Home Blog Page 95

Hunian Senen Digratiskan untuk Enam Bulan Pertama

BusinessUpdate – Pemerintah menyiapkan sebanyak 324 unit Hunian Senen sebagai tempat tinggal baru yang lebih aman dan layak bagi masyarakat yang tinggal di bantaran rel di dekat Stasiun Senen, Jakarta Pusat. Bahkan mereka tidak dipungut anpa biaya sewa, listrik, maupun air pada enam bulan pertama.

Kesiapan hunian tersebut ditinjau langsung oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait atau Ara di Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (9/6/2026). Hunian itu disiapkan untuk menampung masyarakat yang direlokasi dari kawasan bantaran rel kereta api yang selama ini dinilai berisiko terhadap keselamatan.

“Besok akan kami laporkan kepada Presiden bahwa hunian ini sudah siap. Namun yang tidak kalah penting adalah memastikan bahwa penghuni yang menempati hunian ini benar-benar sesuai dengan tujuan awal, yaitu warga yang direlokasi dari bantaran rel kereta api di kawasan Senen,” ujar Ara. D

Hunian Senen dibangun di atas lahan seluas 1,61 hektar dengan status Hak Guna Bangunan (HGB) atas nama PT Angkasa Pura Indonesia (Persero). Kawasan tersebut memiliki total 324 unit hunian yang dilengkapi berbagai fasilitas penunjang seperti toilet, mushala, dapur umum, ruang komunal, taman bermain anak, hingga area parkir.

Ara mengapresiasi kolaborasi sejumlah pihak yang memungkinkan pembangunan hunian tersebut selesai dalam waktu relatif singkat. Kerja sama antara Badan Pengelola (BP) Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Kereta Api Indonesia (Persero), Angkasa Pura Indonesia, serta kontraktor pelaksana mampu menghadirkan hunian yang dibutuhkan masyarakat dalam waktu cepat.

“Luar biasa cepat kerjanya. Saya mengucapkan terima kasih kepada BP BUMN, PT KAI, PT Angkasa Pura Indonesia yang menyiapkan lahannya, serta kontraktor pelaksana yaitu PT Hutama Karya (Persero), PT PP (Persero) Tbk, dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Ini contoh kolaborasi yang baik untuk kepentingan rakyat,” ujarnya.

Proyek Hunian Senen mulai dikerjakan pada 3 April 2026 dan berhasil diselesaikan sebelum target penyelesaian yang ditetapkan pada 15 Juni 2026. Selain menyiapkan bangunan fisik, pemerintah juga menaruh perhatian pada aspek sosial dan pengelolaan kawasan agar hunian tersebut dapat berkembang menjadi lingkungan yang nyaman dan berkelanjutan.

“Kita tidak hanya mempersiapkan fisik bangunannya, tetapi juga harus mempersiapkan masyarakat yang akan tinggal di sini. Ruang terbuka hijau perlu disiapkan, kalau bisa ada ruang serbaguna, sarana rekreasi seperti lapangan futsal, penerangan yang baik, dan yang terpenting manajemen kawasan harus berjalan dengan baik,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BP BUMN Dony Oskaria menyatakan, penghuni tidak akan dibebankan biaya pada tahap awal. “Untuk tahap awal tidak akan dipungut biaya. Listrik dan air juga akan digratiskan terlebih dahulu. Nanti setelah enam bulan akan dilakukan evaluasi terkait pengelolaannya,” kata Dony.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menjelaskan, proses pendataan calon penghuni telah dilakukan dan prioritas pertama diberikan kepada warga bantaran rel di kawasan Pasar Gaplok yang sebelumnya telah dikunjungi Presiden. Menurut Bobby, penataan kawasan bantaran rel akan terus dilakukan untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api sekaligus menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih tertata.

Rencananya, Hunian Senen akan mulai dihuni pada pekan depan setelah seluruh aspek teknis dan pengelolaan kawasan dipastikan siap. Melalui program ini, pemerintah berharap masyarakat yang selama ini tinggal di kawasan rawan dapat memperoleh hunian yang lebih aman, nyaman, dan didukung fasilitas memadai untuk meningkatkan kualitas hidup. (rn/jh. Foto: Dok. Kemen PKP)

Park and Ride Lebak Luas Bakal Diperluas, MRT Jakarta Cari Investor

BusinessUpdate – PT MRT Jakarta akan melakukan penjajakan pasar (market sounding) untuk mencari investor yang akan terlibat dalam pengembangan kawasan fasilitas parkir Park and Ride Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan.

“Setelah ini perencanaan difinalisasi oleh rekan-rekan MRT, kemudian akan dilakukan market sounding untuk mencari investor yang akan masuk melakukan pembangunan,” kata Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo usai meninjau kawasan Park and Ride Lebak Bulus, Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Syafrin mengatakan saat ini PT MRT Jakarta tengah menyelesaikan tahap perencanaan pengembangan kawasan yang berada di sekitar stasiun awal MRT Jakarta tersebut. Pengembangan kawasan Lebak Bulus menjadi sangat strategis karena merupakan lokasi stasiun awal MRT Jakarta yang berperan sebagai simpul transportasi bagi masyarakat dari wilayah selatan Jakarta dan sekitarnya.

Pemerintah Kota Jakarta Selatan bersama Dinas Perhubungan DKI Jakarta, PT MRT Jakarta, serta staf khusus gubernur telah meninjau langsung kawasan tersebut guna memastikan rencana pengembangan berjalan terintegrasi dengan lingkungan sekitar.

Ia menjelaskan pengembangan kawasan tidak hanya berfokus pada fungsi transportasi, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan konektivitas yang baik dengan berbagai aktivitas masyarakat.

“Setiap pengembangan di kawasan atau di area ini terintegrasi secara utuh dengan lingkungan. Jadi tidak hanya dilihat dari fungsi transportasi, tetapi bagaimana fungsi transportasi terintegrasi dengan kawasan, sehingga mobilitas masyarakat seluruhnya mulus (seamless) pergerakannya,” kata Syafrin.

Pengembangan Park and Ride Lebak Bulus sejalan dengan program Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebagai upaya mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.

Dengan tersedianya lokasi park and ride yang memadai, masyarakat dapat memarkir kendaraan di kawasan Lebak Bulus lalu melanjutkan perjalanan menggunakan MRT maupun Transjakarta menuju pusat kota. Pengembangan kawasan tersebut juga diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan perkotaan yang lebih tertib, nyaman, dan ramah bagi masyarakat.

Dalam pengembangan kawasan tersebut, bagian depan Park and Ride Lebak Bulus direncanakan akan dibangun gedung parkir bertingkat untuk menambah kapasitas kendaraan. Sementara di bagian belakang akan dibangun gedung multifungsi yang dapat dimanfaatkan sebagai hunian maupun pusat kegiatan. (ip/jh. Foto: Dok. Kompas)

Harga Pertamax dan Pertamax Green Naik per Hari Ini

BusinessUpdate – Pertamina Patra Niaga mengumumkan kenaikan harga produk bahan bakar minyak jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai 10 Juni 2026 pukul 00.00 WIB. Harga bahan bakar non-subsidi Pertamax (RON 92) naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter dan Pertamax Green 95 (RON 95) naik dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.

“Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah,” kata Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (10/6/2026).

Menurut perusahaan, penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green diputuskan berkoordinasi dengan pemerintah sebagai regulator, dan dilakukan sesuai mekanisme evaluasi berkala dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia serta harga pasar keekonomian.​​​​​​​

Roberth menyampaikan bahwa penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi dilakukan sesuai dengan regulasi yang berlaku. “Harga jual tersebut diputuskan dengan tetap dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator, dan menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan penyediaan energi dan distribusi BBM berkualitas bagi masyarakat terus berjalan optimal,” katanya.

Perusahaan memastikan keamanan pasokan BBM di jaringan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) milik Pertamina di seluruh Indonesia. “Kami memastikan pasokan Pertamax dan Pertamax Green tetap aman serta tersedia di jaringan SPBU Pertamina,” katanya.

Perusahaan menyampaikan bahwa harga produk bahan bakar Pertamina selain Pertamax dan Pertamax Green tidak naik. Harga produk bahan bakar non-subsidi ​​​​​​​Pertamax Turbo (RON 98) tetap Rp20.750 per liter, Dexlite (CN 51) tetap Rp23.000 per liter, dan Pertamina Dex (CN 53) tetap Rp24.800 per liter.

Bahan bakar minyak bersubsidi jenis Pertalite tetap dipasarkan dengan harga Rp10 ribu per liter dan Biosolar harganya masih Rp6.800 per liter. “Masyarakat dapat memperoleh informasi harga BBM terbaru melalui kanal resmi Pertamina, Pertamina Patra Niaga, maupun aplikasi MyPertamina,” tutup Roberth. (pa/jh. Foto: Dok. Pertamina)

PGN dan Pertagas Resmikan CISEM II Perkuat Infrastruktur Energi Nasional

BusinessUpdate – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk atau PGN bersama PT Pertamina Gas (Pertagas) resmi melaksanakan commissioning Metering System Pipa Transmisi Gas Bumi Cirebon–Semarang II (CISEM II) sebagai wujud komitmen memperkuat fondasi bisnis dan infrastruktur energi nasional.

Direktur Komersial PGN Aldiansyah Idham menyampaikan bahwa keberhasilan commissioning CISEM II menunjukkan komitmen PGN Group dalam menjaga keberlanjutan bisnis gas bumi nasional melalui penguatan infrastruktur dan optimalisasi pemanfaatan energi domestik.

“Commissioning Metering System di KHT menjadi bagian penting menuju optimalisasi pemanfaatan infrastruktur CISEM II secara penuh, sehingga dapat memberikan fleksibilitas dan keandalan yang lebih baik bagi sistem transmisi gas bumi nasional,” ujar Aldiansyah dalam keterangan resmi, Selasa (9/6/2026).

Langkah tersebut menjadi tonggak penting yang mencerminkan kesiapan operasional proyek strategis nasional (PSN) dalam memperkuat konektivitas jaringan gas bumi dari Jawa Timur (Jatim) hingga Jabar. CISEM II dinilai strategis untuk meningkatkan keandalan penyaluran gas bumi, memperkuat ketahanan energi nasional, serta mendukung pertumbuhan industri dan ekonomi secara berkelanjutan.

Seluruh tahapan pengujian fasilitas dan flow test juga telah dilakukan untuk memastikan sistem bekerja dengan baik sebagai bagian dari verifikasi kesiapan operasional penuh CISEM II hingga terhubung dengan fasilitas operasi eksisting Pertagas.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengatakan, commissioning CISEM II merupakan capaian penting dalam pembangunan infrastruktur energi nasional.

“Setelah keberhasilan CISEM I, hari ini kita menyaksikan commissioning CISEM II yang melengkapi keterhubungan jaringan pipa gas bumi di Pulau Jawa,” ungkapnya. Laode menilai, infrastruktur tersebut semakin memperkuat ketahanan energi nasional dan meningkatkan kemampuan sistem dalam menyalurkan gas ke berbagai wilayah dan sektor pengguna.

Seremoni commissioning Metering Kandang Haur Timur (KHT) dan integrasi sistem transmisi gas CISEM II dengan sistem transmisi Jawa Barat (Jabar) dilaksanakan oleh PGN, Pertagas, dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di KHT, Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (6/6/2026).

Sebelumnya, tahapan commissioning utama CISEM II di KHT telah dilakukan pada Jumat (5/6/2026). Kini, pipa CISEM II sepanjang 242 kilometer (km) telah terhubung dengan pipa CISEM I yang beroperasi dari Semarang hingga Batang. (rn/jh. Foto: Dok. PGN)

Telkom Bagikan Dividen Tunai Sebesar Rp21,9 Triliun

BusinessUpdate – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menyetujui pembagian dividen tunai sebesar kurang lebih Rp21,9 triliun. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp17,8 triliun merupakan dari keseluruhan laba bersih yang diperoleh Perseroan pada tahun 2025, sedangkan sekitar Rp4,2 triliun merupakan laba ditahan Perseroan tahun sebelumnya.

Persetujuan tersebut diberikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 secara daring, pada Senin (8/6/2026). Dalam rapat tersebut, para pemegang saham menyetujui sejumlah agenda Perseroan, tiga di antaranya adalah penggunaan laba bersih tahun buku 2025, program pembelian kembali saham (buyback), serta perubahan susunan pengurus Perseroan guna memperkuat struktur kepemimpinan dan mendukung keberlanjutan transformasi TelkomGroup di tahun 2026.

Pembayaran dividen tersebut akan dilakukan selambat-lambatnya pada tanggal 10 Juli 2026. Adapun yang berhak menerima dividen adalah para pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada penutupan perdagangan saham Perseroan di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 19 Juni 2026.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyampaikan bahwa, dalam memperhitungkan pembayaran dividen Perseroan tentu mempertimbangkan berbagai aspek, utamanya keseimbangan antara pengembalian kepada pemegang saham dan kebutuhan investasi jangka panjang.

“Meskipun menghadapi tekanan industri dan ketidakpastian sepanjang tahun 2025, Perseroan telah berhasil membuktikan bahwa fundamental bisnis tetap terjaga dan arus kas juga kian menguat. Sehingga, keputusan pemegang saham atas persetujuan dividen hari ini mencerminkan kepercayaan terhadap transformasi dan arah pertumbuhan yang kami bangun,” ujar Dian dikutip Selasa (9/6/2026).

Selain pembagian dividen, RUPST tersebut juga menyetujui rencana program buyback saham Perseroan dengan nilai sebesar-besarnya Rp4 triliun. Buyback dilakukan melalui Bursa Efek maupun di luar Bursa Efek, baik secara bertahap atau sekaligus dan diselesaikan dalam periode dua belas bulan setelah disetujui pada RUPST, yakni sejak 9 Juni 2026 hingga 8 Juni 2027.

Aksi korporasi ini dijalankan sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan nilai pemegang saham sekaligus langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga saham Perseroan di tengah dinamika pasar. (ip/jh. Foto: Dok. Telkom)

Stabilkan Rupiah BI Kembali Naikkan Suku Bunga Acuan Menjadi 5,5 Persen

BusinessUpdate – Bank Indonesia kembali menaikkan suku bunga acuan (BI-Rate) sebesar 25 bps menjadi 5,50% untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah dan menjaga inflasi agar tetap terkendali.

Keputusan tersebut diumumkan setelah bank sentral Indonesia menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang dipercepat pada Selasa (9/6/2026). Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan kenaikan suku bunga acuan ini juga ditujukan untuk meningkatkan imbal hasil untuk meningkatkan daya tarik masuknya aliran masuk investasi portfolio asing ke Indonesia.

Selain menaikkan BI Rate, Bank Indonesia juga meningkatkan suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 4,50% dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 6,25%.

Perry mengatakan nilai tukar rupiah menunjukkan perkembangan yang lebih lemah dari perkiraan. Selain gejolak global yang terus berlanjut dan tingginya permintaan valuta asing dalam negeri, ia mengatakan pelemahan nilai tukar rupiah juga didorong oleh aliran keluar investasi portfolio asing dari Indonesia.

“Sehubungan dengan itu, Bank Indonesia memandang perlu untuk menempuh langkah-langkah lanjutan guna memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah dengan meningkatkan kembali imbal hasil dan sejumlah insentif lain untuk mendorong masuknya aliran investasi asing,” jelasnya.

Stabilisasi nilai tukar rupiah dimaksud juga ditempuh agar ketahanan eksternal ekonomi Indonesia tetap terjaga dan sasaran inflasi tahun 2026 dan 2027 tetap tercapai.

Sesuai Undang-undang dan praktik yang berjalan selama ini, Bank Indonesia setiap Selasa mengadakan RDG Mingguan untuk evaluasi pelaksanaan bauran kebijakan yang ditetapkan dalam RDG Bulanan.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, mengatakan kebijakan tersebut merupakan langkah lanjutan untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tingginya gejolak global yang dipicu konflik di Timur Tengah.

“Kenaikan ini sebagai langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah dari dampak tingginya gejolak global akibat perang di Timur Tengah, serta sebagai langkah pre-emptive untuk menjaga inflasi pada tahun 2026 dan 2027 agar tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5±1 persen yang ditetapkan Pemerintah,” ujar Ramdan dalam siaran pers, Selasa (9/6/2026) siang. (ip/jh)

Elnusa Bagikan Dividen Tunai Senilai Rp323 Miliar Setara 45 Persen Laba Bersih

BusinessUpdate – PT Elnusa Tbk (ELSA) menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp323 miliar dari laba tahun buku 2025 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Senin (8/6/2026). Nilai dividen yang dibagikan setara 45% dari laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk atau sebesar Rp44,29 per saham.

Corporate Secretary Elnusa Rustam Aji mengatakan, nilai dividen tahun ini meningkat 13% dibandingkan pembagian dividen tahun sebelumnya. “Kebijakan dividen ini menunjukkan kemampuan Elnusa dalam menghasilkan kinerja yang sehat sekaligus menjaga ruang pertumbuhan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (9/6/2026).

Sepanjang 2025, Elnusa membukukan laba bersih sebesar Rp718 miliar dengan pendapatan usaha mencapai Rp14,5 triliun. Capaian itu didukung pertumbuhan aktivitas jasa hulu migas, penguatan bisnis distribusi dan logistik energi, serta kontribusi berbagai inovasi teknologi yang terus dikembangkan perseroan.

Selain membagikan dividen, Elnusa juga menetapkan sebesar Rp395 miliar atau sekitar 55% dari laba bersih sebagai laba ditahan yang akan digunakan untuk mendukung ekspansi usaha, memperkuat struktur permodalan, serta pengembangan teknologi dan kapabilitas operasional.

Menurut Rustam, kebijakan tersebut mencerminkan upaya menjaga keseimbangan antara pemberian imbal hasil kepada pemegang saham dan kebutuhan pendanaan untuk pertumbuhan bisnis jangka panjang.

Dalam beberapa tahun terakhir, Elnusa memperkuat daya saing melalui investasi teknologi, modernisasi peralatan, digitalisasi proses bisnis, serta pengembangan berbagai solusi energi. (rn/jh. Foto: Dok. Elnusa)

Program EA PLN Dorong Modernisasi Sektor Peternakan

BusinessUpdate – PT PLN mendorong modernisasi di sektor peternakan di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) melalui Program Electrifying Agriculture (EA) guna memperkuat ketahanan pangan.

Salah satu peternakan yang telah menerapkan Program EA adalah peternakan ayam petelur CV Cahaya Tiga Putri di Kabupaten Sidrap yang saat ini menggunakan daya listrik sebesar 555 kVA dengan tambahan daya 197 kVA untuk mendukung pengembangan kandang modern.

General Manager PLN UID Sulselrabar Edyansyah menjelaskan, program Electrifying Agriculture ini merupakan salah satu program strategis PLN dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pemanfaatan energi listrik yang lebih efisien, andal, dan produktif di sektor agrikultur.

“Melalui Program Electrifying Agriculture, kami ingin membantu petani dan peternak meningkatkan hasil produksi, dengan menghemat biaya operasional,” ujar Edyansyah melalui keterangan resmi, Selasa (9/6/2026).

Menurutnya, PLN tidak hanya menghadirkan listrik sebagai kebutuhan dasar saja, tetapi juga sebagai energi penggerak produktivitas. Program itu juga menjadi bentuk dukungan PLN terhadap kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Direktur CV Cahaya Tiga Putri Usman Appas mengatakan pemanfaatan listrik PLN telah mendukung perkembangan usaha peternakan menjadi semakin maju.

Penggunaan listrik PLN diakui memberikan efisiensi biaya yang cukup besar. Sebelum menggunakan listrik PLN, kebutuhan energi di peternakan dengan menggunakan pembangkit diesel dengan biaya produksi listrik mencapai sekitar Rp4.500 per kWh.

Setelah beralih ke listrik PLN, biaya energi dapat ditekan menjadi sekitar Rp1.100 per kWh, yang artinya menghemat biaya operasional sampai dengan empat kali lipat dari sebelumnya.

Jika menggunakan diesel, ia bisa menghabiskan biaya sebesar Rp240 juta per bulannya dan setelah beralih ke listrik peternakan ayamnya hanya menghabiskan Rp60 juta per bulan.

“Dengan listrik PLN, kegiatan operasional peternakan menjadi jauh lebih hemat, mudah, dan efisien. Seluruh sistem kandang dapat berjalan secara otomatis sehingga pengelolaan ternak menjadi lebih optimal,” jelasnya.

Selain lebih hemat biaya operasional, ketersediaan listrik yang andal memungkinkan penerapan sistem peternakan yang lebih modern. Mulai dari sistem pemberian pakan, pengaturan suhu kandang, ventilasi, hingga pencahayaan dapat dioperasikan secara otomatis sehingga meningkatkan efisiensi kerja serta produktivitas ternak.

“Kami tidak lagi harus menyediakan dan mengelola stok bahan bakar diesel dalam jumlah besar untuk kebutuhan harian. Ini sangat membantu peningkatan produktivitas sekaligus pengembangan usaha kami,” ujar Usman.

Ia juga mengapresiasi komitmen PLN dalam menyediakan pasokan listrik yang andal untuk mendukung sektor agrikultur di Kabupaten Sidenreng Rappang.

Bupati Sidenreng Rappang Syaharuddin Alrif mengapresiasi upaya PLN dalam mendukung petani yang ingin beralih menggunakan pompanisasi listrik yang ada di Kabupaten Sidenreng Rappang.

“Kami sebagai perwakilan warga serta petani mengucapkan terima kasih atas upaya PLN dalam menghadirkan pompanisasi listrik. Kami optimis dengan adanya listrik, bisa meningkatkan produktivitas hasil panen petani di sini,” ujarnya. Ia juga optimistis dengan hadirnya elektrifikasi pompanisasi, bisa meningkatkan hasil panen sebanyak tiga kali dalam setahun. (pa/jh. Foto: Dok. PLN)

Pemerintah Sediakan 280 Juta Bibit Kakao dan Kelapa Secara Gratis

BusinessUpdate – Pemerintah menyiapkan sekitar 280 juta batang bibit kakao dan kelapa untuk memperkuat pengembangan sektor perkebunan nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman mengatakan penyediaan bibit unggul tersebut merupakan bagian dari program besar pemerintah dalam mempercepat pengembangan komoditas perkebunan strategis yang memiliki potensi tinggi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

Pernyataan itu disampaikan Amran di sela-sela melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kebun pembibitan kelapa dan kakao di Desa Lamomea, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Sabtu (6/6/2026).

“Saat ini pemerintah tengah mengembangkan sekitar 870 ribu hektar lahan perkebunan yang mencakup berbagai komoditas unggulan, antara lain kakao, kelapa, tebu, pala, dan mete yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia,” ujar Amran dalam keterangan resmi, Senin (8/6/2026).

Pengembangan perkebunan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat sektor pertanian dan perkebunan sebagai salah satu pilar penting pembangunan ekonomi nasional ke depan.

Ia menegaskan seluruh komoditas yang dikembangkan memiliki prospek besar karena didukung kebutuhan pasar domestik maupun internasional yang terus meningkat, terutama untuk produk olahan bernilai tambah tinggi.

Selain memperluas areal tanam, pemerintah juga menyiapkan berbagai dukungan agar hasil perkebunan dapat menjadi bahan baku industri dalam negeri melalui program hilirisasi yang berkelanjutan dan terintegrasi.

Menurutnya, hilirisasi komoditas seperti kelapa, kakao, dan mete menjadi langkah strategis untuk meningkatkan nilai ekonomi produk pertanian sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di pasar global.

Pemerintah juga memastikan seluruh bantuan yang diberikan kepada petani berasal dari anggaran negara dan harus tepat sasaran sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat di tingkat lapangan.

Untuk wilayah Sulawesi Tenggara, pemerintah menyiapkan sekitar 38 juta benih sebagai bagian dari program nasional pengembangan perkebunan yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani setempat.

Seluruh bantuan diberikan secara gratis kepada petani, mulai dari penyediaan bibit unggul, pengolahan lahan, hingga proses penanaman sehingga tidak membebani penerima manfaat program tersebut. Kebijakan ini merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada petani agar mereka dapat meningkatkan produksi tanpa terkendala biaya awal yang selama ini sering menjadi hambatan pengembangan usaha.

Amran berharap program pengembangan perkebunan dan hilirisasi dapat menciptakan sedikitnya tiga juta lapangan kerja permanen dalam tiga tahun mendatang serta mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Adapun dalam kunjungan di wilayah Kabupaten Konawe tersebut, Mentan menilai kualitas pembibitan kelapa dan kakao yang dikembangkan sangat baik dan layak menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia. Jutaan bibit kelapa dan kakao yang disiapkan di Sulawesi Tenggara merupakan bagian dari program pengembangan perkebunan nasional yang diarahkan untuk mendukung hilirisasi komoditas strategis. (pa/jh. Foto: Dok. Kementan)

ASDP Bersihkan Pantai dan Pesisir, Kumpulkan 13 Ton Sampah

BusinessUpdate – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengumpulkan lebih dari 13 ton sampah laut dan pesisir melalui kegiatan Ocean Clean Up Day 2026 yang digelar serentak di berbagai wilayah operasional perusahaan pada Senin (8/6/2026).

Kegiatan yang dilakukan dalam rangka memperingati Hari Laut Sedunia 2026 itu sebagai upaya menjaga keberlanjutan ekosistem perairan yang berperan penting dalam menunjang kelancaran, keselamatan, dan keandalan layanan penyeberangan penumpang dan arus logistik nasional.

“Sebagai perusahaan yang beroperasi di wilayah pesisir dan perairan, ASDP memiliki tanggung jawab untuk ikut menjaga keberlanjutan ekosistem laut,” kata Direktur Utama ASDP Heru Widodo dalam keterangannya di Jakarta, Senin (8/6/2026).

Menyadari pentingnya menjaga keberlanjutan ekosistem laut, ASDP menggelar kegiatan Ocean Clean Up Day 2026 secara serentak di berbagai wilayah operasional perusahaan.

Heru menyampaikan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk “Bridging the Nation, Protecting Our Oceans”, kegiatan itu berhasil mengumpulkan lebih dari 13 ton sampah dari kawasan pesisir, pelabuhan, hingga perairan sekitar lintasan penyeberangan.

Menurutnya, aksi tersebut menjadi bentuk nyata komitmen perusahaan BUMN transportasi penyeberangan tersebut dalam menjaga kebersihan laut sekaligus mengajak masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan untuk turut berpartisipasi aktif melestarikan lingkungan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak seluruh insan ASDP dan stakeholder mengambil peran aktif dalam menjaga kebersihan laut dan kawasan pesisir,” ujarnya. Menurutnya langkah mengurangi sampah dan menjaga kebersihan lingkungan akan memberikan dampak besar bagi keberlanjutan ekosistem laut di masa depan.

Adapun kegiatan Ocean Clean Up Day 2026 itu melibatkan lebih dari 400 partisipan yang tersebar di 27 wilayah cabang operasional ASDP. Tingginya partisipasi tersebut mencerminkan semangat kolaborasi dan kepedulian bersama dalam menciptakan kawasan pesisir dan perairan yang lebih bersih, aman, dan nyaman bagi masyarakat maupun pengguna jasa penyeberangan.

Corporate Secretary ASDP Windy Andale menambahkan kegiatan itu tidak hanya berfokus pada kebersihan lingkungan, tetapi juga mendukung agenda pembangunan berkelanjutan nasional.

Ia berharap aksi kolaboratif itu dapat memperkuat budaya peduli lingkungan dan mendorong terciptanya kawasan pesisir, pelabuhan, dan perairan yang bersih secara berkelanjutan guna mendukung layanan transportasi penyeberangan nasional yang semakin nyaman dan optimal.

Windy mengatakan ASDP terus memperkuat komitmen keberlanjutan melalui berbagai program dan inovasi lingkungan yang dijalankan secara konsisten di seluruh wilayah operasional perusahaan.

Ia menambahkan langkah tersebut menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 14 tentang Ekosistem Laut, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam pengurangan sampah plastik dan perlindungan kawasan pesisir Indonesia. (rn/jh. Foto: Dok. ASDP)