HomeLIFESTYLECicipi Kelezatan Mie Kangkung Belacan Khas Medan

Cicipi Kelezatan Mie Kangkung Belacan Khas Medan

BusinessUpdate – Berkunjung ke Medan, belum lengkap kalau tak mencicipi kuliner legendaris kota ini yaitu Mie Kangkung Belacan Ahai yang sudah berdiri  sejak 1976.

Awalnya, warung makan ini terletak di Pasar Ramai Thamrin, Sei Rengas II. Namun, setelah pandemi Covid-19, Ahai, generasi kedua yang meneruskan warung ini, memutuskan untuk berjualan di halaman rumahnya yang berada di Jalan Tengku Amir Hamzah, Sei Agul.

Tiga tahun berdiri di tempat baru, warung ini tak pernah sepi pembeli. Apalagi, putrinya Cathrine yang kerap mengunggah vlog di TikTok, membuat Mie Kangkung Belacan Ahai yang sudah legendaris ini semakin terkenal.

“Pindah di sini karena imbas Covid. Ada beberapa outlet yang tutup makanya pindah kemari. Jadi anak-anak bilang ‘kalau nggak kita coba lagi dari awal’ dari rumah. Di sini dibantu sama anak-anak,” kata Ahai, dikutip dari Antara, Selasa (17/9/2024).

Mie kangkung belacan adalah mie tumis dengan ciri khas bumbu terasi, bumbu penyedap masakan yang terbuat dari ikan-ikan kecil atau udang yang dihaluskan. Yang membedakan mie ini adalah racikan terasinya yang diturunkan oleh ibunya, generasi pertama atau pelopor mie kangkung belacan.

“Mungkin biasanya terasi kan dibuat sambal ya. Ini lan dimasak dan dicampur sama mie kuning. Jadi campurannya kangkung, mie kuning, bumbunya bumbu terasi,” jelas Ahai. Penggunaan terasi ini ibu Ahai yang memelopori sejak 1976.

Mie kangkung belacan disajikan dengan kuah becek atau nyemek. Tidak dimasak goreng atau tanpa kuah, karena kurang nendang. Kuahnya gurih dengan rasa terasi yang sangat kuat. 

Mie Kangkung Belacan paling enak disajikan pedas. Namun, bila kurang suka pedas, dapat memesan tidak pedas. Tekstur mienya kenyal. Kangkungnya juga masih bertekstur sehingga renyah ketika digigit.

Sepiring porsinya berisi mie kuning, sayuran kangkung dan taoge, lalu tomat, telur orak arik, dan seafood yang berisi udang, cumi, dan bakso ikan. Isian seafood-nya besar-besar, segar, bersih, teksturnya juicy, dan tanpa bau amis sama sekali.

Ahai menjelaskan ukuran seafood ini menang sudah begini sudah dahulu. Ini adalah ciri khas Mie Kangkung Belacan Ahai. “Betul (ukurannya besar). Itu udah dari zamannya mama. Kita punya ciri khas lah ya. Dari seafoodnya khas semua,” jelasnya.

Vera, istri Ahai, mengatakan udang dan cumi yang digunakan di Mie Kangkung Belacan Ahai bukan sembarangan. Ia mengatakan pihaknya selalu memilih udang dan cumi dalam kualitas terbaik, dalam hal ini yang segar, besar, dan berdaging.

Selain mie kangkung belacan, warung makanan ini juga memiliki menu favorit lainnya yaitu nasi goreng ikan asin. Menu ini tanpa menggunakan kangkung. Hanya nasi, udang, cumi, dan bakso ikan yang dimasak dengan bumbu utama ikan asin.

Yang membuat nasi goreng ini spesial adalah di bagian ikan asinnya. Rasa terasi tetap ada, tapi tak sekuat mie kangkung belacan. Ikan asin dan terasi bergabung menjadi kesatuan rasa, membuat tekstur nasinya pera dan tidak lembek. (rn/jh. Foto: Dok. Popbela)

Must Read