BusinessUpdate – Astra Financial menargetkan nilai transaksi sebesar Rp400 miliar di ajang pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Surabaya 2024 yang digelar di Grand City Convex, Surabaya, 28 Agustus hingga 1 September 2024.
Untuk mencapai target tersebut, Astra Financial menggelar banyak program menarik. Astra Financial pun optimistis dapat meraih target itu. Apalagi, kondisi ekonomi Jawa Timur tumbuh positif yakni 4,98% pada kuartal I/2024. Perekonomian provinsi ini berkontribusi lebih dari 25% terhadap perekonomian Pulau Jawa.
Director in Charge Astra Financial Suparno Djasmin menilai, Jawa Timur memiliki potensi besar di industri otomotif. Oleh karena itu, kehadiran Astra Financial diharapkan dapat membantu konsumen di Surabaya dan kota besar lain di wilayah Provinsi Jawa Timur dalam mewujudkan mobil impian mereka.
“Astra Financial dengan layanan one-stop-solution bersama 10 unit bisnisnya optimistis akan mencatatkan nilai transaksi senilai Rp400 miliar di GIIAS Surabaya 2024,” ujar Djasmin melalui keterangan resmi, dikutip Selasa (27/8/2024).
Menurutnya, peranan dan produktivitas area Jawa Timur memiliki peranan penting terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Ia menjelaskan, pada GIIAS Surabaya 2024, pihaknya memberikan promo pembelian mobil dengan bunga khusus dari 0,67% untuk tenor 1 tahun, 2,67% untuk tenor 2 dan 3 tahun, 4,67% untuk tenor 4 dan 5 tahun, dan 6,67% untuk tenor 6 tahun, serta promo potongan dari FIF GROUP untuk pembiayaan motor.
Astra Financial juga memberikan hadiah langsung asuransi mobil 1 tahun untuk pembelian mobil secara tunai dengan polis asuransi 1 tahun dari Garda Oto. Konsumen juga dapat menikmati berbagai promo menguntungkan lainnya.
Menurut Djasmin, nilai transaksi yang dicapai Astra Financial di GIIAS terus meningkat. Pada 2022, nilai transaksi di GIIAS Surabaya sebesar Rp315 miliar. Kemudian di GIIAS Surabaya 2023 sebesar Rp457 miliar.
Sedangkan di GIIAS Tangerang 2022 sebesar Rp1,55 triliun, tahun berikutnya sebesar Rp2,38 triliun, dan GIIAS tangerang 2024 senilai Rp2,53 triliun atau naik 4,7% dari tahun sebelumnya.
Ia yakin di rangkaian GIIAS 2024, Astra Financial bisa mencetak transaksi lebih tinggi dari tahun lalu, atau minimal serupa dengan GIIAS 2023. Apalagi melihat proyeksi dari pemerintah untuk pertumbuhan ekonomi nasional di atas 5%. Termasuk proyeksi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait peluang pertumbuhan pembiayaan kendaraan sebesar 9 sampai 11%.
Sebagai informasi, tercatat pada kuartal I/2024, laba bersih Astra Financial naik 12% menjadi Rp2,1 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu senilai Rp1,8 triliun. (pa/jh. Foto: Dok Astra Daihatsu)


