BusinessUpdate – PT MRT Jakarta (Perseroda) mencatat, total pengguna jasa MRT Jakarta pada Februari 2024 mencapai 2.868.163 orang. Angka tersebut menunjukkan rata-rata harian sebanyak 98.902 orang dengan jumlah perjalanan kereta 7.539 perjalanan.
Secara konsisten, MRT Jakarta mempertahankan ketepatan waktu operasional yang meliputi ketepatan waktu tempuh, kedatangan, dan berhenti sebesar 99,97%.
Saat hari kerja Senin—Jumat, rata-rata mencapai 118 ribu orang menggunakan layanan MRT Jakarta dengan pengguna tertinggi pada Rabu (7/2/2024) sebesar 132.746. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat pekerja telah menggunakan MRT Jakarta saat beraktivitas dari tempat tinggal ke tempat kerja, begitu pula sebaliknya.
Untuk menaikkan angka keterangkutan, MRT Jakarta bekerja sama dengan berbagai pihak, terutama dari industri wisata seperti sektor kuliner, aktivitas, hingga pusat perbelanjaan, kesehatan, pendidikan, hingga promo tiket di sejumlah tempat wisata.
Kolaborasi dengan sejumlah operator transportasi publik pengumpan (feeder) juga mendorong peningkatan angka keterangkutan. Lebih jauh lagi, moda pengumpan ini juga mengangkut dari kawasan hunian langsung menuju stasiun terdekat.
Terbaru, PT MRT Jakarta (Perseroda) bekerja sama dengan Damri untuk menyediakan layanan pengumpan dari PIK 2 menuju Stasiun Blok M BCA.
Kehadiran angkutan pengumpan ini akan berdampak tidak saja terhadap kenaikan angka keterangkutan, namun juga mendorong kebudayaan menggunakan platform berbagi kendaraan (ride sharing). Secara angka, operator pengumpan ini menyumbang sekitar 22-23% angka keterangkutan dari total ridership MRT Jakarta.
Pada 2023, jumlah pengguna jasa MRT Jakarta mencapai 91 ribu orang per hari. Angka ini melampaui target PT MRT Jakarta (Perseroda) 70 ribu orang per hari sepanjang 2023. Pada 2024 ini, PT MRT Jakarta (Perseroda) menargetkan 92 ribu orang per hari pada akhir tahun.
Sebagai bagian dari inovasi dan mengikuti tren digital oleh masyarakat, pengguna jasa MRT Jakarta dapat menggunakan aplikasi MRT Jakarta di ponsel pintar untuk membeli tiket perjalanan, menggunakan poin penggunaan untuk ditukar dengan berbagai promo, bahkan menonton film dan bermain gim ponsel. Seluruh fitur gaya hidup ini bertujuan untuk memberikan pengalaman penuh kepada pelanggan saat menggunakan layanan MRT Jakarta. (rn/jh. Foto: Dok. MRT Jakarta)


