BusinessUpdate – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat jumlah pelanggan Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta (Basoetta) periode Januari hingga Mei 2026 meningkat 14,78% secara tahunan menjadi 1.013.574 pelanggan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 883.065 pelanggan.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan peningkatan tersebut menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan Commuter Line Basoetta sebagai pilihan transportasi yang mampu memberikan kepastian perjalanan di tengah padatnya mobilitas kawasan Jakarta dan sekitarnya.
Menurutnya mobilitas masyarakat terus meningkat dan kebutuhan terhadap transportasi yang dapat diandalkan semakin besar. “Commuter Line Basoetta hadir sebagai pilihan perjalanan yang membantu pelanggan mengatur waktu dengan lebih baik, baik untuk bekerja, berbisnis, maupun melanjutkan perjalanan menggunakan pesawat,” ujar Anne dalam keterangan resmi, Rabu (10/6/2026).
Commuter Line Basoetta menghubungkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang, Banteng dengan pusat Kota Jakarta melalui enam stasiun pemberhentian, yaitu Bandara Soekarno-Hatta, Batu Ceper, Rawa Buaya, Duri, BNI City, dan Manggarai.
Layanan itu memudahkan pelanggan untuk melanjutkan perjalanan ke berbagai kawasan bisnis, pusat pemerintahan, kawasan komersial, hingga jaringan transportasi perkotaan lainnya. “Peran layanan ini semakin penting mengingat Bandara Internasional Soekarno-Hatta merupakan gerbang udara utama Indonesia,” tambah Anne.
Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan Bandara Internasional Soekarno-Hatta tercatat melayani 34,76 juta penumpang dan 229 ribu pergerakan pesawat sepanjang 2025.
Bandara Soekarno-Hatta juga menjadi pusat penerbangan domestik dan internasional yang menghubungkan Indonesia dengan berbagai kota di dalam maupun luar negeri.
Tingginya aktivitas penerbangan tersebut menjadikan kebutuhan akan transportasi lanjutan yang efisien semakin relevan. Dengan jalur perjalanan yang terpisah dari kepadatan lalu lintas jalan raya, Commuter Line Basoetta memberikan alternatif mobilitas yang lebih terukur bagi masyarakat.
Pelanggan dapat memperkirakan waktu keberangkatan dan kedatangan dengan lebih baik sehingga perjalanan menuju pusat kota maupun menuju bandara dapat berlangsung lebih nyaman.
KAI terus melakukan berbagai upaya peningkatan layanan guna menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus berkembang. Penguatan kualitas pelayanan, peningkatan kenyamanan di stasiun dan selama perjalanan, pengembangan integrasi antarmoda, serta pemanfaatan teknologi digital menjadi bagian dari langkah berkelanjutan yang dilakukan perusahaan.
Anne menambahkan transportasi publik yang andal memiliki kontribusi penting dalam mendukung produktivitas masyarakat dan kelancaran aktivitas ekonomi perkotaan.
“Setiap menit memiliki nilai bagi masyarakat yang beraktivitas. Karena itu, KAI terus berupaya menghadirkan layanan yang membantu pelanggan melakukan perjalanan dengan lebih pasti, nyaman, dan efisien,” ucap Anne. KAI berharap Commuter Line Basoetta dapat terus menjadi pilihan masyarakat untuk menghubungkan bandara dengan pusat Kota Jakarta. (ip/jh. Foto: Dok. KAI)


