BusinessUpdate – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) bakal terus menggenjot kredit untuk usaha berkelanjutan dan memberikan kredit kepada sektor usaha yang ramah lingkungan hidup.
Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi mengatakan perseroan terus berkomitmen untuk terus meningkatkan pembiayaan kepada aktivitas bisnis yang berkelanjutan, termasuk di dalamnya green loan sebagai upaya memberikan nilai kepada seluruh stakeholders.
Menurutnya, penerapan prinsip keuangan berkelanjutan tersebut tidak hanya untuk memenuhi regulasi (beyond compliance). Adapun, komitmen tersebut tertuang dalam Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan BRI yang antara lain dengan melakukan pendanaan berbasis green funding, melalui kerja sama dengan merchant untuk produk yang ramah lingkungan, dan meningkatkan perhatian investor atas implementasi keuangan berkelanjutan.
Tercatat, hingga kuartal III/2023, BRI telah menyalurkan kredit ke sektor Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB) sebesar Rp750,9 triliun, atau sekitar 66,1% dari total penyaluran kredit BRI. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 11,9% secara tahunan (yoy).
Dari nominal tersebut, sebesar Rp669,1 triliun disalurkan ke sektor UMKM, dan Rp81,8 triliun disalurkan ke sektor Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL).
Terkait dengan penyaluran green loan ke depan, Hendry menuturkan, BRI terus memperbesar porsi pembiayaan sebagai komitmen untuk mewujudkan perbankan berkelanjutan.
Selanjutnya, perseroan akan terus menjalankan kegiatan operasional dengan efisien, ramah, dan tidak merusak lingkungan hidup. Secara umum, perseroan optimistis jika kinerja BRI tahun ini akan lebih baik dibanding dengan tahun lalu. (pa/jh)


