Macam-macam. Rapat nggak jelas, atau kebijakan yang dampaknya lambat atau tidak banyak ke pertumbuhan ekonomi, kita bisa tunda,” katanya.

Selain efisiensi pada tingkat program, wacana pemotongan gaji menteri dan wakil menteri juga mencuat sebagai bagian dari penghematan anggaran negara. Purbaya menyatakan dukungannya terhadap usulan tersebut sebagai langkah nyata solidaritas pejabat negara dalam penghematan belanja. (pa/jh)

KAI Daop 1 Jakarta: Tempat Duduk Arus Balik Masih Tersedia 293 Ribu Kursi

BusinessUpdate – PT KAI Daop 1 Jakarta menyatakan ketersediaan tempat duduk untuk arus balik Lebaran 2026 masih mencukupi, dengan total 293.937 kursi.

“Tercatat masih tersedia 293.937 tempat duduk untuk keberangkatan periode 23 Maret hingga 1 April 2026,” kata Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (21/3/2026).

Sementara itu, program diskon hingga 30% untuk kelas ekonomi komersial masih berlangsung sampai 29 Maret 2026, dengan sisa sekitar 42 ribu tempat duduk di wilayah Daop 1 Jakarta.

Pada masa Angkutan Lebaran 2026, sejak 11 Maret hingga 1 April, KAI Daop 1 Jakarta menyediakan total kapasitas tempat duduk sebanyak 1.083.623 kursi. Sampai dengan saat ini, sebanyak 779.403 tiket telah terjual dengan tingkat okupansi mencapai 72%.

Tepat pada hari Idulfitri, volume keberangkatan penumpang dari wilayah Daop 1 Jakarta mencapai 48.668 orang, sementara kedatangan tercatat sebanyak 18.814 penumpang.

Jumlah keberangkatan tertinggi tercatat di Stasiun Pasar Senen sebanyak 19.238 penumpang, disusul Stasiun Gambir 16.094 penumpang, dan Stasiun Bekasi 7.845 penumpang. “Secara kumulatif, total 532.058 pelanggan telah diberangkatkan sejak 11 Maret 2026,” tutur Franoto.

KAI mengoperasikan 68 perjalanan KA reguler jarak jauh, serta 20 KA tambahan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. (rn/jh. Foto: Dok. KAI Daop 1 Jakarta)

Pemerintah Beri Remisi Idulfitri kepada 155.908 Warga Binaan

BusinessUpdate – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Ditjen Kemenimipas) memberikan remisi Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi kepada 155.908 warga binaan di seluruh Indonesia.

Pemberian surat keputusan (SK) remisi secara dilakukan secara simbolis oleh Dirjenpas Mashudi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Gunung Sindur, Bogor, Sabtu (21/3/2026).

Mashudi menyebut pemberian remisi khusus (RK) dan pengurangan masa pidana (PMP) kepada warga binaan menjadi komitmen negara dalam memberikan hak warga negara setelah berhasil menjalani pembinaan dengan baik.

“RK dan PMP Khusus Idul Fitri diberikan sebagai bentuk penghargaan negara kepada warga binaan yang telah menunjukkan perubahan perilaku positif dan mengikuti program pembinaan dengan baik,” kata Mashudi dalam keterangannya, Sabtu (21/3/2026).

Dijelaskannya, dari 155.908 penerima remisi khusus tersebut terdiri atas 154.785 narapidana dan 1.123 anak binaan. Dari total narapidana penerima RK Idul Fitri sebanyak 153.642 orang memperoleh RK I atau pengurangan sebagian masa pidana, sedangkan 1.143 orang memperoleh RK II atau langsung bebas. Sementara itu, 1.104 anak binaan memperoleh PMP Khusus I dan 19 orang memperoleh PMP Khusus II atau langsung bebas.

Adapun penerima RK dan PMP Khusus Idul Fitri terbanyak tahun ini berasal dari Kantor Wilayah (Kanwil) Ditjenpas Jawa Barat sebanyak 18.335 orang, Kanwil Ditjenpas Sumatra Utara sebanyak 15.621 orang, dan Kanwil Ditjenpas Jawa Timur sebanyak 14.244 orang.

Dalam kegiatan tersebut, Mashudi menyampaikan sambutan tertulis Menteri Imipas Agus Andrianto yang pemberian remisi sebagai bentuk penghargaan negara kepada warga binaan.

“Kami berharap momentum ini makin memotivasi mereka untuk terus memperbaiki diri dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, kebijakan remisi memberikan dampak positif terhadap efisiensi anggaran negara. “Kebijakan ini juga berdampak pada efisiensi anggaran negara dalam pemenuhan kebutuhan makan warga binaan dengan potensi penghematan yang mencapai Rp109.261.845.000,” ungkapnya.

Pemberian RK dan PMP Khusus, diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh warga binaan untuk terus berperilaku baik, aktif mengikuti pembinaan, serta mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih produktif dan bertanggung jawab.

Pada kesempatan tersebut juga Mashudi menyerahkan premi kepada warga binaan yang bekerja serta bantuan sosial bagi masyarakat dan keluarga warga binaan.

“Kegiatan ini dilakukan juga serentak oleh seluruh Kanwil, lapas dan rutan seluruh Indonesia, yaitu penyerahan Remisi dan PMK, Premi dan Bantun Sosial,” kata Mashudi.

Dirjenpas Mashudi juga mengunjungi sarana- sarana pembinaan dan pelayanan di Lapas Narkotika Gunung Sindur dan Lapas Khusus Gunung Sindur, termasuk layanan kunjungan masyarakat kepada warga binaan.

Hadir pada penyerahan remisi tersebut, Direktur Kepatuhan Internal Ditjenpas, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Barat, Kalapas Narkotika Gunung Sindur dan Kepala UPT di wilayah Bogor Raya. (pa/jh. Foto: Dok. Kemen Imipas)

Transjakarta Ajak Mahasiswa Hadirkan Solusi Kompleksitas Mobilitas Perkotaan Melalui MX Competition 2026

BusinessUpdate – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menggelar MX Competition 2026 , bagian dari rangkaian Jakarta Marketing Week. Kompetensi ini menantang generasi muda Indonesia untuk menghadirkan solusi nyata dalam menjawab kompleksitas mobilitas perkotaan.

Mengusung tema “Seamless Mobility: Integrating Transjakarta for an Inclusive Global City,” ajang ini menjadi panggung bagi ide-ide inovatif yang tidak hanya kreatif, tetapi juga siap diimplementasikan.

Kolaborasi ini menegaskan langkah Transjakarta dalam membuka ruang partisipasi publik, sekaligus mempercepat transformasi menuju sistem transportasi yang terintegrasi, inklusif, dan berkelanjutan.

Direktur Bisnis dan Pemanfaatan Aset PT Transportasi Jakarta, Fadly Hasan, menegaskan bahwa kompetisi ini bukan sekadar ajang ide, tetapi ruang untuk melahirkan perspektif baru dalam melihat transportasi publik.

“Kami ingin melihat bagaimana generasi muda memaknai transportasi publik tidak hanya sebagai sarana mobilitas, tetapi juga sebagai ruang interaksi dan peluang inovasi. Ide-ide yang lahir dari kompetisi ini diharapkan dapat memperkaya cara Transjakarta menghadirkan layanan yang semakin terintegrasi, inklusif, dan bernilai bagi masyarakat,” ujar Fadly dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (22/3/2026).

MX Competition 2026 mengajak mahasiswa dari seluruh Indonesia untuk mengembangkan solusi berbasis studi kasus nyata yang dihadapi Transjakarta. Peserta ditantang merancang gagasan yang tajam secara strategi, relevan dengan kebutuhan pengguna, serta memiliki potensi implementasi dalam ekosistem transportasi Jakarta.

Dua fokus utama yang diangkat dalam kompetisi ini meliputi optimalisasi produktivitas aset transportasi sebagai sumber nilai ekonomi, serta peningkatan pengalaman pelanggan melalui pendekatan human-centered yang inklusif.

Kompetisi ini berlangsung pada 16 Maret hingga 24 April 2026 untuk tahap registrasi dan pengumpulan karya. Enam finalis terbaik akan tampil pada babak Grand Final yang digelar pada 10 Mei 2026 Jakarta Marketing Week.

Selain penghargaan dan hadiah, para pemenang juga berkesempatan mendapatkan pengalaman magang di Transjakarta, sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menyiapkan talenta masa depan sektor transportasi publik.

Sebagai tulang punggung transportasi publik Jakarta, Transjakarta terus mendorong inovasi melalui integrasi layanan, digitalisasi, dan pengembangan transportasi ramah lingkungan. Melalui MX Competition, Transjakarta menegaskan perannya tidak hanya sebagai operator, tetapi juga sebagai katalis perubahan menuju sistem mobilitas kota yang lebih maju dan berdaya saing global. (ip/jh. Foto: Dok. Transjakarta)

H-2 Lebaran 2026 Bandara Soetta Angkut 1,2 Juta Penumpang

BusinessUpdate – PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten, mencatat pergerakan penumpang hingga Kamis (19/3/2026) mencapai 1.231.796 orang.

General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta Heru Karyadi mengatakan terhitung sejak 13 Maret hingga 19 Maret 2026, Bandara Soekarno-Hatta secara kumulatif telah melayani 1.231.796 penumpang dengan 8.211 pergerakan pesawat atau tumbuh masing-masing 8,3% untuk penumpang dan 5,7% untuk pergerakan pesawat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Peningkatan jumlah penumpang dan pergerakan pesawat menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat pada periode Lebaran, baik untuk mudik maupun berlibur. Hal ini juga mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi udara,” kata Heru, dalam keterangannya di Tangerang, Banten, Jumat (20/3/2026).

Ia mengatakan pertumbuhan ini didorong terutama oleh peningkatan trafik domestik yang mencapai 918.268 penumpang atau naik 11,3%, sementara trafik internasional tercatat relatif stabil dengan 313.528 penumpang.

Menurutnya, puncak arus balik Lebaran 2026 di Bandara Soekarno-Hatta diprediksi terjadi pada 28 Maret 2026, dengan estimasi pergerakan mencapai 198.387 penumpang dengan 1.221 penerbangan.

“Kami terus memastikan kesiapan operasional di seluruh lini, mulai dari fasilitas, personel, hingga alur pelayanan, sehingga pengguna jasa tetap dapat merasakan perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar selama periode angkutan Lebaran,” katanya.

Sementara, puncak arus mudik pada Rabu (18/3/2026) atau H-3 Lebaran, Bandara Soekarno-Hatta melayani 191.173 penumpang, baik keberangkatan maupun kedatangan.

Jumlah ini meningkat 4,4% dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang tercatat sebanyak 183.141 penumpang, sekaligus menegaskan tren pertumbuhan trafik penumpang pada angkutan Lebaran tahun ini.

“Dari sisi operasional penerbangan, Bandara Soekarno-Hatta juga mencatat 1.229 pergerakan pesawat saat puncak mudik yang melayani rute domestik dan internasional,” paparnya.

Sejumlah rute favorit selama periode angkutan Lebaran didominasi oleh destinasi domestik seperti Denpasar, Medan, Makassar, Surabaya, dan Padang.

Sementara, untuk rute internasional, destinasi yang paling diminati antara lain Singapura dan Kuala Lumpur.

Heru menambahkan meskipun terjadi lonjakan trafik yang signifikan, operasional bandara tetap berjalan dengan baik melalui penguatan koordinasi lintas instansi serta optimalisasi layanan di seluruh area terminal.

“Kami mengimbau kepada seluruh penumpang untuk selalu memeriksa jadwal penerbangan serta tiba lebih awal di bandara guna mengantisipasi kepadatan,” tutupnya. (rn/jh)

Usai Nyepi Bandara I Gusti Ngurah Rai Kembali Beroperasi

BusinessUpdate – Bandara I Gusti Ngurah Rai Denpasar Bali beroperasi kembali setelah tutup 24 jam dalam rangka Hari Suci Nyepi.

“Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai membuka kembali operasional pada Jumat, 20 Maret 2026 pukul 06.00 Wita setelah pelaksanaan Hari Suci Nyepi,” kata Communication and Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai Gede Eka Sandi Asmadi di Denpasar, Bali, Jumat (20/3/2026).

Ia menyampaikan pada Jumat pagi dalam mengawali operasi telah tiba kedatangan perdana penumpang dari rute domestik Surabaya-Denpasar menggunakan maskapai Citilink dengan nomor penerbangan QG 692 pukul 06.52 Wita.

Setelah itu kembali datang penumpang rute internasional Hongkong-Denpasar menggunakan maskapai Hongkong Airlines dengan nomor penerbangan HX 707 yang mendarat pukul 06.58 Wita.

Eka Sandi menyebut untuk keberangkatan, penumpang dari Bandara I Gusti Ngurah Rai pertama lepas landas di rute domestik yaitu maskapai Citilink nomor penerbangan QG691, penumpang rute Denpasar-Surabaya berangkat pukul 08.10 Wita.

Selanjutnya untuk rute internasional keberangkatan pertama oleh maskapai Hongkong Airlines dengan nomor penerbangan HX 706 rute Denpasar-Hongkong pukul 09.00 Wita.

Pihak Bandara I Gusti Ngurah Rai menyampaikan bahwa selama Hari Suci Nyepi suasana berjalan kondusif tanpa aktivitas penerbangan.

“Dapat kami sampaikan bahwa situasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai selama Hari Suci Nyepi berlangsung kondusif,” ucap Eka Sandi.

Sebagai informasi, di tengah berjalannya Posko Angkutan Lebaran 13-30 Maret 2026, Bandara I Gusti Ngurah Rai tutup sementara di tanggal 19 Maret 2026 sejak pukul 06.00 sampai 20 Maret 2026 pukul 06.00 Wita.

Pengelola mencatat dalam sehari tersebut mereka tidak mengoperasikan 440 jadwal penerbangan komersial reguler, dengan rincian 231 penerbangan rute domestik dan 209 rute internasional.

Selama itu juga sebanyak 19 pesawat melakukan “remain over night” atau parkir di Bandara I Gusti Ngurah Rai. (pa/jh. Foto: Dok. Bandara I Gusti Ngurah Rai)

Pemerintah Rancang Skema Khusus Pembiayaan Sarusun dengan Empat Variabel

BusinessUpdate – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, tengah merampungkan Rancangan Keputusan Menteri (Kepmen) terkait skema pembiayaan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) khusus Satuan Rumah Susun (Sarusun).

Langkah ini diambil sebagai respons atas kegagalan sistemik penyediaan hunian vertikal subsidi dalam lima tahun terakhir. Periode 2021-2025 pemerintah hanya mampu merealisasikan 140 unit rusun subsidi melalui skema FLPP. Sementara angka backlog (kekurangan hunian) nasional sebanyák 9,6 juta unit.

Pemerintah memancang target pembiayaan 50.000 unit apartemen subsidi tahun 2026 ini. Maruarar melihat ketimpangan akut di perkotaan, terutama Jakarta, di mana angka backlog menyentuh 40,6%.

Rancangan Kepmen ini membedah empat variabel utama untuk meningkatkan daya beli Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Pertama, suku bunga flat 6% yang dipatok untuk memberikan kepastian cicilan di tengah fluktuasi bunga pasar yang sering kali menjerat konsumen kelas bawah.

Kedua, tenor hingga 30 tahun. Perpanjangan masa angsuran ini bertujuan mengecilkan nominal cicilan bulanan agar sesuai dengan struktur pendapatan MBR di kota besar. Ketiga, luas lantai progresif standar unit dari semula maksimal 36 meter persegi menjadi 45 meter persegi. Tujuannya menciptakan hunian yang lebih manusiawi bagi keluarga, bukan sekadar unit studio yang sempit.

Keempat, masa tenggang cicilan selama masa konstruksi (inden). Artinya, konsumen baru mulai membayar setelah unit siap huni, sehingga mereka terhindar dari beban ganda membayar sewa kontrakan sekaligus cicilan bank.

Untuk itu, Kementerian PKP menggandeng Badan Pusat Statistik (BPS) guna menerapkan sistem By Name By Address melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Dengan integrasi data ini, intervensi pemerintah diklaim lebih tajam. Negara tahu persis kapasitas ekonomi calon penghuni hingga titik koordinat tempat tinggal mereka saat ini.

Langkah ini krusial untuk memastikan unit subsidi tidak berakhir menjadi instrumen investasi bagi kelas menengah-atas. Meski di atas kertas rancangan ini sangat progresif, implementasinya membentur tembok birokrasi daerah.

Keberhasilan target 50.000 unit bergantung penuh pada sinergi 552 Pemerintah Daerah (Pemda). Tanpa relaksasi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), kenaikan Koefisien Lantai Bangunan (KLB), dan pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) di tingkat lokal, harga apartemen Rp500 jutaan di pusat kota akan sulit tercapai secara teknis ekonomi.

Selain itu, konsolidasi lahan melalui pemanfaatan aset sitaan koruptor dan hibah swasta, seperti lahan 30 hektar dari Lippo Group, harus dikelola dengan tata kelola yang transparan. Penggunaan tanah rampasan Kejaksaan Agung dan KPK untuk perumahan rakyat adalah pesan politik yang kuat, namun memerlukan koordinasi lintas lembaga yang tidak sederhana. (ip/jh)