Home Blog Page 83

Penjualan Listrik PLN IP Sepanjang 2025 Lampaui Target

BusinessUpdate – Penjualan listrik PT PLN Indonesia Power (PLN IP) sepanjang 2025 mencapai 82,17 TWh atau 109% dari target RKAP 2025. Sedangkan, capaian equivalent availability factor (EAF) non-PLTU mencapai 93,18%, melampaui target RKAP sebesar 90,52%.

Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta mengatakan, pihaknya terus berkontribusi memperkuat kinerja PLN melalui keandalan operasional pembangkit, pengembangan energi bersih dan transformasi bisnis yang berkelanjutan.

PLN IP juga menambah kapasitas pembangkit baru sebesar 2.060 MW, mengoperasikan tiga unit pembangkit baru sepanjang 2025, serta membukukan kinerja bisnis beyond kWh sebesar 156% dari target RKAP, yang didukung pertumbuhan layanan operation and maintenance (OM) dan MRO jasa kelistrikan.

Selain itu, komitmen terhadap keberlanjutan turut ditunjukkan melalui capaian 54 Proper, terdiri atas 7 Emas, 22 Hijau dan 25 Biru, serta berbagai penghargaan di tingkat nasional maupun internasional.

“Seluruh capaian tersebut mempertegas kontribusi PLN Indonesia Power terhadap capaian kinerja PLN sekaligus menjadi fondasi bagi perseroan untuk terus memperkuat perannya sebagai subholding generation company dalam mendukung ketahanan energi nasional,” ujar Bernadus dalam keterangan resmi, Selasa (30/6/2026).

Sementara itu, Wakil Direktur Utama PLN Yusuf Didi Setiarto mengatakan PLN IP memiliki peran strategis dalam mendukung pencapaian target perseroan. “PLN Indonesia Power harus memastikan setiap program yang telah ditetapkan dapat dieksekusi secara disiplin, terukur, dan tepat waktu,” ujarnya.

Ia meyakini dengan komitmen yang kuat, sinergi seluruh insan perusahaan, serta fokus pada operational excellence dan agenda transformasi, target RKAP dan program strategis dalam RUPTL dapat tercapai secara optimal, sehingga memberikan nilai tambah bagi perusahaan, pemegang saham dan masyarakat.

Komisaris Utama PLN Indonesia Power Arief Budiman mengatakan dewan komisaris akan terus mengawal implementasi strategi perusahaan agar setiap program transformasi berjalan secara terukur, akuntabel, dan memberikan manfaat yang optimal bagi perusahaan maupun para pemangku kepentingan.

“Kinerja yang telah dicapai menjadi modal penting bagi PLN Indonesia Power untuk terus bertumbuh. Dewan Komisaris mendukung seluruh langkah strategis perseroan agar budaya kinerja yang unggul, tata kelola yang kuat, dan pengelolaan risiko yang baik terus menjadi fondasi dalam meningkatkan kontribusi PLN Indonesia Power terhadap kinerja PLN secara berkelanjutan,” ujarnya.

Bernadus menambahkan capaian kinerja perusahaan sepanjang 2025 merupakan hasil dari komitmen seluruh insan perusahaan dalam menjalankan strategi bisnis secara disiplin dan berorientasi pada hasil. “Sepanjang 2025, capaian penjualan tenaga listrik, penyelesaian proyek pembangkit strategis, serta kinerja keuangan yang solid menjadi bukti komitmen kami dalam menghadirkan kinerja terbaik bagi pemegang saham,” jelasnya.

Ke depan, PLN IP akan terus memperkuat operational excellence, mempercepat eksekusi program-program dalam RUPTL, dan mendorong transformasi hijau secara berkelanjutan agar PLN Indonesia Power dapat memberikan nilai tambah bagi negara dan masyarakat.

Bernadus menambahkan perseroan juga telah menindaklanjuti mayoritas arahan RUPS dan dewan komisaris sesuai rencana, sementara arahan yang masih berproses terus dijalankan sesuai target penyelesaian yang telah ditetapkan.

PLN Indonesia Power akan terus memperkuat perannya sebagai subholding generation company melalui peningkatan keandalan pembangkit, pengembangan energi baru dan terbarukan, inovasi teknologi, serta penguatan bisnis yang berkelanjutan. (rn/jh. Foto: Dok. PLN IP)

BRI Bakal Salurkan Tambahan Dana SAL ke Sektor Produktif

BusinessUpdate – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) memastikan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang dialokasikan pemerintah ke perseroan akan disalurkan ke sektor-sektor produktif dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko yang baik.

“Kebijakan ini menjadi langkah positif untuk memperkuat likuiditas perbankan sehingga kapasitas intermediasi dalam mendukung pembiayaan sektor-sektor produktif yang menjadi penggerak perekonomian nasional,” kata Hery Gunardi, Direktur Utama BRI, dalam keterangannya, Senin (29/6/2026).

Hery mengatakan, penyaluran pembiayaan tersebut akan diarahkan secara selektif kepada sektor-sektor produktif, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang selama ini menjadi fokus utama BRI. Hal ini tentunya dengan mempertimbangkan kualitas kredit serta kebutuhan pembiayaan yang riil di perekonomian.

Selain itu, tambahan likuiditas berpotensi memperkuat kapasitas intermediasi perbankan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional sesuai dengan permintaan pembiayaan yang sehat serta prospek usaha nasabah di berbagai sektor ekonomi. “Kami menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan pemerintah kepada BRI melalui penempatan dana SAL,” ujarnya.

Adapun hingga Maret 2026, BRI mencatatkan total pembiayaan secara bank only sebesar Rp1.358 triliun. Mayoritas pembiayaan disalurkan kepada UMKM dan sektor riil. Ke depan, perseroan akan terus berperan aktif dalam mendukung pembiayaan sektor-sektor produktif yang memiliki multiplier effect terhadap perekonomian, sejalan dengan mandat sebagai bank yang berfokus pada pemberdayaan UMKM dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Hery memastikan, setiap penyaluran pembiayaan yang dilakukan BRI dilakukan secara terukur agar memberikan dampak nyata bagi perekonomian. “Fokus BRI ialah pada sektor-sektor produktif yang mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat daya saing ekonomi nasional,” tuturnya.

Untuk mengimbangi pembiayaan tersebut, BRI akan terus menggenjot perolehan dana pihak ketiga (DPK), khususnya pada pos dana murah melalui penguatan ekosistem digital perseroan. Sebelumnya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memutuskan memperpanjang penempatan dana sebesar Rp281 triliun di perbankan hingga akhir Desember 2026 guna menjaga likuiditas industri perbankan di tengah tingginya permintaan kredit. (pa/jh. Foto: Dok. BRI)

PGN Siap Turunkan Harga LNG untuk Industri

BusinessUpdate – PT Perusahaan Gas Negara (PGN) siap menjalankan kebijakan penurunan harga liquefied natural gas (LNG) bagi industri, guna membantu menjaga daya saing, sekaligus menjamin keberlangsungan lapangan kerja di Indonesia.

“PGN menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah, khususnya Kementerian ESDM, atas penetapan kebijakan tata kelola harga gas bumi nasional yang telah mempertimbangkan kepentingan seluruh pemangku kepentingan secara berkeadilan,” ujar Direktur Utama PGN Arief K Risdianto, dikutip dari laman resmi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Senin (29/6/2026).

PGN mendukung penuh kebijakan tersebut dan siap mengimplementasikan seluruh ketentuan yang telah ditetapkan Kementerian ESDM. “Kami akan terus memastikan pasokan gas bumi tetap andal, aman, dan berkelanjutan guna mendukung daya saing industri, memperkuat ketahanan energi nasional, serta memberikan manfaat bagi perekonomian dan masyarakat,” tambahnya.

Kementerian ESDM menyiapkan langkah komprehensif untuk memenuhi kebutuhan gas bumi dalam negeri yang kompetitif bagi industri nasional.

Saat ini, kebutuhan gas bumi industri dipenuhi melalui tiga kategori utama, yaitu Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT), gas pipa non-HGBT, dan LNG non-HGBT. Karena itu, penyelesaian dilakukan secara proporsional sesuai karakteristik pasokan, struktur biaya, dan kebutuhan masing-masing segmen industri.

Harga gas bumi HGBT tetap mengacu pada ketentuan Pemerintah, yaitu US$6,5 per MMBTU untuk gas yang digunakan sebagai bahan baku dan US$7 per MMBTU untuk gas yang digunakan sebagai bahan bakar.

Sedangkan untuk gas pipa non-HGBT yang ada di wilayah Jawa Barat, Pemerintah memastikan harga jual gas di tingkat pelanggan tidak mengalami kenaikan, yaitu rata-rata sebesar US$9,6 per MMBTU.

Sedangkan untuk pasokan gas berbasis LNG, Pemerintah mencermati adanya kenaikan harga LNG sebagai dampak dari fluktuasi harga minyak mentah. Salah satu komponen pembentuk harga LNG berkaitan dengan harga minyak mentah, sehingga ketika harga minyak mengalami kenaikan, harga perolehan LNG juga ikut terdampak.

Karena itu, untuk kebutuhan gas non-HGBT yang bersumber dari LNG, Pemerintah menyiapkan skema penurunan harga. Harga LNG non-HGBT di tingkat konsumen akhir di wilayah Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta saat ini berada pada kisaran US$20,57 per MMBTU akan diturunkan menjadi US$13 per MMBTU.

“Atas dasar arahan Bapak Presiden bahwa Presiden berkepentingan betul untuk menjaga industri dan lapangan pekerjaan, maka kami diperintahkan masukan dari industri itu kurang lebih sekitar 15 sampai 16 dolar per MMBTU, tapi setelah kita menghitung dan kami sudah perkenalkan ke Bapak Presiden, (harga LNG) diturunkan menjadi 13 dolar per MMBTU,” ujar Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

Kebijakan ini merupakan bentuk kehadiran Pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara keterjangkauan harga gas bagi industri, kepastian pasokan, keberlanjutan pengelolaan gas bumi nasional, serta daya saing industri dalam negeri yang berkelanjutan dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas, termasuk penciptaan lapangan kerja. (ip/jh. Foto: Dok. PGN)

Rekor Baru! Pengunjung Ragunan Capai 135.500 Orang

Ragunan Zoo visitors took photographs in front of Australian Pelican (Pelecanus conspicillatus) pond, Ragunan Zoo, South Jakarta, Indonesia.

BusinessUpdate – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatatkan rekor jumlah kunjungan tertinggi di sejumlah destinasi wisata, salah satunya Taman Margasatwa Ragunan yang dikunjungi lebih dari 135.500 orang dalam sehari saat puncak hari ulang tahun (HUT) ke-499 Jakarta.

“Alhamdulillah, semuanya memecahkan rekor yang terjadi. Hari Minggu (28/6/2026) kemarin di Ragunan hadir lebih dari 135.500 orang. Selama ini rekornya 113.000, itu menyambut tahun baru yang lalu. Sekarang menjadi 135.500. Artinya, publik masyarakat memanfaatkan itu,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (29/6/2026).

Mayoritas pengunjung Ragunan berasal dari luar Jakarta. Mereka memanfaatkan kemudahan transportasi umum bertarif Rp1 dan tiket masuk gratis ke tempat wisata yang disediakan Pemprov DKI Jakarta.

Menurut Pramono, bukan hanya Ragunan yang mencatatkan rekor kunjungan. Ancol juga mengalami lonjakan jumlah pengunjung selama rangkaian perayaan HUT Jakarta. “Kemarin yang banyak memanfaatkan di Ragunan adalah dari luar kota karena transportasi di Jakarta-nya mereka hanya Rp1, masuk Ancol maupun Ragunan-nya gratis, sehingga rekornya semuanya terpecahkan,” ungkap Pramono.

Melihat tingginya antusiasme masyarakat, Pramono mengatakan Pemprov DKI akan menyiapkan konsep yang lebih menarik untuk menyambut perayaan lima abad atau HUT ke-500 Jakarta tahun depan.

“Maka untuk lima abad nanti, saya akan memikirkan hal lain yang bagaimana masyarakat dari luar kota, terutama menyambut liburannya ini kan hari libur anak sekolah mereka bisa ke Jakarta dengan lebih baik,” tutup Pramono. (pa/jh. Foto: Dok. Wikimedia)

Ace Harware Balik ke Indonesia, Toko Perdana di Sunter Mall

BusinessUpdate – PT Mitra Adiperkasa Tbk atau MAP (MAPI) memastikan akan membawa kembali jenama ritel Ace Hardware ke Indonesia di mana toko perdana dibuka di Sunter Mall Jakarta Utara pada akhir Juli atau awal Agustus 2026. Kemudian, toko kedua di kawasan Serpong, Tangerang.

Perseroan telah menjalin kemitraan dengan prinsipal menyusul berakhirnya kerja sama merek tersebut dengan mitra sebelumnya, yakni Kawan Lama Group yang memutuskan tidak melanjutkan kerja sama dengan Ace Hardware.

“Terkait Ace Hardware, setelah Kawan Lama Group memutuskan untuk tidak melanjutkan kerja samanya dengan Ace Hardware, prinsipal kemudian menghubungi kami untuk menjadi mitra baru mereka. Setelah itu, kami berdiskusi dengan Kawan Lama Group, dan mereka mengonfirmasi bahwa keputusan tersebut merupakan bagian dari strategi bisnis mereka,” ujar manajemen MAP dalam keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (29/6/2026).

Setelah dihubungi oleh prinsipal, MAP melakukan evaluasi terhadap peluang tersebut melalui studi kelayakan bersama sebelum akhirnya memutuskan untuk menjalin kerja sama. Menurut manajemen, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi diversifikasi bisnis perseroan.

“Setelah prinsipal menghubungi kami, kami mengevaluasi peluang tersebut dan melakukan studi kelayakan bersama. Pada akhirnya, kami melihat ini sebagai peluang diversifikasi bagi MAP, karena kami selalu mencari segmen baru yang dapat melengkapi bisnis yang sudah ada,” kata manajemen.

MAP menyebut strategi tersebut sejalan dengan pendekatan perseroan dalam mengembangkan kategori bisnis baru. Sebagai contoh, perusahaan menjalin kemitraan dengan Apple pada 2019 yang kini menjadi salah satu kontributor penting dalam portofolio bisnisnya.

“Pada tahun 2019, kami menjalin kemitraan dengan Apple, dan kini bisnis Apple telah menjadi salah satu kontributor yang sangat sukses dalam portofolio kami. Seperti biasa, kami selalu berhati-hati sebelum berekspansi ke kategori bisnis baru,” lanjut perseroan.

Meski telah memutuskan menjadi mitra baru Ace Hardware di Indonesia, MAP menegaskan tidak akan melakukan ekspansi secara agresif karena bisnis home improvement merupakan segmen baru bagi perusahaan.

“Setelah melalui proses evaluasi, kami memutuskan untuk menjalin kemitraan dengan Ace Hardware. Namun, kami menyadari bahwa ini merupakan segmen baru bagi kami dan masih memerlukan proses pembelajaran. Oleh karena itu, kami tidak akan melakukan ekspansi secara agresif,” ujar perseroan.

Dalam menjalankan bisnis tersebut, MAP menargetkan menghadirkan konsep Ace Hardware yang diterapkan di Amerika Serikat (AS). “Tujuan kami adalah menghadirkan Ace Hardware di Indonesia sesuai dengan konsep yang diterapkan di Amerika Serikat. Setelah kami lebih memahami bisnis ini dan memastikan bahwa bisnisnya layak serta menguntungkan, kami akan mempertimbangkan untuk mempercepat ekspansi,” kata manajemen.

Pada tahap awal, MAP akan memfokuskan pengembangan bisnis dengan membuka 5 hingga 7 gerai Ace Hardware terlebih dahulu. Kinerja keuangan dan profitabilitas dari toko-toko awal tersebut akan menjadi dasar bagi perusahaan dalam menentukan langkah ekspansi berikutnya. (rn/jh. Foto: Dok. Ace Hardware)

Ilmuwan Jepang Manfaatkan AI untuk Identifikasi Pohon Tua

BusinessUpdate – Ilmuwan di Jepang tengah mengembangkan sistem berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mengidentifikasi pohon yang berisiko tumbang atau patah dahan, seiring meningkatnya ancaman terhadap keselamatan publik dari pohon tua di tepi jalan dan taman.

Banyak pemerintah daerah mempertimbangkan penggunaan teknologi tersebut di tengah kekurangan tenaga ahli pohon dan arboris yang biasanya memeriksa kondisi pohon. Saat ini sistem tersebut mengevaluasi pohon zelkova dan sakura, dengan rencana menambahkan ginkgo dan spesies lain.

Menurut Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang pada periode antara April 2021 hingga November 2024, tercatat sebanyak 1.732 kecelakaan terkait pohon di taman dan jalan di Jepang, dengan 110 di antaranya mengakibatkan cedera atau kematian. Contohnya, pada September 2024 seorang pria tewas setelah dahan pohon ginkgo patah dan jatuh di jalur pejalan kaki di Hino, Tokyo barat.

Perusahaan teknologi informasi, Optim Corp., yang berkantor pusat di Tokyo bersama Kyuden Droneservice Co. di Fukuoka mengembangkan sistem AI berbasis drone untuk mendeteksi pohon mati.

Sementara itu, Sumitomo Mitsui Construction Co. mengembangkan sistem penilaian risiko pohon berbasis AI yang menganalisis foto bagian pohon mati atau membusuk melalui ponsel pintar atau tablet.

Tree AI membandingkan foto dengan puluhan ribu gambar batang dan cabang yang tersimpan, serta diagnosis pakar pohon, lalu menilai risiko tumbang dalam empat tingkat skala. Hasilnya tersedia dalam hitungan menit dan tersimpan dalam basis data lengkap dengan lokasi pohon.

“Risiko tumbang meningkat bila pohon memiliki rongga internal atau jamur di batangnya. Sulit bagi orang awam menilai hal ini,” kata pakar pohon, Hidemi Kataoka, yang terlibat dalam pengembangan program itu.

Pemerintah daerah seperti Kizugawa di Prefektur Kyoto, Miyakonojo di Prefektur Miyazaki, serta Pemerintah Metropolitan Tokyo telah menguji sistem tersebut. Kizugawa yang mengelola sekitar 20.000 pohon tidak mampu melakukan inspeksi rutin karena keterbatasan staf. “Dengan AI, pemeriksaan bisa lebih efisien dan konsisten,” ujar pejabat Kizugawa.

Sekitar 20 pemerintah daerah mempertimbangkan penerapan sistem tersebut. Sumitomo Mitsui pun berencana meluncurkan layanan komersial pada tahun fiskal 2027.

“Banyak pohon ditanam pada masa pertumbuhan ekonomi tinggi Jepang untuk menyerap emisi kendaraan dan kini mencapai akhir masa hidupnya,” kata Kepala Divisi Infrastruktur Hijau perusahaan, Sho Tago. Ia berharap layanan tersebut dapat mendukung pengelolaan pohon secara efisien dan tepat di tengah keterbatasan staf. (ip/jh. Foto: Dok. PxHere)

Magang Nasional 2026 Dibuka 15 Juli, Pemerintah Siapkan Dana Rp4,2 Triliun

BusinessUpdate – Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp4,2 triliun untuk program Magang Nasional (MagangHub) Tahun 2026 atau Angkatan 2 yang akan dimulai rangkaiannya pada Juli.

“Ini suatu hal, kabar baik buat adik-adik kita yang baru lulus dari perguruan tinggi. Jadi kenaikannya (jumlah peserta) itu dari 100 ribu menjadi 150 ribu (orang), dan dengan jumlah anggaran sekitar Rp4,2 triliun,” kata Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (29/6/2026).

Adapun, kuota peserta pada periode (batch) pertama dari Magang Nasional 2026 sebanyak 50 ribu orang, dengan pendaftarannya akan dibuka pada 15-28 Juli 2026. “Untuk pendaftaran peserta, ini yang mungkin ditunggu-tunggu, yaitu dibuka pada 15-28 Juli. Jadi masih ada kesempatan 2 minggu lagi ,” ujarnya.

Sementara itu, perusahaan memiliki waktu hingga 15 Juli untuk melakukan pendaftaran dan melewati tahapan verifikasi sebagai mitra penyelenggara Magang Nasional tahun ini.

“Dua minggu ini kesempatan perusahaan untuk mereka login, register ke platform MagangHub, kemudian mem-posting lowongan magang yang dibuka. Silahkan para perusahaan, kementerian dan lembaga memanfaatkan kesempatan ini,” tambah Yassierli. Pihaknya akan memverifikasi, apakah lowongan itu benar-benar cocok untuk lulusan perguruan tinggi.

Setelah periode pendaftaran peserta rampung pada 28 Juli, para calon peserta Magang Nasional 2026 akan diverifikasi dan diseleksi pada 29 Juli hingga 5 Agustus. Peserta yang lolos program ini nantinya diumumkan pada 7 Agustus, dan hari pertama Magang Nasional 2026 batch I resmi dimulai pada 10 Agustus.

Adapun program Magang Nasional juga masuk ke dalam paket stimulus ekonomi semester II tahun 2026, yang diharapkan mampu memperkuat sektor ketenagakerjaan nasional.

Magang Nasional pun dirancang pemerintah untuk menjembatani lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja. Peserta akan menjalani magang selama enam bulan dan menerima uang saku setara Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).

Selain itu, peserta mendapatkan perlindungan sosial berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JK). Kemnaker juga turut menyiapkan program sertifikasi kompetensi bagi peserta MagangHub sebagai tindak lanjut setelah program magang selesai. (pa/jh. Foto: Dok. Sekretariat Negara)

Pasar Jaya Kerja Sama dengan Daerah untuk Pasok Pangan ke Jakarta

BusinessUpdate – Perumda Pasar Jaya memperkuat kerja sama dengan berbagai daerah yang memiliki sentra produksi pangan sebagai upaya menjaga pasokan pangan di tengah tingginya kebutuhan di Jakarta. Kerjasama itu diantaranya melalui forum Mitra Praja Utama (MPU), serta menjalin kerja sama bisnis (business to business/B2B) secara langsung.

“Pasar Jaya turut memperkuat ketersediaan pasokan melalui kerja sama antar daerah secara langsung dengan sentra-sentra produksi pangan di berbagai wilayah,” kata Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Agus Himawan di Jakarta, Senin (29/6/2026).

Sejumlah daerah yang telah menjadi mitra antara lain Cianjur, Karawang, Blitar, Kediri, Sragen, serta sejumlah daerah penghasil pangan lainnya. “Tentunya langkah ini dilakukan untuk memperkuat rantai pasok, menjaga ketersediaan stok, serta memastikan stabilitas harga pangan di Jakarta tetap terjaga,” tambahnya.

Menurut Agus, Jakarta dengan jumlah penduduk yang besar dan kebutuhan pangan yang tinggi sangat bergantung pada pasokan dari berbagai daerah, sehingga keberlanjutan kerja sama dengan daerah lain menjadi faktor penting menjaga ketahanan pangan di Jakarta.

Komoditas pangan utama yang dipasok atau menjadi unggulan antara lain, beras, aneka sayuran, telur ayam, gula, dan komoditas pertanian lainnya.

Selain itu, stabilitas harga pangan di pasar-pasar Jakarta dijaga melalui sinergi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), di mana BUMD pangan menjadi salah satu instrumen strategis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menjaga keterjangkauan harga dan ketersediaan pasokan pangan bagi masyarakat.

Perumda Pasar Jaya secara rutin melakukan pemantauan harga melalui petugas enumerator yang tersebar di berbagai pasar. Data hasil survei harga dikumpulkan setiap hari dan dipublikasikan melalui portal Informasi Pangan Jakarta sebagai bentuk transparansi informasi kepada masyarakat.

Selain itu, evaluasi terhadap perkembangan harga dan pasokan pangan dilakukan secara berkala, minimal satu kali dalam seminggu untuk mengidentifikasi potensi gejolak harga dan menentukan langkah antisipatif yang diperlukan.

Selain melakukan pemantauan harga, Pasar Jaya juga menjalankan berbagai program stabilisasi pangan, seperti pasar murah dan bazar pangan murah yang dilaksanakan secara rutin oleh BUMD Pangan. Program ini untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Ia berharap melalui upaya tersebut kebutuhan pangan masyarakat di Jakarta tetap terpenuhi dengan harga yang stabil, sekaligus mendukung upaya Pemprov DKI Jakarta dalam mengendalikan inflasi daerah. (pa/jh. Foto: Dok. RRI)

Tanjungpinang Punya Lahan Luas untuk Kawasan Industri

BusinessUpdate – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) menyatakan Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), berpotensi besar menarik investasi karena masih memiliki lahan luas untuk dijadikan kawasan industri.

“Lahan di Tanjungpinang masih banyak dan dapat menjadi hak milik, sehingga potensial menarik investasi dari dalam maupun luar negeri,” kata Ketua Kadin Tanjungpinang Ade Angga di Tanjungpinang, Minggu (28/6/2026).

Ade mengatakan saat ini DPRD bersama Pemkot Tanjungpinang tengah menggodok Peraturan Daerah (Perda) tentang Kawasan Industri. Perda ini akan segera disahkan guna memudahkan masuknya investor ke kota Gurindam tersebut.

Menurut Ade, yang juga Wakil Ketua I DPRD Tanjungpinang, ada sekitar 1.147 hektar lahan kosong yang bisa dikembangkan untuk kawasan industri, tersebar di tiga kecamatan.

Sebagian besar lahan itu berada di wilayah Pulau Dompak, Kecamatan Bukit Bestari, seluas 769,30 hektar, yang diperuntukkan untuk kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas hingga galangan dan perbaikan kapal. Selain itu, ada pula kawasan industri halal, logistik, manufaktur, cold storage, pengolahan makanan, teknologi tinggi, serta bioteknologi.

Kemudian, sebagian kecil lahan berada di wilayah Kecamatan Tanjungpinang Kota seluas 16,39 hektar, dan 361,30 hektar di Kecamatan Tanjungpinang Timur seluas 361,30 hektar, diperuntukkan untuk industri eco industrial, pelabuhan, hingga metro industrial park. “Perda ini tidak hanya memetakan wilayah kawasan industri, namun juga untuk mengetahui ketersediaan lahan untuk investasi,” ucap Ade.

Kadin siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam meningkatkan investasi, karena ekonomi Tanjungpinang sebagai pusat ibukota Provinsi Kepri itu cenderung melandai dari waktu ke waktu.

Menurutnya harus ada terobosan baru untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi Tanjungpinang, salah satunya dengan pembangunan kawasan industri, seperti di Batam dan Bintan yang semakin berkembang. “Namun, semakin hari lahan komersil di Batam terus berkurang, sehingga investor berpotensi masuk ke Tanjungpinang,” ujarnya.

Ade menambahkan Kadin Tanjungpinang telah bertemu dengan Konsulat Singapura untuk difasilitasi berkomunikasi dengan jaringan usaha yang ada di Singapura. Ia menjamin sudah ada beberapa investor dari negara tetangga itu berniat berinvestasi di Tanjungpinang, salah satunya berkaitan dengan industri halal. (ip/jh. Foto: Dok. Pemkot Tanjungpinang)

Atasi Antrean Kendaraan ASDP Ketapang Operasikan 30 Kapal Feri

BusinessUpdate – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, mengoperasikan sebanyak 28 hingga 30 armada kapal feri setiap hari untuk mempercepat penanganan kepadatan dan mengurai antrean kendaraan.

General Manajer PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang Arief Eko Kurniansjah mengatakan sebagai langkah percepatan layanan ASDP mengoperasikan 28 hingga 30 kapal setiap hari termasuk dukungan kapal pada Dermaga Bulusan, Dermaga LCM dan Dermaga Ponton guna meningkatkan kapasitas angkut.

“Seluruh sumber daya operasional di lapangan telah kami optimalkan untuk mempercepat penguraian antrean kendaraan di Pelabuhan Ketapang,” kata Arief dalam keterangan resmi, Minggu (28/6/2026).

Menurut Arief, pengaturan dermaga juga disesuaikan berdasarkan karakteristik kendaraan, dan untuk Kendaraan pribadi diprioritaskan melalui Dermaga MB I, MB II, MB III dan Dermaga Ponton. Sedangkan kendaraan logistik besar atau angkutan barang, dilayani melalui Dermaga MB IV dan Dermaga LCM, untuk meminimalkan benturan dan mempercepat proses bongkar muat.

“Selain itu, kami juga menerapkan pola tiba-bongkar-berangkat (TBB) untuk mempercepat siklus pelayaran. Bersama seluruh pemangku kepentingan kami juga melakukan pengaturan lalu lintas, pengelompokan kendaraan dan pemanfaatan kantong parkir Dermaga Bulusan agar antrean dapat terurai secara bertahap,” jelasnya.

Sementara di sisi darat, ASDP bersama Satlantas Polresta Banyuwangi mengaktifkan kantong parkir Bulusan sebagai buffer zone yang mampu menampung sekitar 400 kendaraan logistik, truk golongan VI ke atas diarahkan memasuki area tersebut sebagai bagian dari delaying system hingga dermaga siap menerima muatan baru.

“Kendaraan kecil dan kendaraan pribadi dari arah selatan Banyuwangi dialihkan melalui jalan lingkar Pelabuhan Ketapang guna mengurangi kepadatan pada ruas arteri menuju pelabuhan,” lanjutnya.

Arief menambahkan, ASDP juga terus berkoordinasi dengan BMKG dan otoritas terkait untuk memantau perkembangan cuaca dan menyesuaikan pola operasi apabila diperlukan. (rn/jh. Foto: Dok. ASDP)