BusinessUpdate – PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) mencetak laba bersih Rp153,8 miliar sepanjang 2023. Angka itu naik 30,8% secara tahunan (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Presiden Direktur BCA Syariah Yuli Melati Suryaningrum mengungkapkan, peningkatan laba didorong penyaluran pembiayaan yang tetap menerapkan prinsip kehati-hatian.
“Sehingga kualitas pembiayaan terjaga dengan baik dan akuisisi customer base khususnya nasabah current account saving account (CASA), serta manajemen aset, dan liabilitas yang berimbang,” kata Yuli melalui keterangan resmi, dikutip Kamis (6/3/2024).
Ia menambahkan, total aset BCA Syariah mencapai Rp14,5 triliun, naik 14,2% secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan aset ini didukung dengan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) yang mencapai Rp10,9 triliun pada 2023. Jumlah itu tumbuh 15,5% secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Di sisi lain, penyaluran pembiayaan BCA Syariah mencapai Rp9,0 triliun, atau tumbuh 18,8% secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Adapun, Return on Asset (ROA) BCA Syariah tumbuh 1,5% dan Return of Equity (ROE) tumbuh 5,2% secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sementara itu, rasio Beban Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) berada pada posisi 78,6%. “Strategi untuk mencapai pertumbuhan yang solid dan berkelanjutan diantaranya dilakukan dengan mempercepat pertumbuhan jumlah nasabah khususnya pada dana murah (CASA),” tambahnya.
Yuli mengatakan, komposisi CASA mencapai 38,1% dari total DPK mencapai Rp4,2 triliun. Fungsi intermediasi perusahaan tercermin baik dengan rasio penyaluran dana (FDR) yang meningkat mencapai 82,3%.
Komposisi pembiayaan terbesar terdapat pada segmen pembiayaan komersial yaitu 70,7% dari total pembiayaan sebesar Rp6,3 triliun. Dilihat dari pertumbuhannya, pembiayaan konsumer menduduki posisi pertama dengan peningkatan sebesar 95,3% secara tahunan, mencapai Rp821 miliar. Adapun, kredit macet atau Non Performing Financing (NPF) gross sebesar 1,04%. (rn/jh)


