Home Blog Page 56

Ketepatan Waktu Kereta Cepat Whoosh Capai 99,4 Persen

BusinessUpdate – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat tingkat ketepatan waktu keberangkatan kereta cepat Whoosh mencapai 99,4% sepanjang semester I/2026 dari total 10.640 perjalanan. Capaian tersebut menunjukkan keandalan operasional Whoosh dalam memberikan kepastian perjalanan bagi pelanggan.

“Ketepatan waktu memberikan kepastian bagi pelanggan dalam merencanakan perjalanan dan aktivitasnya. Capaian ini merupakan hasil dari kesiapan serta sinergi seluruh unsur operasional dalam memastikan perjalanan Whoosh dapat berjalan sesuai jadwal dengan tetap menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama,” ujar General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa di Bandung, Rabu (12/8/2026).

Dari total 10.640 perjalanan yang dioperasikan selama Semester I/2026, sebanyak 10.574 perjalanan tercatat berangkat sesuai jadwal. Menurut Eva, ketepatan waktu menjadi salah satu keunggulan utama layanan Whoosh yang terus dijaga karena berkaitan langsung dengan kepastian perjalanan masyarakat.

Ia mengatakan kehadiran kereta cepat memberikan perubahan terhadap pola mobilitas masyarakat sekaligus menjadi salah satu tolok ukur baru dalam ketepatan waktu transportasi di Indonesia. “Ketepatan waktu memberikan kepastian bagi pelanggan dalam merencanakan perjalanan dan aktivitasnya,” katanya.

Ketepatan waktu perjalanan Whoosh, lanjut Eva, didukung sistem operasi kereta cepat yang terintegrasi, mulai dari pengaturan perjalanan, sistem persinyalan, jaringan listrik aliran atas, hingga kesiapan sarana dan prasarana.

“Untuk mempertahankan keandalan operasional, KCIC melakukan pemeriksaan dan perawatan sarana serta prasarana secara rutin dan terjadwal,” katanya. Pemeriksaan meliputi rangkaian kereta Whoosh, jalur kereta cepat, sistem persinyalan, jaringan listrik aliran atas, serta berbagai perangkat pendukung operasional lainnya.

“Kesiapan seluruh sistem menjadi bagian penting dalam menjaga konsistensi ketepatan waktu sekaligus memastikan keselamatan dan keamanan perjalanan,” tutup Eva. (rn/jh. Foto: Dok. KCIC)

Periode HUT ke-81 RI KAI Jakarta Sediakan 234.815 Tempat Duduk

BusinessUpdate – PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta menyiapkan sebanyak 234.815 tempat duduk KA Jarak Jauh selama periode libur Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 RI, mulai 13-18 Agustus 2026.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan sampai dengan hari ini, sebanyak 128.397 tiket keberangkatan telah dipesan atau sekitar 54% dari kapasitas yang tersedia.

“Berdasarkan data pemesanan sementara, volume keberangkatan tertinggi terjadi pada Jumat, 14 Agustus 2026, dengan 34.296 pelanggan,” kata Franoto dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Sejumlah kota yang menjadi tujuan favorit pelanggan pada periode libur panjang tersebut, antara lain Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Purwokerto, Bandung, dan Jember.

Pada periode 13-18 Agustus 2026, terdapat 69 perjalanan KA Jarak Jauh reguler per hari, yang terdiri dari 35 perjalanan dari Stasiun Gambir dan 34 perjalanan dari Stasiun Pasar Senen.

KAI juga menyiapkan tujuh perjalanan KA tambahan dari Stasiun Gambir, yaitu dua perjalanan KA Purwojaya relasi Gambir-Purwokerto, KA Batavia relasi Gambir-Solo Balapan, KA Argo Parahyangan relasi Gambir-Bandung. Kemudian, KA Argo Anjasmoro relasi Gambir-Surabaya Pasarturi, KA Gajayana Tambahan relasi Gambir-Malang, dan KA Cheribon Fakultatif relasi Gambir-Cirebon.

Selain itu, KAI Daop 1 Jakarta juga menyiapkan layanan KA Pangrango dan KA Siliwangi. Untuk KA Pangrango, tersedia 22.080 tempat duduk selama periode 13-18 Agustus 2026, dengan jumlah pemesanan sementara mencapai 13.404 tiket. Sementara untuk KA Siliwangi, tersedia 11.448 tempat duduk, dengan jumlah pemesanan sementara sebanyak 485 tiket.

Franoto mengimbau masyarakat yang akan menggunakan kereta api agar merencanakan perjalanan dengan baik, termasuk memperhitungkan waktu tempuh menuju stasiun keberangkatan.

Calon penumpang juga diimbau agar membawa barang bawaan secukupnya sesuai ketentuan agar mobilitas di stasiun maupun selama berada di dalam kereta tetap nyaman. “KAI Daop 1 Jakarta berkomitmen memastikan seluruh aspek pelayanan dan operasional berjalan optimal selama momentum libur panjang HUT ke-81 RI,” tutup Franoto. (ip/jh. Foto: Dok. KAI)

Mengenal Alex Widi Kristiono Anggota Dewan Komisaris BEI

BusinessUpdate – Alex Widi Kristiono ditunjuk menjadi anggota dewan komisaris PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BEI pada Rabu (12/8/2026).

Pengangkatan tersebut seiring dengan pengunduran diri Oki Ramadhana sebagai Komisaris PT BEI, karena telah ditetapkan sebagai Chief Executive Officer (CEO) Indonesia Investment Authority (INA).

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik dalam konferensi pers seusai RUPSLB menjelaskan pengangkatan Alex Widi Kristiano juga ditetapkan dalam Surat Keputusan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 4 Agustus 2026. Kemudian Alex Widi Kristiano akan melanjutkan sisa masa jabatan komisaris yang digantikannya, yakni periode 2024-2028.

Alex merupakan profesional yang memiliki pengalaman lebih dari tiga dekade di industri pasar modal, jasa keuangan, dan korporasi. Saat ini menjabat sebagai Director of Risk Management & Operations PT Mandiri Sekuritas sejak 1 Juli 2022, dan mengemban jabatan sebagai Plt. Direktur Utama Mandiri Sekuritas.

Dalam posisi tersebut, Alex bertanggung jawab mengawasi fungsi manajemen risiko, legal dan kepatuhan, treasury, settlement and custody, hingga keamanan informasi perusahaan.

Sebelum bergabung dengan Mandiri Sekuritas, Alex pernah menduduki berbagai posisi strategis, antara lain sebagai Managing Director PT Indo Premier Sekuritas, Direktur Keuangan PT South Pacific Viscose, Direktur Utama PT Cardig Aero Services, Manager Business Development Cabot Indonesia, serta Direktur Keuangan PT Pangansari Utama.

Pada awal kariernya, ia pernah bekerja di Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) sebagai Assistant Vice President Loan Work Out serta berkarier di sektor perbankan sebagai analis kredit.

Soal pendidikan, Alex meraih gelar Master of Arts in International Business and Management dari University of Westminster, Inggris, setelah sebelumnya menyelesaikan pendidikan sarjana Hubungan Internasional di Universitas Katolik Parahyangan.

Ia juga mengikuti berbagai program pendidikan eksekutif, termasuk Designing and Executing Corporate Strategy di Harvard Business School pada 2024. Alex turut mengantongi lisensi profesi pasar modal sebagai Wakil Pedagang Perantara Efek (WPPE) dan Wakil Penjamin Emisi Efek (WPEE) dari OJK.

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menerangkan masuknya Alex sebagai anggota Dewan Komisaris menggantikan posisi Oki Ramadhana yang pada 13 Mei 2026 mengajukan surat pengunduran diri dari jabatan tersebut.

Adapun pengangkatan Alex Widi oleh RUPSLB BEI merupakan tindak lanjut dari penetapan Alex Widi sebagai calon anggota Dewan Komisaris Pengganti BEI oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penetapan tersebut dilakukan untuk mengisi jabatan anggota Dewan Komisaris BEI yang kosong dan dilakukan dengan persetujuan pemegang saham melalui RUPSLB.

BEI menyampaikan penetapan tersebut mengacu pada surat OJK Nomor SR-13/D.04/2026 tertanggal 4 Agustus 2026 tentang Penetapan Calon Anggota Dewan Komisaris Pengganti PT Bursa Efek Indonesia Masa Jabatan 2024–2028. (pa/jh. Foto: Dok. Investortrust)

Pemakai Gemini Capai Satu Miliar Pengguna Aktif Bulanan

BusinessUpdate – CEO Google Sundar Pichai melalui unggahan di platform X menyatakan pemakai aplikasi Gemini sudah mencapai satu miliar pengguna aktif bulanan.

Dalam laporan TechCrunch, Selasa (11/8/2026) waktu setempat, capaian ini menandakan Gemini menjadi produk Google ke-14 yang mencapai pengguna di angka satu miliar.

Pertumbuhan pengguna tersebut, menunjukkan bahwa Gemini mampu mengimbangi ChatGPT milik OpenAI yang juga sebelumnya mencapai satu miliar pengguna aktif bulanan pada Juni 2026. Menariknya angka baru terkait pengguna yang ditorehkan Gemini itu benar-benar murni dari aplikasinya saja dan tidak terhubung dengan integrasi lainnya.

Pemanfaatan Gemini oleh Google terbilang masif dibuktikan dengan banyaknya integrasi yang dilakukan perusahaan terhadap AI itu. Gemini tersedia di layanan Google Search, Workspace, Android, dan tentu di aplikasi khususnya sendiri.

Kabar terbaru capaian Gemini ini melengkapi prestasi Google yang telah ditorehkan lewat Mode AI di layanan Search miliknya. Mode AI sendiri diketahui telah berhasil menggaet lebih satu miliar pengguna aktif bulanan secara global.

Pengembangan Gemini pun terus dilakukan, Google terus konsisten meluncurkan model dan fitur baru, termasuk Gemini 3.5 Flash yang menurut Google dirancang untuk meningkatkan pengkodean dan tugas agen AI otonom.

Beragam inovasi yang dibuat Google dan dihadirkan lewat Gemini menjadi alasan capaian pengguna tersebut dapat diraih. Google sendiri mencatat ada 63% pengguna Gemini yang memilih berbicara langsung dengan asisten AI-nya menggunakan fitur suara.

Selain itu, banyak juga pengguna yang membuat gambar setiap harinya lewat Gemini dengan total AI itu telah menghasilkan lebih dari 150 juta gambar setiap hari.

Dan pertumbuhan Gemini tidak terbatas pada produk Google sendiri. Perusahaan tersebut mengatakan bahwa mereka sekarang memiliki lebih dari 100 juta pengguna aktif di iOS.

Pencapaian penting ini terjadi tepat setelah pengumuman pendapatan kuartal II/2026, di mana perusahaan merayakan pencapaian lebih dari 950 juta pengguna bulanan, dengan pengguna aktif harian meningkat tiga kali lipat tahun lalu. Pengumuman ini juga datang menjelang acara Made by Google, di mana diharapkan akan ada lebih banyak fitur berbasis Gemini yang diluncurkan di seluruh perangkat Pixel. (ip/jh. Foto: Dok. Google)

Pertamina Dukung Program Perampingan Usaha dari Presiden Prabowo

BusinessUpdate – PT Pertamina (Persero) menegaskan perseroan mendukung penuh program penataan anak usaha BUMN (business streamlining) sebagai bagian dari transformasi berkelanjutan perusahaan menyusul arahan Presiden Prabowo Subianto untuk merampingkan struktur usaha.

Vice President (VP) Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron mengatakan, Pertamina telah menjalankan program itu sepanjang semester I/2026.

“Program streamlining yang telah dilakukan di semester I/2026 dengan menggabungkan tiga entitas sektor hilir telah terbukti mampu memperkuat rantai pasok energi nasional, meningkatkan efisiensi, sekaligus resiliensi bisnis yang sesuai dengan arahan Presiden dalam Inpres No.7 Tahun 2026 tentang percepatan program penataan BUMN dan/atau anak usaha BUMN,” tutur Baron dikutip dari Bisnis, Rabu (12/8/2026).

Adapun, penggabungan tiga anak usaha yang dimaksud adalah merger PT Pertamina Patra Niaga (PPN), PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), dan PT Pertamina International Shipping (PIS) menjadi satu entitas terpadu di bawah subholding downstream.

Langkah tersebut resmi diambil pada Februari 2026. Langkah ini ditujukan untuk memangkas inefisiensi antarperusahaan, mempercepat pengambilan keputusan, dan menciptakan penghematan biaya operasional hingga puluhan triliun rupiah setiap tahunnya. Selama proses integrasi, perusahaan memastikan bahwa tidak ada pemutusan hubungan kerja(PHK).

Sebelumnya, Presiden Prabowo memerintahkan badan usaha milik negara (BUMN), seperti PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero), untuk merampingkan struktur usahanya. Hal itu disampaikan Prabowo dalam pertemuan dengan Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri di kediaman Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (9/8/2026) sore.

Pertemuan tersebut membahas dua agenda besar yang terus didorong Presiden Prabowo, yaitu membangun kemandirian energi dengan kekuatan sumber daya nasional, serta memastikan BUMN dikelola secara semakin efektif, efisien, dan berorientasi pada kepentingan negara dan rakyat.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, Presiden Prabowo memberikan arahan terkait pembenahan tata kelola perusahaan negara. “Dalam pertemuan tersebut Presiden Prabowo juga memerintahkan pengurangan layer-layer dan anak cucu perusahaan di Pertamina, PLN, dan BUMN lainnya,” ujar Teddy melalui keterangan resmi, Senin (10/8/2026).

Penyederhanaan struktur tersebut, kata Teddy, diarahkan untuk menciptakan BUMN yang lebih lincah dan produktif. Dengan rantai birokrasi yang lebih pendek, proses pengambilan keputusan diharapkan dapat berlangsung lebih cepat sekaligus menjaga efisiensi perusahaan negara. (rn/jh. Foto: Dok. Pertamina)

Pelindo Multi Terminal Angkut 59,59 Juta Ton Barang pada Semester I/2026

BusinessUpdate – PT Pelindo Multi Terminal, anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero), mencatat arus barang mencapai 59,59 juta ton atau meter kubik sepanjang semester I/2026, atau tumbuh 10,85% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Performa operasional yang terus bertumbuh jadi bagian penguatan fundamental bisnis perusahaan dalam mendukung kelancaran arus logistik serta aktivitas perdagangan nasional,” kata SVP Sekretariat Perusahaan Pelindo Multi Terminal Finan Syaifullah, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Pertumbuhan tersebut didukung oleh peningkatan sejumlah segmen komoditas utama. Arus general dan bag cargo tercatat sebesar 14,56 juta ton, meningkat dari 13,72 juta ton pada 2025 atau tumbuh 6,11%. Sementara itu, komoditas curah cair mencapai 14,41 juta ton, naik dari 13,34 juta ton pada periode yang sama tahun lalu atau tumbuh 7,97%.

Segmen curah kering mencatatkan pertumbuhan signifikan dengan realisasi 30,63 juta ton, meningkat dari 26,69 juta ton pada 2025 atau tumbuh 14,74%. Adapun arus komoditas gas mencapai 8,12 juta MMBTU, meningkat dari 7,77 juta MMBTU atau tumbuh 4,49%.

“Capaian ini menjadi refleksi dari upaya berkelanjutan Pelindo Multi Terminal dalam memperkuat kualitas layanan, meningkatkan efektivitas operasional, serta menghadirkan pengelolaan terminal nonpeti kemas yang semakin andal dan berdaya saing,” ucap Finan.

Finan menyampaikan peningkatan kinerja tersebut tidak terlepas dari konsistensi perusahaan dalam menjalankan transformasi operasional melalui penguatan proses bisnis, sumber daya manusia, teknologi, peralatan, infrastruktur, serta penerapan standar health, safety, security, and environment (HSSE).

“Pelindo Multi Terminal terus berkomitmen menjaga keandalan operasional terminal melalui inovasi dan transformasi yang berkelanjutan. Dengan layanan yang semakin efektif dan terintegrasi, kami berharap dapat terus memberikan kontribusi dalam memperlancar rantai logistik nasional,” jelas Finan.

Capaian positif Pelindo Multi Terminal Group tersebut selaras dengan agenda strategis Danantara Indonesia dalam mendorong penguatan konsistensi layanan dan keandalan operasional perusahaan negara guna menjaga kelancaran distribusi logistik serta mendukung pertumbuhan aktivitas perdagangan nasional.

Sebagai operator terminal nonpeti kemas, Pelindo Multi Terminal terus memperkuat perannya dalam menghadirkan layanan terminal nonpeti kemas yang modern, aman, dan berdaya saing melalui pengembangan teknologi, peningkatan produktivitas, serta penguatan ekosistem kepelabuhanan Indonesia. (pa/jh. Foto: Dok. Pelindo Multi Terminal)

YouTube Perketat Syarat Monetisasi Bagi Kreator Baru

BusinessUpdate – YouTube memperketat syarat monetisasi bagi kreator baru dalam YouTube Partner Program (YPP) yang akan berlaku mulai 1 Februari 2027. Persyaratan jam tayang dan jumlah penayangan Shorts melonjak dua kali lipat dari aturan sebelumnya guna mendorong konten yang lebih orisinal dan berkualitas.

Dilansir dari laporan Tech Crunch pada Senin (10/8/2026) waktu setempat, kreator konten baru yang ingin mendapatkan penghasilan harus mengumpulkan sedikitnya 8.000 jam tayang dalam satu tahun terakhir atau 20 juta penayangan Shorts dalam 90 hari terakhir.

Jumlah jam tayangan yang ditetapkan kini lebih tinggi dibandingkan ketentuan sebelumnya, yakni 1.000 subscriber dan 4.000 jam tayang dalam satu tahun terakhir, atau 1.000 subscriber dan 10 juta penayangan Shorts dalam 90 hari terakhir. Ketentuan baru tersebut tidak akan berdampak pada kreator lama yang sudah tergabung dalam YouTube Partner Program.

Selain itu, kreator harus mempertahankan sedikitnya 10 juta penayangan Shorts dalam jangka waktu 90 hari untuk terus memperoleh pendapatan melalui program Shorts Creators Pool.

Kanal yang belum memenuhi syarat tersebut tetap dapat menjadi bagian dari program mitra dan memperoleh pendapatan dari konten video berdurasi panjang. Pendapatan dari Shorts akan kembali diberikan setelah kanal kembali mencapai 10 juta penayangan dalam 90 hari.

Perubahan ketentuan monetisasi ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan pertumbuhan YouTube yang kini mencatat lebih dari 200 miliar penayangan Shorts setiap hari serta lebih dari 1 miliar jam waktu menonton melalui televisi setiap harinya.

Dalam pengumuman yang sama, YouTube juga memperluas layanan berlangganan Premium Lite ke seluruh negara yang telah menyediakan YouTube Premium. Premium Lite menawarkan pengalaman menonton tanpa iklan pada sebagian besar video, serta fitur mengunduh video untuk ditonton secara luring dan memutar video di latar belakang.

Kreator konten akan memperoleh bagian dari pendapatan berdasarkan waktu menonton dan jumlah penayangan yang berasal dari pelanggan. YouTube menetapkan pembagian 55% untuk kreator video berdurasi panjang dan 45% untuk kreator Shorts.

YouTube mengatakan kehadiran pelanggan Premium tambahan berpotensi meningkatkan pendapatan kreator karena mitra rata-rata memperoleh pendapatan lebih tinggi ketika pengguna berlangganan Premium dibandingkan ketika pengguna menonton video dengan iklan. (ip/jh)

BCA Syariah Raih Laba Rp109,4 Miliar Sepanjang Semester I/2026

BusinessUpdate – PT Bank BCA Syariah membukukan laba setelah pajak senilai Rp109,4 miliar pada semester I/2026, tumbuh 9,2% secara tahunan (yoy).

Pertumbuhan laba BCA Syariah tersebut ditopang oleh peningkatan pendapatan dari penyaluran pembiayaan yang sejalan dengan ekspansi bisnis perseroan. Berdasarkan paparan kinerja perseroan, financing income BCA Syariah mencapai Rp512,9 miliar per Juni 2026, meningkat 16,6% secara tahunan dari Rp439,8 miliar pada Juni 2025.

Pertumbuhan tersebut sejalan dengan pembiayaan yang meningkat 20,5% secara tahunan menjadi Rp13,58 triliun dari sebelumnya Rp11,27 triliun. Meski demikian, pertumbuhan laba masih lebih rendah dibandingkan kenaikan financing income.

Salah satu faktor yang menahan laju profitabilitas adalah kenaikan biaya dana (cost of fund) yang mencapai Rp267,3 miliar, tumbuh 5,8% secara tahunan. Dengan demikian, pendapatan margin BCA Syariah tercatat Rp422,3 miliar, tumbuh 13,4% dari Rp372,4 miliar pada Juni 2025.

Di tengah tekanan biaya dana tersebut, BCA Syariah masih berupaya memperkuat struktur pendanaan melalui penghimpunan dana murah. Total dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 10,2% menjadi Rp15,39 triliun. Dana murah atau CASA mencapai Rp6,53 triliun atau sekitar 42,4% dari total DPK. Pertumbuhan terutama berasal dari giro yang meningkat 23,2% menjadi Rp3,81 triliun, sementara tabungan tumbuh 4,5% menjadi Rp2,72 triliun.

Di sisi lain, pendapatan berbasis komisi dan pendapatan lainnya menjadi salah satu penopang tambahan. Pos tersebut tumbuh 30,4% menjadi Rp37,7 miliar pada semester I/2026. Namun, kenaikan biaya operasional turut membatasi pertumbuhan laba. Beban operasional BCA Syariah meningkat 20,3% menjadi Rp293,9 miliar.

Kenaikan tersebut terutama berasal dari biaya tenaga kerja dan biaya umum serta administrasi. Dari sisi kualitas pembiayaan, rasio non-performing financing (NPF) gross berada di level 1,84% pada Juni 2026, meningkat dari 1,75% pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara NPF net tercatat 0,41%. (rn/jh. Foto: Dok. BCA Syariah)

Festival Kopi Papua Catat Transaksi Rp1,12 Miliar

BusinessUpdate – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Papua mencatat transaksi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mencapai Rp1,12 miliar selama tiga hari pelaksanaan Festival Kopi (Feskop) Papua ke-9 Tahun 2026 di Kota Jayapura.

Kepala Kantor Perwakilan BI Papua Warsono di Jayapura, mengatakan capaian tersebut menjadi salah satu hasil positif penyelenggaraan Festival Kopi Papua 2026 yang tidak hanya menjadi ajang promosi kopi Papua, tetapi juga membuka peluang pengembangan UMKM dan perluasan akses pasar.

“Secara keseluruhan, penyelenggaraan Festival Kopi Papua 2026 mencatat sejumlah capaian yang membanggakan, salah satunya omzet transaksi UMKM mencapai Rp1.126.558.000,” kata Warsono dalam keterangan resmi, Selasa (11/8/2026).

Menurut Warsono, festival tersebut juga mencatat nominal transaksi melalui Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) sebesar Rp706.734.000. “Selain itu Festival Kopi Papua 2026 juga berhasil menarik sekitar 14.000 pengunjung serta menghasilkan business matching senilai Rp2.455.000.000,” ujarnya.

Kegiatan tersebut diikuti 60 UMKM yang bergerak di sektor kopi, makanan dan minuman (F&B), serta kerajinan dan fesyen. “Selain pasar domestik, promosi kopi Papua juga dilakukan melalui tiga ajang internasional, yakni World of Coffee San Diego, Amsterdam Coffee Festival, dan World of Coffee Bangkok,” katanya.

Ia menambahkan untuk itu kolaborasi dan jejaring yang terbentuk selama festival diharapkan menjadi awal dari tindak lanjut yang berkelanjutan. “Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan mitra strategis untuk mendukung pengembangan UMKM, peningkatan kapasitas pelaku usaha, perluasan digitalisasi, akses pembiayaan, serta promosi kopi Papua ke pasar yang lebih luas” tutupnya. (ip/jh. Foto: Dok.

Proses Docking 12 Kapal Milik Pertamina Patra Niaga Rampung

BusinessUpdate – PT Pertamina Patra Niaga menyesaikan proses docking terhadap 12 unit kapal pada periode Februari 2026 hingga Juli 2026 sebagai bagian dari program pemeliharaan berkala.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan pelaksanaan docking tersebut merupakan komitmen perusahaan dalam memastikan armada laut selalu memenuhi standar keselamatan, keamanan, dan kelaiklautan guna mendukung kelancaran distribusi energi nasional.

Sebanyak 12 kapal yang telah menyelesaikan proses docking terdiri atas 2 kapal minyak mentah, 3 kapal gas dan petrokimia, 4 kapal produk I, dan 3 kapal produk II.

Armada kapal tersebut meliputi MT Serui, MT Gede, Transko Bima, Transko Aquila, Transko Aries, PIS Cepu, MT Matindok, MT Kasim, MT Pegadun, MT Sambu, MT Kamojang, dan MT Pasaman.

“Seluruh kegiatan pemeliharaan dilaksanakan di beberapa galangan kapal nasional melalui inspeksi, perawatan menyeluruh, penggantian komponen, serta pengujian operasional sebelum kapal kembali bertugas mendukung distribusi energi nasional,” ujar Kitty dalam keterangan resmi, Selasa (11/8/2026).

Seluruh proses docking dirancang agar pemeliharaan armada dapat berjalan beriringan dengan operasional distribusi energi, sehingga tidak mengganggu pasokan kepada masyarakat.

“Program docking merupakan bentuk komitmen kami untuk memastikan pemeliharaan armada berjalan beriringan dengan operasional distribusi energi. Melalui pengaturan jadwal armada yang terencana, kami memastikan kontinuitas pasokan BBM, LPG, avtur, dan produk energi lainnya kepada masyarakat tetap terjaga,” ujar Kitty.

Selama proses docking, setiap kapal menjalani pemeriksaan menyeluruh terhadap struktur lambung, sistem propulsi, mesin utama dan mesin bantu, sistem perpipaan, tangki muatan, peralatan navigasi, hingga perangkat keselamatan.

Selain itu, dilakukan pemeliharaan preventif, pengecatan ulang lambung kapal, penggantian komponen yang telah mencapai masa pakai, serta pengujian kelaiklautan sesuai standar industri maritim dan ketentuan klasifikasi yang berlaku.

Pemeliharaan armada secara berkala menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memastikan setiap kapal selalu berada dalam kondisi prima dan siap mendukung distribusi energi di seluruh Indonesia.

“Keandalan armada laut menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran distribusi energi kepada masyarakat. Melalui program docking yang dilakukan secara berkala, Pertamina Patra Niaga memastikan setiap kapal berada dalam kondisi prima sehingga siap mendukung distribusi BBM, LPG, avtur, maupun produk energi lainnya secara aman, andal, dan berkelanjutan,” sebutnya.

Sebagai bagian dari penguatan sistem logistik energi nasional, lanjutnya, Pertamina Patra Niaga akan terus melaksanakan program pemeliharaan armada secara berkelanjutan dengan mengedepankan aspek health, safety, security, and environment (HSSE), kepatuhan terhadap regulasi maritim, serta penerapan praktik operasional terbaik.

“Upaya ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga distribusi energi nasional yang aman, andal, dan berkelanjutan,” tutup Kitty. (pa/jh. Foto: Dok. Pertamina Patra Niaga)