Home Blog Page 78

Brantas Abipraya Bangun Ifrastruktur di Sumbar dan Sumut Pascabencana

BusinessUpdate – PT Brantas Abipraya (Persero) bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membangun infrastruktur dalam program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatra Barat dan Sumatra Utara.

Pekerjaan difokuskan pada normalisasi sungai dan penguatan tebing guna meningkatkan ketahanan infrastruktur sekaligus mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana.

Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya Dian Sovana mengatakan, keterlibatan perusahaan dalam program tersebut merupakan bentuk dukungan BUMN Karya terhadap upaya pemerintah memulihkan kondisi masyarakat dan infrastruktur di daerah terdampak.

Dian mengatakan, pembangunan yang dilakukan tidak hanya bertujuan memperbaiki kerusakan akibat bencana banjir dan longsor, tetapi juga menyediakan infrastruktur yang lebih kuat sehingga mampu mengurangi risiko kerusakan pada masa mendatang.

“Kami bekerja sama dengan Kementerian PU untuk memastikan setiap pekerjaan, mulai dari normalisasi alur sungai hingga perkuatan tebing, benar-benar menjawab kebutuhan warga di lapangan,” ujar Dian dalam keterangan resmi, Rabu (8/7/2026).

Di Sumatra Barat, penanganan mencakup 10 wilayah, yakni Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kota Bukittinggi, Kota Payakumbuh, Kota Pariaman, dan Kota Padang.

Sementara itu, pekerjaan normalisasi alur sungai dilakukan melalui pengerukan sedimentasi untuk mengembalikan kapasitas aliran sungai dan mengurangi risiko banjir. Kegiatan tersebut dikerjakan di Desa Rantobi, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, serta di Batang Bayang, Batang Lengayang, dan Batang Palangai, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat.

Kemudiaan, Brantas Abipraya juga membangun perkuatan tebing menggunakan bronjong di Desa Pisang Palah, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara. Pekerjaan ini bertujuan melindungi kawasan permukiman dari ancaman longsor dan erosi.

Ia menambahkan, pembangunan kembali kawasan terdampak bencana tidak hanya berfokus pada memperbaiki infrastruktur yang rusak, tetapi juga bertujuan memulihkan rasa aman masyarakat dan memperkuat ketahanan wilayah.

“Kami ingin masyarakat di Sumatra Barat dan Sumatra Utara merasakan bahwa pemulihan ini nyata, bukan hanya perbaikan fisik, tetapi juga pemulihan rasa aman dan keberlangsungan aktivitas sehari-hari,” katanya.

Sebagai perusahaan konstruksi milik negara, Brantas Abipraya pun memastikan akan terus mendukung program pembangunan nasional melalui penyediaan infrastruktur yang aman, tangguh, dan berkelanjutan.

Keterlibatan perusahaan dalam rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana diharapkan dapat membantu meningkatkan ketahanan wilayah sekaligus mendukung aktivitas masyarakat di daerah terdampak. (rn/jh. Foto: Dok. Brantas Abipraya)

KAI Percepat Pengembangan Peron di Stasiun Bogor untuk Operasional KRL 12 Kereta

BusinessUpdate – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mempercepat peningkatan kapasitas layanan di lintas Bogor Line dengan mengoperasikan rangkaian KRL dengan formasi 12 kereta (SF12) seiring tingginya jumlah pengguna KRL yang terus meningkat setiap tahun.

Data KAI menunjukkan Bogor Line masih menjadi lintas KRL dengan jumlah pelanggan terbesar di Jabodetabek. Selama Januari hingga Juni 2026, lintasan tersebut telah melayani sekitar 78,08 juta pelanggan, mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat dari Bogor, Depok, Citayam, hingga wilayah penyangga Jakarta yang mengandalkan transportasi berbasis rel.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, tren kenaikan jumlah penumpang menjadi dasar bagi perusahaan untuk terus memperbesar kapasitas layanan agar perjalanan masyarakat tetap aman, nyaman, dan andal.

“Bogor Line menjadi salah satu lintas utama yang menopang mobilitas harian masyarakat. Dengan 78,08 juta pelanggan pada Semester I/2026, penguatan kapasitas layanan menjadi kebutuhan penting agar perjalanan masyarakat dapat terus berjalan lebih tertata, nyaman, dan andal,” ujar Anne dalam keterangannya, dikutip Rabu (8/7/2026).

KAI mencatat jumlah pengguna Bogor Line terus bertumbuh dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2022, lintasan tersebut melayani sekitar 102,05 juta pelanggan, kemudian meningkat menjadi 133,04 juta pelanggan pada 2023. Angka itu kembali naik menjadi 145,92 juta pelanggan pada 2024 dan mencapai 155,01 juta pelanggan sepanjang 2025.

Tingginya aktivitas tersebut juga tecermin di Stasiun Bogor yang menjadi stasiun dengan volume penumpang terbesar di jaringan KRL Jabodetabek. Sepanjang semester pertama 2026, Stasiun Bogor mencatat sekitar 18,45 juta pergerakan penumpang, terdiri atas sekitar 9,37 juta penumpang masuk (gate in) dan 9,08 juta penumpang keluar (gate out). Rata-rata aktivitas di stasiun tersebut mencapai sekitar 101.942 pergerakan penumpang setiap hari.

Sementara itu, lima stasiun dengan volume penumpang tertinggi selama periode Januari-Juni 2026 adalah Stasiun Bogor dengan 18,45 juta pergerakan, disusul Stasiun Tanah Abang sekitar 17,29 juta, Stasiun Sudirman 13,08 juta, Stasiun Citayam 11,47 juta, dan Stasiun Bekasi 11,43 juta.

Untuk mengantisipasi peningkatan permintaan layanan, KAI tengah menyelesaikan pengembangan peron di jalur 6, 7, dan 8 Stasiun Bogor agar dapat melayani operasional KRL dengan rangkaian 12 kereta. Menurut Anne, penggunaan rangkaian yang lebih panjang akan meningkatkan daya angkut dalam setiap perjalanan sekaligus mengurangi kepadatan penumpang, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja.

“Kesiapan SF12 menjadi bagian dari upaya memperbesar kapasitas dalam satu perjalanan. Bagi pelanggan, manfaatnya dapat dirasakan melalui ruang layanan yang lebih memadai, alur naik-turun yang lebih tertata, dan kesiapan perjalanan yang semakin baik, terutama pada jam sibuk,” katanya.

Pekerjaan pengembangan peron yang dimulai pada 15 April 2026 kini telah memasuki tahap akhir dan ditargetkan rampung pada 15 Juli 2026. Lingkup pekerjaan meliputi pembangunan struktur dan arsitektur peron, sistem mekanikal, elektrikal, dan perpipaan (MEP), pekerjaan jalur rel, hingga penyesuaian listrik aliran atas (LAA).

KAI juga menambah kanopi di area peron untuk meningkatkan kenyamanan penumpang saat menunggu kereta. Sebagai bagian dari proses pengujian, KAI telah melakukan uji beban menggunakan lokomotif pada 29 Juni 2026, kemudian dilanjutkan dengan uji operasional rangkaian KRL pada 1 Juli 2026 guna memastikan kesiapan infrastruktur sebelum digunakan secara penuh.

Selain memperbesar kapasitas layanan di Stasiun Bogor, KAI bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan juga terus mempersiapkan integrasi antara Stasiun Bogor dan Stasiun Bogor Paledang. Langkah tersebut diharapkan mempermudah perpindahan penumpang menuju layanan KA Pangrango maupun moda transportasi lanjutan di kawasan Bogor.

“KAI ingin memastikan peningkatan layanan dilakukan sesuai kebutuhan pelanggan. Bogor Line melayani jutaan perjalanan masyarakat setiap tahun, sehingga kesiapan kapasitas, keselamatan, dan konektivitas menjadi perhatian utama dalam pengembangan layanan,” tutup Anne. (pa/jh. Foto: Haris)

ASDP Layani Dua Juta Penumpang pada Musim Libur Sekolah

BusinessUpdate – Selama musim libur sekolah dari 20 Juni hingga 5 Juli 2026, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah mengangkut 2 juta penumpang serta 502.490 unit kendaraan.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan kelancaran operasional selama periode libur sekolah tidak terlepas dari persiapan yang dilakukan jauh hari. Menurutnya, keberhasilan tersebut juga ditopang sinergi yang kuat antara ASDP, regulator, aparat keamanan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam memastikan layanan penyeberangan tetap berjalan optimal.

“Peningkatan mobilitas masyarakat selama libur sekolah dapat kami layani dengan baik melalui berbagai langkah antisipatif dan penguatan operasional,” kata Heru dalam keterangannya, Selasa (7/7/2026).

Ia menegaskan, fokus perseroan tidak hanya pada peningkatan kapasitas layanan, tetapi juga memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi pengguna jasa.

Pada lintasan Merak–Bakauheni (PP), ASDP melayani 1.236.168 penumpang, meningkat 4,21% dibandingkan periode sebelumnya. Jumlah kendaraan yang diseberangkan mencapai 289.794 unit, atau tumbuh 3,66%.

Sementara itu, di lintasan Ketapang–Gilimanuk (PP), ASDP melayani 816.016 penumpang, meningkat 0,95%, dengan jumlah kendaraan mencapai 212.696 unit, atau naik 3,87% dibandingkan periode sebelumnya.

Untuk menjaga kelancaran arus penyeberangan di tengah lonjakan trafik, ASDP mengoptimalkan armada dan kapasitas pelabuhan, memperkuat personel operasional di lapangan, menerapkan sistem delaying pada sejumlah buffer zone, serta mempererat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan.

Saat terjadi kepadatan di lintasan Ketapang–Gilimanuk, ASDP juga segera menerapkan pola operasi Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) serta mengoperasikan kapal perbantuan di Dermaga Bulusan (LCM) guna mempercepat proses bongkar muat dan mengurai antrean kendaraan.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menjelaskan ASDP turut mendukung kebijakan Pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat melalui program stimulus berupa diskon tarif jasa pelabuhan sebesar 100%, atau rata-rata memberikan penghematan sekitar 21,9% dari total tarif penyeberangan.

Program tersebut diterapkan di 14 pelabuhan yang melayani tujuh lintasan strategis nasional. Selama periode keberangkatan 20 Juni hingga 5 Juli 2026, sebanyak 1,12 juta pengguna jasa telah memanfaatkan program tersebut, atau mencapai 93,25% dari target 1,2 juta penerima manfaat.

“Capaian ini mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan program stimulus sekaligus menunjukkan bahwa kebijakan tersebut efektif membantu masyarakat mengakses layanan penyeberangan dengan tarif yang lebih terjangkau,” jelas Windy.

Ia mengatakan, hal ini sejalan dengan pernyataan Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhana, yang menyampaikan program stimulus tersebut bertujuan menjaga keterjangkauan biaya transportasi selama libur sekolah sekaligus mendorong perputaran ekonomi nasional. (ip/jh. Foto: Dok. ASDP)

InJourney Airports: 6 Maskapai Siap Buka Rute Penerbangan di Bandara Husein Sastranegara

BusinessUpdate – PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports melakukan optimalisasi kelayakan operasional Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, sebagai gerbang untuk penerbangan domestik hingga internasional.

Persiapan itu meliputi pemenuhan persyaratan aspek keamanan, keselamatan dan pelayanan yang ditetapkan Kementerian Perhubungan agar bandara dapat melayani penerbangan berjadwal dalam negeri dan luar negeri dengan pesawat jet dan propeler.

“Kami memastikan optimalisasi turut memperkuat konektivitas penerbangan domestik maupun internasional agar bandara ini dapat berkontribusi maksimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Jawa Barat,” ujar Corporate Secretary Group Head InJourney Airports Arie Ahsanurrohim dalam keterangan di Tangerang, Banten, Selasa (7/7/2026).

Untuk pembahasan terkait potensial rute penerbangan sudah dilakukan dengan maskapai-maskapai penerbangan baik maskapai domestik dan maskapai internasional. “Respons yang ada cukup positif terhadap kebijakan pemerintah ini, kami mencatat ada 6 maskapai yang menyatakan tertarik membuka penerbangan pesawat jet berjadwal di Bandung,” lanjutnya.

Menurut Arie, maskapai-maskapai tersebut sudah mengajukan untuk beroperasi di Bandung melayani penerbangan dari dan ke Bali, Balikpapan, Pontianak, Padang, Lampung, Pekanbaru, Kualanamu, Makassar, Palembang, Surabaya, hingga rute internasional yakni Singapura, serta Kuala Lumpur dan Johor Bahru (Malaysia).

“InJourney Airports akan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan untuk menindaklanjuti permohonan pembukaan rute-rute tersebut, memastikan rute penerbangan dapat mengakomodir kebutuhan masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi serta pariwisata khususnya di Jawa Barat,” paparnya.

Arie menegaskan, persiapan optimalisasi terus berjalan baik dan lancar melalui koordinasi lintas instansi yakni InJourney Airports selaku pengelola bandara dengan Kementerian Perhubungan, Pemprov Jawa Barat, Pemkot Bandung dan TNI AU.

Salah satu pencapaian adalah telah tibanya kendaraan tambahan Airport Rescue & Fire Fighting (ARFF) di Bandara Husein Sastranegara sejak pekan lalu sehingga kapasitas pelayanan pemadam dan penyelamatan dapat memenuhi kategori yang dipersyaratkan untuk mendukung pengoperasian pesawat jet.

Di aspek keamanan, telah didatangkan personel Aviation Security (Avsec) tambahan serta optimalisasi fasilitas pemeriksaan keamanan seperti mesin x-ray, walkthrough metal detector, handheld metal detector, sistem CCTV, serta peralatan keamanan lainnya sesuai standar keamanan penerbangan sipil. (ip/jh. Foto: Dok. InJourney Airports)

TransNusa Buka Tiga Rute Penerbangan Baru, Salah Satunya ke Bangkok

BusinessUpdate – PT TransNusa Aviation Mandiri (TransNusa) membuka satu rute internasional Jakarta–Bangkok serta dua rute domestik Denpasar–Wakatobi dan Denpasar–Waingapu guna memperkuat konektivitas regional, mendukung pariwisata, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Group CEO TransNusa, Datuk Bernard Francis, mengatakan pembukaan tiga rute baru tersebut merupakan bagian dari strategi ekspansi perusahaan untuk menghadirkan konektivitas yang lebih baik menuju berbagai destinasi potensial di Indonesia maupun kawasan Asia Tenggara.

“Kami percaya kemudahan akses transportasi menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat,” kata Bernard dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Langkah ini diharapkan mampu menjawab meningkatnya kebutuhan perjalanan wisata maupun bisnis, sekaligus memperluas akses menuju destinasi unggulan nasional.

Menurut Bernard, kemudahan akses transportasi menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di daerah tujuan. Karena itu, TransNusa terus memperluas jaringan penerbangan agar mobilitas masyarakat dan pelaku usaha semakin mudah.

Menurutnya, tingginya minat wisatawan Indonesia berkunjung ke Thailand, serta meningkatnya ketertarikan wisatawan Thailand menjelajahi Indonesia, menjadi peluang besar untuk memperkuat konektivitas kedua negara. Kehadiran rute Jakarta–Bangkok diharapkan mampu mempererat hubungan pariwisata sekaligus mendukung perdagangan, investasi, dan aktivitas bisnis regional.

Rute Jakarta–Bangkok dijadwalkan mulai beroperasi pada 6 Agustus 2026 dengan frekuensi dua kali penerbangan setiap hari. Seluruh penerbangan akan dilayani melalui Bandara Internasional Suvarnabhumi, Bangkok, yang memiliki konektivitas luas menuju berbagai kota di Thailand maupun destinasi internasional lainnya.

Penerbangan pertama akan berangkat dari Jakarta pukul 08.20 WIB dan tiba di Bangkok pukul 11.45 waktu setempat, sedangkan penerbangan kedua berangkat pukul 16.30 WIB dan tiba pukul 19.55 waktu setempat. Untuk menarik minat masyarakat, TransNusa menawarkan tarif promosi mulai Rp2.999.000 untuk perjalanan sekali jalan.

Selain memperkuat jaringan internasional, TransNusa juga memperluas layanan menuju Indonesia timur melalui pembukaan rute Denpasar–Wakatobi dan Denpasar–Waingapu. Kedua rute tersebut diharapkan mempermudah wisatawan domestik maupun mancanegara menjangkau destinasi unggulan yang selama ini membutuhkan perjalanan dengan transit.

Khusus rute Denpasar–Wakatobi, TransNusa menjadi maskapai pertama yang menyediakan penerbangan langsung dari Bali menuju kawasan wisata bahari tersebut. Kehadiran rute ini sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai pintu gerbang wisatawan internasional menuju berbagai destinasi unggulan di Indonesia timur.

Penerbangan Denpasar–Waingapu dijadwalkan mulai beroperasi pada 15 Juli 2026 dengan frekuensi empat kali sepekan, sedangkan Denpasar–Wakatobi mulai terbang pada 16 Juli 2026 sebanyak tiga kali sepekan. Penjualan tiket kedua rute telah dibuka sejak 30 Juni 2026.

Untuk mendukung pembukaan rute domestik baru tersebut, TransNusa menghadirkan tarif spesial mulai Rp1.349.000 bagi rute Denpasar–Waingapu dan Rp1.849.000 untuk Denpasar–Wakatobi.

Melalui ekspansi itu, TransNusa berharap mampu memperkuat konektivitas nasional dan regional, memperluas akses menuju destinasi wisata unggulan, serta mendorong pertumbuhan pariwisata dan ekonomi daerah secara berkelanjutan. (pa/jh. Foto: Dok. TransNusa)

PM India Berkunjung ke Candi Prambanan, Operasional Disesuaikan

BusinessUpdate – InJourney Destination Management (IDM) melakukan penyesuaian operasional pelayanan di Taman Wisata Candi Prambanan terkait dengan kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India Narendra Modi bersama Presiden RI Prabowo Subianto pada Rabu, 8 Juli 2026.

“Akses kunjungan bagi wisatawan tetap dibuka di area Candi Sewu, Candi Lumbung, Candi Bubrah dan Lapangan Siwa pada 7 dan 8 Juli 2026,” kata Direktur Komersial IDM Gistang Panutur di Yogyakarta, Selasa (7/7/2026).

Menurutnya, akses masuk wisatawan melalui Pintu Candi Sewu, Klaten, Jawa Tengah, dan tiket yang telah dibeli secara daring untuk tanggal tersebut tetap berlaku dengan penyesuaian area kunjungan serta tambahan fasilitas sebagai nilai tambah bagi pengunjung. Sementara, pembelian tiket di lokasi secara langsung (on site) hanya sampai pukul 15.00 WIB.

Penyesuaian operasional tidak mengurangi komitmen perusahaan dalam menghadirkan pengalaman heritage yang berkesan bagi wisatawan. “Pengunjung tetap memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi kekayaan budaya dan sejarah yang menjadi daya tarik utama kawasan dengan tetap mengedepankan aspek keamanan dan kenyamanan,” katanya.

IDM juga memastikan pengalaman pengunjung dengan mengeksplorasi Candi Sewu, Candi Bubrah dan Candi Lumbung tetap “exciting” dan “meaningful“, dengan tetap mengutamakan keamanan dan kenyamanan pengunjung. “Wisatawan masih bisa menikmati kekayaan nilai sejarah, budaya, di antara lanskap hijau yang asri dan menjadi karakter khas destinasi ini,” katanya.

Ia mengatakan penyesuaian operasional ini merupakan dukungan IDM terhadap penyelenggaraan agenda kenegaraan yang memiliki arti strategis bagi hubungan bilateral Indonesia dan India.

“Sebagai pengelola destinasi, kami mendukung penuh penyelenggaraan agenda kenegaraan ini melalui penyesuaian operasional yang dilakukan secara terencana, sehingga seluruh rangkaian kegiatan kenegaraan ini dapat berlangsung dengan aman, nyaman dan berkesan,” tutupnya. (rn/jh. Foto: Dok. IDM)

Pupuk Kujang Tanam Ribuan Mangrove di Pesisir Utara Karawang

BusinessUpdate – PT Pupuk Kujang menanam ribuan pohon mangrove di wilayah pesisir utara Kabupaten Karawang, Jawa Barat sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat pesisir. Penanaman mangrove ini digelar sebagai bagian dari rangkaian kegiatan HUT ke-51 PT Pupuk Kujang.

“Selain menanam mangrove, kami juga melakukan pendampingan kepada masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan di Dusun Tangkolak, Desa Sukakerta, Kecamatan Cilamaya Wetan,” kata Direktur Operasi dan Produksi, Arlyza Eka Wijayanti di Karawang, Selasa (7/7/2026).

Sebanyak 5.151 pohon mangrove ditanam di wilayah pesisir utara Karawang, tepatnya di Dusun Tangkolak, Desa Sukakerta, Kecamatan Cilamaya Wetan, Karawang. Departemen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pupuk Kujang membuat program pemberdayaan di lokasi tersebut sejak 2024.

Secara bertahap, Pupuk Kujang ikut berkontribusi membantu masyarakat melakukan berbagai kegiatan untuk menyelamatkan lingkungan pesisir yang kritis.

“Program penanaman mangrove dan pendampingan di Dusun Tangkolak ini adalah keinginan kami untuk berkontribusi dalam melindungi ruang hidup masyarakat pesisir. Kegiatan ini juga sebagai bentuk investasi sosial jangka panjang dan tanggung jawab lingkungan Pupuk Kujang,” tambah Arlyza.

Setelah dua tahun berjalan, perlahan-lahan, kawasan pesisir yang dulu rentan kini tampak rimbun oleh hutan mangrove. Selain itu, warga juga melakukan rekayasa lanskap dan vegetasi, dengan cara menggunakan alat penjebak sedimen yang dibuat dari rangkaian ban bekas dan bilah bambu.

Muhammad Fazri Farhani, tokoh penggerak dari Dusun Tangkolak mengatakan, melalui alat penjebak sedimen yang dibuat dari rangkaian ban bekas dan bilah bambu, terjadi reklamasi dengan proses alami, membentuk tanah timbul, memperkuatnya dengan hutan bakau hingga menambah daratan.

“Alat tersebut menjebak sedimen laut yang terbawa ombak ke daratan,sehingga mengunci lumpur yang dibawa gelombang terjebak di daratan tak kembali lagi ke laut,” katanya.

Ia menyampaikan, sebelum program tersebut dilakukan, garis pantai hampir menyentuh rumah di Dusun Tangkolak. Kemudian setelah program itu direalisasikan menghasilkan tanah timbul, garis pantai maju kira-kira 50 meter ke arah laut. “Daratan juga bertambah dan kami terus tanami pohon-pohon mangrove di tanah timbul ini,” katanya .

Dengan rekayasa lanskap tersebut, saat ini air tak lagi naik karena terhadang tanah timbul. Diharapkan tanah timbul bisa terus ditanami mangrove dan menjadi hutan bakau yang lebih rimbun dan kokoh. Sehingga tidak sekedar menjadi benteng desa dari ombak, namun hutan ini menjadi kawasan wisata terpadu yang berdampak bagi masyarakat.

Persoalan abrasi menjadi bagian dari ancaman di wilayah pesisir utara Karawang. Sesuai data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Karawang, hampir sepanjang pesisir utara Karawang mengalami abrasi, dan sepanjang 7,8 kilometer pesisir Karawang mengalami abrasi parah yang tersebar di enam kecamatan, termasuk Cilamaya.

Garis pantai Karawang telah mundur antara 50 hingga 300 meter ke arah daratan dalam 13 tahun terakhir. Bahkan di beberapa kecamatan, abrasi mengikis daratan hingga memutus jalan dan melenyapkan sebagian pemukiman warga. (pa/jh. Foto: Dok. Pupuk Kujang)

Tahun Ajaran Baru BATA Bidik Peningkatan Penjualan

BusinessUpdate – PT Sepatu Bata Tbk (BATA) membidik momentum belanja kebutuhan sekolah melalui kampanye Back to School 2026 di tengah kinerja kuartal I/2026 yang masih tertekan.

Pada Januari-Maret 2026, perseroan mencatat penjualan neto turun menjadi Rp90,55 miliar dari Rp94,92 miliar pada kuartal I/2025. Sedangkan, rugi tahun berjalan meningkat menjadi Rp20,03 miliar dari Rp19,70 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Melalui kampanye bertajuk “Fresh Steps, Big Goals”, Bata mengangkat peran orang tua, khususnya ayah, dalam mendampingi anak menyambut tahun ajaran baru, mulai dari mengambil rapor hingga menyiapkan perlengkapan sekolah. “Tahun ajaran baru bukan hanya tentang kembali ke sekolah, tetapi juga tentang dimulainya berbagai harapan, mimpi dan tujuan baru bagi setiap anak,” ujar Marketing Communication Bata Irena Anindita, melalui keterangan pers, dikutip Selasa (7/7/2026).

Melalui kampanye tersebut, BATA ingin mengajak lebih banyak orang tua, khususnya para ayah, untuk hadir dan terlibat dalam setiap langkah penting itu. “Kami percaya bahwa dukungan keluarga, dipadukan dengan produk yang nyaman dan berkualitas, dapat membantu anak melangkah dengan lebih percaya diri dalam meraih cita-cita mereka,” lanjutnya.

Kampanye tersebut juga menjadi bagian dari momentum menyambut tahun ajaran baru setelah anak menerima rapor dan bersiap memasuki jenjang pendidikan berikutnya. Bata berkolaborasi dengan komunitas ayah dan sejumlah figur orang tua untuk mengajak lebih banyak keluarga terlibat dalam persiapan sekolah anak.

Bata mengusung inisiatif Ayah Ambil Rapor sebagai ajakan agar para ayah lebih aktif mendampingi perjalanan pendidikan anak, termasuk saat memilih perlengkapan sekolah. Menurut perusahaan, persiapan sekolah bukan hanya melengkapi kebutuhan belajar, tetapi juga melibatkan anak memilih perlengkapan yang sesuai dengan kebutuhan dan aktivitasnya agar lebih percaya diri menjalani kegiatan di sekolah.

Salah satu perlengkapan yang menjadi perhatian ialah sepatu sekolah. Bata menghadirkan koleksi “Back to School 2026” yang dilengkapi teknologi Antibacterial Protection, bantalan empuk, serta material ringan untuk mendukung mobilitas anak selama beraktivitas.

“Ngeliat anak kita senang pilih-pilih sepatu baru di momentum yang tepat abis kita temenin anak kita ambil rapor kayaknya akan selalu jadi ‘core memory’ yang nggak cuma menyenangkan buat bapak tapi juga si kecil!” ujar Bapak2ID, dalam keterangannya.

“Memastikan sepatu yang cocok buat si kecil kayaknya Bata dari dulu sampai sekarang selalu menjadi pilihan yang gak pernah salah. Model dan teknologinya pun selalu berkembang. Contoh, sekarang sepatunya punya teknologi anti bakterial yang bikin kaki anak tetap segar seharian,” lanjutnya.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian interim yang berakhir pada 31 Maret 2026, penurunan penjualan terjadi di tengah membaiknya laba bruto perseroan. Bata menekan beban pokok penjualan menjadi Rp51,28 miliar dari Rp60,39 miliar pada kuartal I/2025 sehingga laba bruto meningkat menjadi Rp39,27 miliar dari Rp 4,53 miliar.

Namun, kenaikan laba bruto belum mampu mengimbangi peningkatan beban operasional. Beban penjualan dan pemasaran naik menjadi Rp42,68 miliar dari Rp37,02 miliar, sedangkan beban umum dan administrasi meningkat menjadi Rp15,93 miliar dari Rp14,23 miliar.

Perseroan juga mencatat rugi pelepasan aset tetap bersih sebesar Rp1,51 miliar serta beban usaha lainnya sebesar Rp539,14 juta. Kondisi tersebut membuat rugi usaha meningkat menjadi Rp18,37 miliar dari Rp17,02 miliar pada kuartal I/2025.

Di sisi lain, beban keuangan turun menjadi Rp1,74 miliar dari Rp2,87 miliar. Setelah memperhitungkan penghasilan keuangan sebesar Rp77,44 juta, rugi sebelum pajak penghasilan badan mencapai Rp20,03 miliar.

Rugi yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp19,94 miliar, sedangkan rugi yang diatribusikan kepada kepentingan nonpengendali sebesar Rp85,67 juta. Total rugi komprehensif tahun berjalan mencapai Rp19,99 miliar dengan rugi per saham dasar sebesar Rp15,34. (rn/jh)

Hingga Mei 2026 Penjualan Semen Indonesia Naik 4,4 Persen

BusinessUpdate – Hingga Mei 2026 PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mencatatkan volume penjualan sebanyak 15.092.640 ton, meningkat 4,4% secara tahunan atau year on year (yoy) dibandingkan periode yang sama sebelumnya sebanyak 14.461.092 ton.

Peningkatan kinerja SIG tercapai seiring dengan komitmen BP BUMN dan Danantara sehingga transformasi BUMN berjalan semakin terukur, transparan, dan berorientasi pada hasil.

Corporate Secretary Semen Indonesia Vita Mahreyni mengatakan, kinerja SIG didorong oleh penjualan domestik yang naik 9,6% secara tahunan (yoy). Segmen semen kantong naik signifikan sebesar 11,9% yoy.

”Strategi pengelolaan pasar mikro menjadi kunci sukses SIG menjaga momentum pertumbuhan berlanjut hingga Mei 2026, sekaligus meningkatkan daya saing Perusahaan di tengah tantangan industri,” kata Vita dalam keterangan resmi, Selasa (7/7/2026).

Vita menambahkan, selain memperkuat posisi di pasar domestik, Semen Indonesia juga terus memperkuat penetrasi pasar ekspor yang membantu meningkatkan utilisasi pabrik dan membuka peluang pasar produk derivatif bernilai tambah.

Sebelumnya, SIG telah merealisasikan ekspor ke Amerika Serikat menyusul telah beroperasinya fasilitas ekspor di Tuban, Jawa Timur. SIG melalui anak usahanya, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, telah mengekspor 97.500 metrik ton (MT) semen tipe khusus ke Amerika Serikat. Ekspor semen tipe khusus ke Amerika Serikat terealisasi melalui kerja sama strategis antara SIG melalui PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, dengan Taiheiyo Cement Corporation.

Atas komitmen tersebut, SIG menargetkan ekspor sebanyak total 450.000 metrik ton (MT) semen tipe khusus ke Amerika Serikat sepanjang 2026 secara bertahap.

”Transformasi bisnis yang dijalankan oleh SIG berhasil menjaga resiliensi bisnis Perusahaan di tengah tantangan industri sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang. SIG senantiasa mengevaluasi dan mempertajam strategi transformasi yang dijalankan agar terus adaptif dan kompetitif di industri,” tutup Vita. (pa/jh. Foto: Dok. SIG)

BP Tapera Perluas Akses Masyarakat untuk Memiliki Rumah

BusinessUpdate – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) terus memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui Program KPR Sejahtera FLPP.

“BP Tapera akan terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar penyaluran KPR Sejahtera FLPP semakin tepat sasaran dan semakin banyak masyarakat berpenghasilan rendah yang dapat mewujudkan impian memiliki rumah pertama,” ujar Komisinioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho dalam keterangannya di Jakarta, Senin (6/7/2026).

Mneurut Heru BP Tapera optimistis akses pembiayaan perumahan akan semakin luas dan mendukung terwujudnya Program 3 Juta Rumah. Salah satu kebijakan yang memberikan kemudahan bagi masyarakat adalah penambahan tenor pembiayaan KPR Sejahtera FLPP dari sebelumnya maksimal 20 tahun menjadi hingga 40 tahun.

Dengan tenor yang lebih panjang, cicilan rumah menjadi lebih ringan, sehingga diharapkan semakin banyak masyarakat yang mampu mengakses pembiayaan rumah subsidi.

Heru juga menjelaskan, pemerintah telah menetapkan batas maksimal penghasilan bagi penerima manfaat Program KPR Sejahtera FLPP. Khusus di Provinsi Jawa Timur, masyarakat dengan penghasilan maksimal Rp8 juta per bulan bagi yang belum menikah dan Rp11 juta per bulan bagi yang sudah menikah dapat mengajukan KPR Sejahtera FLPP sepanjang memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan pemerintah.

Selain itu, pemerintah juga telah menyiapkan sekitar 50.000 kuota rumah subsidi untuk Provinsi Jawa Timur pada 2026. Kuota tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak dan terjangkau sekaligus mendukung percepatan target Program 3 Juta Rumah.

Hingga 3 Juli 2026, realisasi penyaluran Program KPR Sejahtera FLPP yang dikelola BP Tapera telah mencapai 97.421 unit rumah dengan nilai pembiayaan sebesar Rp12,1 triliun.

Penyaluran tersebut didukung oleh 36 bank penyalur, 22 asosiasi pengembang, 11.124 pengembang, dan telah terealisasi pada 9.466 perumahan yang tersebar di 35 provinsi serta 378 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Capaian tersebut, kata Heru, menunjukkan komitmen BP Tapera bersama seluruh mitra dalam memperluas akses kepemilikan rumah layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah. (ip/jh. Foto: Dok. Kemen PKP)