Home Blog Page 79

Sepanjang 2025 KAI Group Catatkan Laba Rp2,28 Triliun

BusinessUpdate – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Group pada tahun buku 2025 membukukan laba sebesar Rp2,28 triliun, naik 2,77% dibandingkan 2024 sebesar Rp2,22 triliun. Hal ini disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham atau RUPS Tahun Buku 2025.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, capaian tersebut memiliki arti penting karena kesehatan keuangan perusahaan berkaitan langsung dengan kemampuan KAI menjaga layanan yang digunakan masyarakat setiap hari.

“Kinerja keuangan yang sehat membuat KAI memiliki ruang lebih kuat untuk menjaga keselamatan perjalanan, merawat sarana, memastikan kesiapan operasi, dan meningkatkan kualitas pelayanan. Bagi pelanggan, ini berarti perjalanan dengan kereta api dapat terus diandalkan untuk bekerja, sekolah, berusaha, berwisata, maupun bertemu keluarga,” ujar Anne dalam keterangan resmi, Senin (6/7/2026).

Sepanjang 2025, perusahaan melayani 503.549.740 pelanggan dan 69.791.691 ton barang. Di balik angka tersebut, kereta api hadir dalam banyak kebutuhan masyarakat, mulai dari mobilitas harian di kawasan perkotaan, perjalanan antarkota, hingga distribusi logistik yang mendukung aktivitas ekonomi di berbagai wilayah.

Dari sisi pendapatan, KAI Group membukukan pendapatan konsolidasian sebesar Rp35,76 triliun pada 2025. Angka tersebut relatif terjaga dibandingkan 2024 sebesar Rp36,11 triliun. Pada saat yang sama, laba usaha KAI Group meningkat 10,35% menjadi Rp8,39 triliun dari sebelumnya Rp7,60 triliun.

Anne menjelaskan, peningkatan laba usaha tersebut menunjukkan bahwa KAI mampu mengelola perusahaan secara lebih efisien. Beban pokok pendapatan tercatat Rp23,02 triliun, lebih rendah dibandingkan 2024 sebesar Rp23,27 triliun. Beban usaha juga turun dari Rp5,23 triliun pada 2024 menjadi Rp4,35 triliun pada 2025. Dengan pengelolaan tersebut, laba sebelum pajak KAI Group naik 12,20% menjadi Rp3,71 triliun.

“Efisiensi di KAI diarahkan agar manfaatnya kembali kepada pelanggan. Pengelolaan biaya yang baik membantu perusahaan menjaga ketepatan waktu, kenyamanan di stasiun dan di perjalanan, kesiapan sarana, serta perawatan fasilitas yang mendukung pengalaman pelanggan,” kata Anne.

Kinerja kas KAI Group juga semakin kuat. Arus kas bersih dari aktivitas operasi mencapai Rp7,15 triliun, naik 36,43% dibandingkan 2024 sebesar Rp5,24 triliun. Penerimaan kas dari pelanggan mencapai Rp28,59 triliun, tumbuh 12,68% dari tahun sebelumnya sebesar Rp25,37 triliun. Kas dan setara kas pada akhir 2025 turut meningkat 37,22% menjadi Rp6,76 triliun.

Menurut Anne, arus kas operasi yang kuat menjadi salah satu dasar penting bagi keberlanjutan layanan. Dalam bisnis perkeretaapian, kesiapan layanan membutuhkan biaya yang besar dan berkesinambungan, mulai dari perawatan lokomotif, kereta, gerbong, fasilitas stasiun, sistem pelayanan, hingga dukungan operasional di berbagai daerah.

Dari sisi posisi keuangan, total aset KAI Group mencapai Rp105,43 triliun, naik 8,58% dibandingkan 2024 sebesar Rp97,10 triliun. Ekuitas meningkat 11,23% menjadi Rp39,29 triliun. Sementara itu, aset tetap naik 26,84% menjadi Rp37,30 triliun, yang memperkuat kapasitas perusahaan dalam menjaga kesiapan sarana, prasarana, dan fasilitas pendukung layanan.

Anne menegaskan, KAI memandang kinerja keuangan sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam menjaga layanan publik berbasis rel. Semakin sehat perusahaan, semakin kuat pula kemampuan KAI untuk melayani masyarakat secara konsisten, aman, dan berkelanjutan. (pa/jh. Foto: Dok. KAI)

Telkom Tuntaskan Streamlining 10 Entitas Anak Usaha

BusinessUpdate – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) telah melakukan penyederhanaan (streamlining) terhadap 10 entitas anak usaha pada semester I/2026.

Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji, mengatakan streamlining menjadi salah satu dari empat pilar strategi transformasi TLKM 30 yang difokuskan pada penataan portofolio bisnis melalui optimalisasi entitas usaha, harmonisasi tumpang tindih bisnis, serta divestasi bisnis non-core.

Melalui inisiatif streamlining, Telkom dapat menciptakan efisiensi operasional sekaligus memperkuat fokus realisasi belanja modal pada pengembangan bisnis inti di sektor telekomunikasi dan digital. Penataan portofolio dilakukan melalui berbagai skema, yakni divestasi, merger, dan likuidasi.

Langkah tersebut diharapkan bisa menghasilkan struktur grup yang lebih ramping, menajamkan peran setiap entitas, serta memperkuat transformasi Telkom dari operating holding menuju strategic holding dengan model holding company–operating company (HoldCo-OpCo) yang mampu menciptakan pertumbuhan nilai secara berkelanjutan.

Berdasarkan struktur, Telkom sebagai HoldCo akan fokus pada pengelolaan portofolio, penguatan tata kelola, penciptaan sinergi, serta optimalisasi nilai di seluruh segmen bisnis.

Sementara itu, aktivitas operasional dijalankan oleh OpCo yang diarahkan secara lebih spesifik pada segmen business to consumer (B2C), business to business (B2B) Infrastructure, business to business information and communication technology (B2B ICT), dan international business.

Menurutnya, penyederhanaan portofolio merupakan langkah strategis untuk membangun organisasi agar semakin lincah dalam menghadapi dinamika industri digital. “Transformasi tidak hanya diwujudkan melalui pengembangan kapabilitas bisnis, tetapi juga keberanian untuk menata kembali organisasi agar semakin fokus pada bisnis inti yang menjadi kekuatan utama,” ujar Seno lewat keterangan pers, Senin (6/7/2026).

“Dengan struktur yang lebih ramping, Telkom memiliki fondasi yang lebih kuat untuk bergerak lebih agile, mengalokasikan investasi secara lebih optimal, serta menciptakan pertumbuhan yang lebih berkualitas,” paparnya.

Hingga akhir Juni 2026, Telkom telah menyelesaikan streamlining terhadap sepuluh entitas melalui berbagai aksi korporasi strategis. Pada skema divestasi, Telkom menuntaskan pelepasan dua entitas yang ditandai dengan penandatanganan Sale and Purchase Agreement (SPA) bersama mitra strategis pada 3 Juni 2026.

Melalui skema penggabungan vertikal (vertical merger), Telkom juga menyelesaikan merger terhadap dua entitas guna memperkuat bisnis dan mendorong pengembangan kapabilitas.

Sementara itu, melalui skema likuidasi, terdapat enam entitas Telkom Group yang telah mencapai tahapan pembubaran sesuai ketentuan sebagai bagian dari optimalisasi portofolio bisnis. Langkah ini dilakukan berdasarkan evaluasi menyeluruh terhadap relevansi bisnis, aktivitas operasional, serta kontribusi masing-masing entitas terhadap strategi jangka panjang dan penciptaan nilai bagi grup.

Seno menilai streamlining bukan sekadar mengurangi jumlah anak usaha, melainkan membangun portofolio bisnis yang lebih sehat dan bernilai. Setiap keputusan streamlining didasarkan pada evaluasi terhadap peran strategis masing-masing entitas dalam mendukung arah bisnis Telkom Group.

Dalam pelaksanaannya, Telkom memastikan setiap proses streamlining dilakukan secara prudent, akuntabel, dan transparan dengan mengedepankan prinsip Good Corporate Governance (GCG) serta Business Judgment Rule (BJR).

Setiap keputusan strategis diambil berdasarkan kajian yang komprehensif dan dilakukan melalui koordinasi erat dengan para pemangku kepentingan, termasuk Kejaksaan Agung, BPKP, DAM, dan BP BUMN, guna memastikan kepatuhan serta mendukung transformasi perusahaan yang berkelanjutan.

Sejalan dengan transformasi organisasi tersebut, Telkom juga memastikan setiap penyesuaian sumber daya manusia dilakukan secara bertanggung jawab dengan tetap menghormati hak-hak karyawan yang terdampak. Seluruh proses dijalankan secara sukarela dan berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak, salah satunya melalui Early Retirement Program (ERP) yang pada 2026 akan ditujukan bagi level OpCo. (rn/jh. Foto: Dok. Telkom)

Pelita Air dan BNI Gelar Promo Dikson Tiket Pesawat

BusinessUpdate – PT Pelita Air Service menggandeng PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menghadirkan promo diskon tiket pesawat hingga Rp360.000 untuk seluruh rute domestik. Promo ini berlaku untuk pembelian tiket mulai 4 hingga 31 Juli 2026, dengan periode penerbangan pada 6 Juli hingga 24 Oktober 2026.

Program yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-80 BNI ini diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi udara melalui berbagai penawaran menarik.

“Pelanggan dapat memperoleh potongan harga dengan melakukan transaksi minimal Rp2 juta menggunakan kartu debit maupun kartu kredit BNI, termasuk kartu kredit co-brand BNI MyPertamina,” kata Pelaksana Tugas Direktur Utama Pelita Air, Asa Perkasa, dalam keterangan resmi dikutip Senin (6/7/2026).

Sementara itu, pengguna aplikasi Wondr by BNI juga berkesempatan memperoleh cashback saat bertransaksi menggunakan QRIS. Besaran promo yang ditawarkan meliputi diskon Rp360.000 bagi pengguna Kartu Kredit Co-brand BNI MyPertamina, diskon Rp280.000 untuk pemegang Kartu Kredit BNI kategori Premium, Precious, Signature, World, Ultimate, dan Infinite, serta diskon Rp280.000 bagi pengguna Kartu Debit BNI Gold, Platinum, wondr Multicurrency, BNI Emerald, dan BNI Private.

“Selain itu, pelanggan juga dapat menikmati tambahan diskon hingga Rp200.000 untuk pembelian tiket pulang pergi melalui kanal resmi Pelita Air,” ujar Asa. Menurut Asa, kerja sama dengan BNI merupakan bagian dari upaya perusahaan memberikan nilai tambah bagi pelanggan sekaligus mendorong masyarakat memanfaatkan layanan transportasi udara.

“Melalui kolaborasi dengan BNI, kami ingin memberikan kemudahan sekaligus keuntungan lebih bagi pelanggan dalam merencanakan perjalanan,” katanya. Promo ini diharapkan dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin bepergian, baik untuk kebutuhan liburan, perjalanan bisnis, maupun kunjungan keluarga, dengan pengalaman terbang yang nyaman bersama Pelita Air.

Ia menegaskan, Pelita Air akan terus memperluas kolaborasi strategis dengan berbagai mitra untuk menghadirkan beragam program yang memberikan manfaat langsung kepada pelanggan.

“Pelita Air akan terus menghadirkan berbagai program dan kolaborasi strategis yang memberikan nilai tambah bagi pelanggan sekaligus mendukung meningkatnya mobilitas masyarakat,” katanya. Melalui sinergi bersama BNI, Pelita Air berharap semakin banyak pelanggan dapat menikmati layanan penerbangan yang aman, nyaman, dan semakin terjangkau. (ip/jh. Foto: Dok. Pelita Air)

Penyaluran KUR BRI Tembus Rp84,36 Triliun Mayoritas ke Sektor Produktif

BusinessUpdate – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) mencatat hingga Mei 2026, bank tersebut telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp84,36 triliun atau 46,87% dari total alokasi tahun ini sebesar Rp180 triliun.

Penyaluran KUR tersebut didominasi pembiayaan ke sektor produktif yang mencapai 67,18% dari total realisasi di mana sektor pertanian menjadi penyerap terbesar dengan nilai pembiayaan mencapai Rp35,91 triliun.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan perseroan akan terus melanjutkan transformasi bisnis dengan bertumpu pada penguatan fundamental, bisnis inti, serta pengembangan sumber pertumbuhan baru. Menurutnya, keberadaan Danantara menjadi momentum bagi BRI untuk memperkuat kontribusi terhadap berbagai program strategis pemerintah, termasuk pemberdayaan UMKM.

“Kami ingin memastikan pertumbuhan Perseroan tidak hanya tercermin pada kinerja keuangan, tetapi juga pada kontribusi nyata BRI dalam pemberdayaan UMKM, penguatan ekonomi kerakyatan, dan penciptaan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Hery dalam keterangan resminya, Senin (6/7/2026).

Sejalan dengan transformasi tersebut, kinerja BRI pada kuartal I/2026 juga menunjukkan pertumbuhan. Perseroan membukukan laba bersih konsolidasian sebesar Rp15,5 triliun atau meningkat 13,7% secara tahunan (yoy).

Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit mencapai Rp1.562 triliun, tumbuh 13,7% secara tahunan (yoy), sedangkan dana pihak ketiga (DPK) meningkat 9,4% yoy menjadi Rp1.555 triliun.

Di sisi pendanaan, BRI juga berhasil memperbaiki struktur dana murah. Hingga akhir Maret 2026, dana murah (CASA) tumbuh 13,2% yoy menjadi Rp1.058,6 triliun sehingga mendorong rasio CASA naik menjadi 68,07%. Kondisi tersebut membuat biaya dana (cost of fund/CoF) turun menjadi 2,3% dari 3% pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Perseroan menyebut perbaikan struktur pendanaan tersebut ditopang oleh meningkatnya transaksi melalui berbagai kanal digital, seperti BRImo, Qlola by BRI, Business Merchant, dan QRIS BRI. Penguatan dana murah tersebut diharapkan dapat menopang ekspansi pembiayaan secara lebih efisien.

Selain memperbesar penyaluran KUR, BRI juga terus memperkuat ekosistem pemberdayaan usaha mikro dan desa. Hingga kini, perseroan telah membina 5.245 Desa BRILiaN, melayani 15,6 juta pengguna LinkUMKM, serta mengembangkan lebih dari 43.000 klaster usaha melalui program Klasterku Hidupku sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pelaku UMKM secara berkelanjutan. (pa/jh. Foto: Dok. BRI)

Rayakan HUT ke-5 SeaBank Gelar Promo Serba Lima

BusinessUpdate – Untuk merayakan lima tahun beroperasi sebagai bank digital di Indonesia, PT Bank Seabank Indonesia atau SeaBank Indonesia menghadirkan rangkaian promosi bertema Serba Lima yang berlangsung selama lima hari, mulai 7 hingga 11 Juli 2026.

SeaBank meluncurkan aplikasi bank digital secara nasional pada 7 Juli 2021. Momentum tersebut menjadi awal perjalanan SeaBank sebagai bank digital di Indonesia. Perayaan digelar di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital dan meningkatnya penggunaan layanan keuangan digital di Indonesia.

Direktur Utama SeaBank Indonesia Sasmaya Tuhuleley mengatakan, lima tahun perjalanan SeaBank menjadi bagian dari perubahan perilaku finansial masyarakat. Menurutnya, perkembangan ekonomi digital menunjukkan masyarakat semakin membutuhkan layanan keuangan yang praktis, cepat, dan terintegrasi dengan aktivitas sehari hari.

“Dalam lima tahun terakhir, kami melihat perubahan signifikan dalam cara masyarakat menabung, bertransaksi, dan melakukan pembayaran secara digital. SeaBank ingin terus menjadi bagian dari transformasi tersebut dengan menghadirkan pengalaman perbankan yang mudah, aman, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat modern,” ujar Sasmaya dalam keterangan resmi, Senin (6/7/2026).

Ia mengatakan, kepercayaan masyarakat terhadap SeaBank tercermin dari pertumbuhan jumlah nasabah dan tingginya aktivitas transaksi. Hingga akhir Maret 2026, SeaBank telah memiliki lebih dari 30 juta nasabah. Sepanjang Maret 2026, rata rata transaksi harian mencapai lebih dari 13 juta transaksi. Volume perputaran uang di platform SeaBank juga mencapai rata rata lebih dari Rp6 triliun per hari selama Maret 2026.

Sasmaya menambahkan, perayaan ulang tahun kelima juga menjadi bentuk apresiasi kepada nasabah. “Kami ingin setiap transaksi di layar aplikasi SeaBank memberikan solusi yang cepat, aman, dan tanpa hambatan. Rangkaian promo ulang tahun ke-5 ini adalah cara kami merayakan kemudahan transaksi yang telah kita bangun bersama selama setengah dekade ini,” katanya.

Mengacu data Bank Indonesia (BI), transaksi pembayaran digital pada triwulan I/2026 mencapai 14,39 miliar transaksi atau tumbuh 33,76% secara tahunan. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang melonjak 111,94% secara tahunan. Kenaikan tersebut didorong perluasan akseptasi, serta bertambahnya jumlah pengguna dan merchant.

Melalui program Serba Lima, nasabah memperoleh sejumlah promo selama 7 hingga 11 Juli 2026. Promo tersebut meliputi:

• Belanja menggunakan QRIS SeaBank dengan harga Rp5.000 untuk produk pilihan di Indomaret serta cashback Rp15.000 dengan minimal belanja Rp20.000 di Alfamidi, Lawson, dan FamilyMart.

• Diskon hingga Rp500.000 untuk pembelian produk gaya hidup dan gadget melalui Virtual Account SeaBank di Eraspace dan Kick Avenue. Tersedia pula diskon hingga Rp15.000 di GoGoGo.

• Voucher diskon 50% hingga Rp500.000 untuk belanja di Shopee menggunakan metode pembayaran SeaBank Bayar Instan.

• Potongan langsung Rp5.000 untuk pembelian pulsa dan paket data seluruh operator melalui menu Top Up pada aplikasi SeaBank.

Nasabah perlu memperhatikan syarat dan ketentuan yang berlaku melalui situs resmi SeaBank, termasuk mekanisme pembayaran menggunakan QRIS SeaBank, Virtual Account SeaBank, dan SeaBank Bayar Instan selama periode promosi berlangsung. (pa/jh. Foto: Dok SeaBank)

Neymar dan Ronaldo Pensiun dari Timnas

BusinessUpdate- Sejumlah bintang sepak bola menyatakan pensiun dari tim nasional negaranya usai hajatan Piala Dunia 2026. Di antara mereka adalah bintang asal Brasil Neymar dan penyerang Portugal Cristiano Ronaldo.

Neymar mengumumkan pensiun dari tim nasional Brasil setelah Selecao tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2026 pada laga Senin (6/7/2026) pagi di Stadion New York (MetLife), Amerika Serikat usai Brasil kalah 1-2 dari Norwegia.

“Saya sudah mencoba lagi dan lagi. Semua dimulai di MetLife Stadium dan semuanya berakhir di sini. Sekarang, semuanya telah selesai,” ujar Neymar yang dilansir media Brasil, Globo. Kekalahan dari Norwegia menjadi penampilan terakhir Neymar bersama tim nasional.

Pemain berusia 34 tahun itu menutup karier internasionalnya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Brasil dengan torehan 80 gol dari 130 penampilan. Gol penaltinya melawan Norwegia resmi menjadi yang terakhir baginya bersama Selecao.

Piala Dunia 2026 menjadi penutup yang pahit bagi Neymar. Sepanjang turnamen, dia hanya bermain selama 37 menit sebelum Brasil harus angkat koper lebih cepat akibat kekalahan dari Norwegia.

Laga terakhir Neymar juga memiliki makna emosional. Stadion MetLife di New York merupakan tempat ia menjalani debut bersama tim nasional senior Brasil pada 10 Agustus 2010 dalam laga persahabatan melawan Amerika Serikat. Saat itu, Neymar langsung mencetak gol pada penampilan pertamanya.

Selain memecahkan rekor gol milik Pele, ia turut mempersembahkan sejumlah gelar bergengsi, termasuk Piala Konfederasi FIFA 2013, ketika ia juga dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen.

Di luar level senior, Neymar juga mengantar Brasil meraih medali emas Olimpiade pertama dalam sejarah pada Olimpiade Rio 2016. Ia sebelumnya meraih medali perak Olimpiade London 2012 serta membawa Brasil menjuarai South American U-20 Championship 2011.

Sementara itu Ronaldo mengumumkan pensiun dari timnas Portugal menjelang laga babak 16 besar melawan Spanyol yang akan berlangsung pada Selasa (7/7/2026) dini hari WIB.

“Saya ingin menikmati turnamen ini semaksimal mungkin karena ini akan menjadi Piala Dunia terakhir saya. Tetapi saya berharap besok bukan pertandingan terakhir saya di Piala Dunia,” kata Ronaldo yang dilansir One Football.

Pemain berusia 41 tahun itu mengakhiri spekulasi mengenai masa depannya setelah diminta berbicara kepada media. Meski mengakui usianya tidak lagi muda, Ronaldo menegaskan komitmennya terhadap Portugal tidak akan berubah, baik saat dimainkan maupun tidak. (ip/jh. Foto: Dok. ANTARA/Xinhua)

Suhu Air Danau Turun Wisatawan Tetap Diminta Menjauh dari Area Kawah Gunung Kelimutu

BusinessUpdate – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta wisatawan untuk menjauh dari areal kawah di Gunung Kelimutu, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, meski terjadi penurunan suhu air danau pada kawah II atau Tiwu Ko’ofai Nuwamuri.

Pelaksana tugas Kepala Badan Geologi Lana Saria melalui keterangan resmi Minggu (5/7/2026) mengatakan, berdasarkan hasil pengukuran terbaru, suhu air di kawah tersebut turun dari sebelumnya 35 derajat Celsius menjadi 33,2 derajat Celsius.

Penurunan suhu tersebut diperoleh dari hasil pengukuran lapangan dan pengamatan tim Badan yang dilakukan oleh tim teknis Badan Geologi pada 4 Juli 2026, setelah dibandingkan dengan data pengukuran sebelumnya pada 30 Juni 2026.

Meskipun terjadi penurunan suhu air, Badan Geologi mencatat bahwa warna air danau pada Kawah II terpantau tidak mengalami perubahan dan tetap mempertahankan warna hijau muda yang konsisten sejak pertengahan Juni 2026.

Tren penurunan suhu air di Kawah II ini juga tidak diikuti oleh adanya perubahan yang signifikan pada aktivitas kegempaan maupun tinggi asap di atas permukaan air danau kawah tersebut.

Berdasarkan laporan pengamatan visual berkala, air di Danau Kawah I tercatat berwarna hijau tosca, air Danau Kawah II berwarna hijau muda, sedangkan air Danau Kawah III menunjukkan warna hijau tua.

Hingga saat ini, tingkat aktivitas vulkanik dari gunung api yang terkenal dengan keindahan tiga warna danau kawahnya tersebut masih dipatok pada Level I dengan status Normal.

Mengingat Gunung Kelimutu merupakan salah satu destinasi gunung api wisata dengan jumlah kunjungan wisatawan yang cukup tinggi, Badan Geologi mengeluarkan sejumlah rekomendasi penting demi menjaga keselamatan publik.

Masyarakat di sekitar Gunung Kelimutu maupun para pengunjung dan wisatawan diimbau untuk tidak mendekati area tepi kawah, terutama pada objek Kawah II, guna meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi letusan freatik yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Badan Geologi juga meminta pemerintah daerah setempat bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk terus meningkatkan koordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api Kelimutu di Kampung Kolorongo, Desa Waturaka, Kabupaten Ende, maupun Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). (rn/jh. Foto: Dok. TN Kelimutu)

Teh Hijau Bantu Atasi Kolestrol Tinggi dan Penumpukan Lemak di Perut

BusinessUpdate – Teh hijau dipercaya dapat membantu mengelola sindrom metabolik, yaitu kumpulan kondisi yang meliputi tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, kolesterol tidak normal, dan penumpukan lemak di area perut. Ahli gizi mengungkapkan, teh hijau mengandung antioksidan bernama katekin.

Dilansir dari Eating Well, Minggu (5/7/2026), sekitar 26% pria dan 31% perempuan di dunia mengalami sindrom metabolik. Kondisi ini meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan diabetes.

Ahli gizi Violeta Morris mengatakan teh hijau merupakan tambahan sederhana dalam pola hidup sehat yang dapat memberikan manfaat bagi kesehatan metabolik, terutama bagi orang yang mengidap sindrom metabolik.

Salah satu manfaat utama teh hijau adalah membantu meningkatkan sensitivitas insulin. Teh hijau mengandung antioksidan bernama katekin yang mencakup sekitar 30% dari komposisinya. Salah satu jenis katekin, yaitu epigallocatechin gallate (EGCG), diketahui dapat membantu mengendalikan diabetes melalui berbagai mekanisme.

Ahli gizi Stacey Woodson menjelaskan EGCG membantu meningkatkan penyerapan glukosa oleh sel sehingga tubuh lebih mudah mengatur kadar gula darah. Senyawa tersebut juga dikaitkan dengan penurunan stres oksidatif, peradangan, resistensi insulin, serta mendukung fungsi usus dan mitokondria.

Selain itu, teh hijau juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol. Morris mengatakan sejumlah penelitian menunjukkan konsumsi teh hijau secara rutin mampu menurunkan kolesterol total, termasuk kolesterol LDL atau yang dikenal sebagai kolesterol “jahat.” Kadar kolesterol yang lebih baik dapat membantu menjaga kesehatan jantung.

Teh hijau juga dinilai berpotensi membantu mengurangi lemak visceral, yaitu lemak yang mengelilingi organ dalam dan menjadi salah satu faktor utama sindrom metabolik.

Sebuah penelitian terhadap lebih dari 10.000 orang dewasa di Korea Selatan menemukan bahwa konsumsi teh hijau berkaitan dengan risiko obesitas abdominal yang lebih rendah, terutama pada perempuan.

Meski demikian, Woodson mengingatkan agar tidak menambahkan terlalu banyak gula, sirup, madu, atau pemanis lainnya ke dalam teh hijau karena dapat meningkatkan kadar gula darah dan memicu kenaikan berat badan.

Untuk memperoleh manfaat optimal, para ahli gizi menyarankan konsumsi dua hingga tiga cangkir teh hijau tanpa gula setiap hari. Teh hijau juga disarankan diminum sebelum atau sesudah makan karena kandungan polifenolnya dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin serta memberikan rasa kenyang yang mendukung pengendalian berat badan.

Bagi yang ingin memperoleh kandungan antioksidan lebih tinggi, Morris merekomendasikan matcha, yaitu bubuk teh hijau yang dibuat dari daun teh utuh yang dihaluskan. Karena seluruh daun dikonsumsi, kandungan antioksidan, vitamin, dan mineral pada matcha lebih tinggi dibandingkan teh hijau seduh.

Tetapi, para ahli menegaskan bahwa teh hijau bukanlah solusi tunggal untuk mengatasi sindrom metabolik. Manfaatnya akan lebih optimal jika dikombinasikan dengan pola makan bergizi seimbang, aktivitas fisik rutin, pengelolaan stres, serta tidur yang cukup. (ip/jh. Foto: Dok. Honestdocs)

Semester I/2026 Pertamina Rampungkan Penataan 31 Anak Usaha

BusinessUpdate – PT Pertamina (Persero) telah merampungkan penataan anak usaha (business streamlining) sebanyak 31 entitas pada semester I/2026. Program tersebut didesain agar perseroan fokus pada bisnis inti, membangun keunggulan dan daya saing, sehingga mampu menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan.

“Streamlining ini merupakan bagian dari transformasi berkelanjutan Pertamina, yang juga sejalan dengan aspirasi Pemerintah dan Danantara,” kata Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina Agung Wicaksono, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (5/7/2026)..

Program penataan menjadi salah satu prioritas strategis Pertamina, dengan tujuan akhir penguatan ketahanan energi nasional, pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat, dan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional.

Pertamina juga menata dan merampingkan struktur grup melalui aksi merger, divestasi bisnis non inti, dan likuidasi entitas dormant (nonaktif) khususnya di sektor hulu migas.

Aksi ini bertujuan meningkatkan kecepatan pengambilan keputusan, efisiensi serta kualitas tata kelola. “Walaupun entitas hulu migas yang dormant ini selama ini tidak ada pengeluaran baik untuk operasional maupun gaji direksi atau komisaris, namun tetap kami likuidasi sebagai bagian dari upaya merapikan struktur Pertamina Group,” ujarnya.

Agung pun menyebut program penataan anak usaha ini tidak berhenti pada aksi korporasi, tetapi juga mencakup transformasi perusahaan untuk meningkatkan keunggulan, memperkuat kualitas tata kelola, dan kualitas pelayanan kepada publik.

Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron menambahkan Pertamina memastikan setiap proses yang dilakukan dan keputusan yang diambil memenuhi prinsip-prinsip tata kelola yang baik dalam mengelola program penataan anak usaha ini.

Perusahaan juga memastikan manajemen risiko dijalankan secara komprehensif serta mematuhi aturan dan undang-undang yang berlaku. Pertamina pun berkoordinasi dengan aparat penegak hukum, auditor, Danantara, BP BUMN, berbagai instansi dan lembaga eksternal, serta pemangku kepentingan internal seperti serikat pekerja. (pa/jh. Foto: Dok. Pertamina)

Citanusa Group Andalkan PPN DTP untuk Topang Penjualan Rumah

BusinessUpdate – Citanusa Group masih mengandalkan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) yang diperpanjang hingga akhir 2026 di tengah kondisi pelemahan ekonomi dan daya beli masyarakat. Insentif PPN DTP 100% masih menjadi salah satu faktor yang menopang permintaan rumah pada tahun ini.

“Program ini masih mampu membantu masyarakat, khususnya pembeli rumah pertama, untuk memiliki hunian dengan biaya yang lebih terjangkau,” kata Direktur Citanusa Group Anton Suwandi dalam pernyataan tertulis, dikutip Minggu (5/7/2026).

Berdasarkan Survei Harga Properti Residensial Bank Indonesia Triwulan I/2026, penjualan rumah tipe menengah tercatat mengalami peningkatan, menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap hunian pada segmen middle market masih tetap kuat.

Oleh karena itu, Citanusa Group juga mengembangkan kawasan residensial Karawang Green Village 3 (KGV3) yang mayoritas menyasar segmen keluarga muda dan masyarakat kelas menengah yang mencari hunian dengan harga terjangkau, namun tetap didukung fasilitas dan aksesibilitas yang memadai.

Tren positif pada segmen rumah menengah juga tercermin pada kinerja penjualan KGV3 yang menunjukkan peningkatan sepanjang 2026. Perseroan mencatat closing rate terhadap jumlah kunjungan konsumen meningkat dari 20% pada kuartal I/2026 menjadi hampir 30% pada kuartal II/2026.

Menurut Anton, peningkatan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat masih memandang properti sebagai instrumen investasi sekaligus kebutuhan hunian yang memiliki prospek baik. Karena itu, perseroan menawarkan empat tipe hunian yang menyasar berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari keluarga muda hingga keluarga yang membutuhkan ruang lebih besar.

Hunian tersebut dipasarkan dengan kisaran harga Rp300 juta hingga Rp600 juta. Selain didukung harga jual yang menyasar segmen menengah, dia menilai prospek kawasan ke depan juga akan ditopang oleh pertumbuhan kawasan industri serta pembangunan infrastruktur strategis. (pa/jh. Foto: Dok. Citanusa Group)