HomeCORPORATE UPDATEBUMNVolume Penumpang Kereta d Daop 6 Yogyakarta Naik 17 Persen Hingga Triwulan...

Volume Penumpang Kereta d Daop 6 Yogyakarta Naik 17 Persen Hingga Triwulan III/2024

BusinessUpdate – PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta mencatat hingga triwiluan III/ 2024 terjadi peningkatan volume penumpang menjadi total 5.033.929 penumpang yang diangkut dari sejumlah stasiun di daop tersebut.

“Meningkat 17% dibandingkan periode yang sama tahun 2023 yaitu sebanyak 4.163.546 penumpang,” kata Manajer Humas Daop 6 Yogyakarta Krisbiyantoro dalam keterangannya di Yogyakarta, Selasa (8/10/2024).

Menurut Krisbiyantoro, peningkatan jumlah penumpang tersebut menunjukkan bahwa masyarakat sudah semakin percaya pada moda transportasi kereta api sebagai pilihan utama dalam bepergian.

Karena itu KAI Daop 6 terus meningkatkan kualitas pelayanan, keamanan dan kenyamanan perjalanan melalui berbagai inovasi yang secara konsisten dihadirkan.

Selama periode Januari hingga September 2024, jumlah keberangkatan penumpang tertinggi tercatat di Stasiun Yogyakarta dengan jumlah penumpang mencapai 2.201.413 orang, disusul Stasiun Lempuyangan sebanyak 1.130.404 penumpang.

Berikutnya, Stasiun Solo Balapan tercatat memberangkatkan 878.056 penumpang, dan Stasiun Klaten sebanyak 270.572 penumpang.

Selain jumlah keberangkatan, jumlah kedatangan penumpang yang turun di semua stasiun di Daop 6 Yogyakarta tercatat 5.008.317 orang atau naik 20% dibandingkan periode yang sama tahun 2023.

Menurut Krisbiyantoro, peningkatan volume penumpang ini didukung oleh perbaikan performa ketepatan waktu kereta api, baik saat keberangkatan maupun kedatangan.

Pada Agustus 2024 tingkat ketepatan waktu keberangkatan KA yang dioperasikan KAI mencapai 99,85%, meningkat dari 99,76% dibandingkan periode yang sama tahun 2023.

Sementara itu, tingkat ketepatan waktu kedatangan pada Agustus 2024 tercatat 97,87% meningkat dibanding pada Agustus 2023 yakni 95,46%.

Perbaikan performa ketepatan waktu tersebut dapat dicapai berkat peningkatan mutu kinerja operasional, termasuk perawatan sarana dan prasarana yang lebih baik. “KAI terus melakukan perbaikan di seluruh lini guna meningkatkan pelayanan kepada pelanggan serta menjaga keselamatan perjalanan kereta api,” tutupnya. (pa/jh)

Must Read