HomeFINANCEBankBank Permata Raih Laba Bersih Rp807,3 Miliar Sepanjang Kuartal I/2024

Bank Permata Raih Laba Bersih Rp807,3 Miliar Sepanjang Kuartal I/2024

BusinessUpdate – PT Bank Permata Tbk (PermataBank) atau BNLI berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp807,3 miliar sepanjang kuartal I/2024. Angka tersebut tumbuh 6,8% sekarat tahunan (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu. 

Sementara itu, PermataBank menyalurkan kredit senilai Rp147,8 triliun pada kuartal I/2024. Angka tersebut naik 13,6% secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. 

Direktur Utama PermataBank Meliza M. Rusli mengatakan, penyaluran kredit didorong oleh pertumbuhan kredit segmen korporasi senilai 24,6% secara tahunan. 

“Hasil tersebut memperkuat komitmen bank untuk mendorong dan mempercepat pertumbuhan pembiayaan kredit dengan berpegang pada prinsip kehati-hatian dalam menjaga kualitas portofolio kredit,” kata Meliza melalui keterangan resmi, dikutip Jumat (2/5/2024). 

Pada periode tersebut, PermataBank mencatatkan total aset sebesar Rp252,8 triliun. Ia menambahkan, rasio Loan to Deposit (LDR) tumbuh ke level 82% di bulan Maret 2024 dibandingkan 67,6% pada Maret 2023. 

Sementara, kredit bermasalah yang terlihat dalam rasio gross non performing loan (NPL) tercatat senilai 2,7% pada kuartal I/2024, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya 3,2%. 

Sedangkan, Loan at Risk (LAR) tercatat senilai 8,2% pada akhir Maret 2024, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya 11%. 

PermataBank juga senantiasa menjaga kebutuhan cadangan atas potensi penurunan risiko kredit secara konservatif. Ini ditunjukkan dari rasio NPL coverage dan rasio LAR coverage masing-masing berada di level 303,7% dan 99,5%. Menurut PermataBank, pihaknya terus mengupayakan penyelesaian kredit bermasalah melalui upaya restrukturisasi, litigasi, dan penjualan aset.

Adapun, total simpanan nasabah atau dana pihak ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp178,8 triliun di kuartal I/2024. Dari jumlah itu rasio CASA meningkat sebesar 69 bps secara tahunan menjadi 57,7%. 

Sedangkan rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) dan rasio common equity tier 1 (CET-1) PermataBank tercatat masing-masing sebesar 37,2% dan 28,3% pada kuartal I/2024.

Menurut perseroan, struktur permodalan PermataBank merupakan salah satu yang terkuat di antara bank komersial terbesar di Indonesia. Hal ini menjadi pondasi kokoh dan memberikan peluang pertumbuhan usaha yang lebih prospektif di masa depan baik dengan cara pertumbuhan organik atau anorganik. (rn/jh)

Must Read