BusinessUpdate – Sinarmas Land berhasil menggaet 12 hingga 15 investor baru pasca ditetapkannya BSD City, sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional Banten melalui Peraturan Pemerintah (Perpres) Nomor 38 Tahun 2024.
“Sampai saat ini sudah ada 12 sampai 15 investor yang bergabung, dari dalam dan luar negeri,” ujar Irawan Harahap, CEO Digital Tech Ecosystem and Development at Sinarmas Land, dikutip dari Kompas, Senin (14/7/2025) .
KEK Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional Banten dirancang seluas 59,68 hektar dengan target realisasi investasi sebesar Rp18,8 triliun saat beroperasi penuh dan diharapkan dapat menyerap tenaga kerja hingga 13.446 orang.
KEK tersebut bergerak di bidang pendidikan dan pelayanan kesehatan internasional dengan pengembangan teknologi digital yang diusulkan PT Surya Inter Wisesa (SIW), anak perusahaan PT Bumi Serpong Damai (BSD) Tbk.
KEK Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional Banten ditujukan sebagai pusat pendidikan internasional dengan beroperasinya Monash University sebagai salah satu universitas terbaik di dunia.
Selain itu, ini juga akan bergerak di bidang riset, ekonomi digital, dan pengembangan teknologi dengan target 100 start up. KEK Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional Banten ditargetkan menjadi pusat digital (digital hub) dan inkubator bagi perusahaan rintisan (start-up).
Di bidang kesehatan, KEK tersebut akan membawa jaringan praktisi kesehatan internasional yang berfokus pada estetika medis. Pembangunan Fisik dan Pemanfaatan Ruang Khusus perkembangan fisik KEK Digital Hub yang mencakup dua tower saat ini menunjukkan akselerasi yang cepat.
Gedung pertama Knowledge Tower seluas 20.109 meter persegi telah terisi penuh yang diperuntukan bagi talent digital. Beberapa perusahaan teknologi, termasuk entitas asing seperti Odoo (platform perangkat lunak ERP global) yang merupakan yang pertama di Indonesia, telah bergabung mengisi Tower Knowledge.
Gedung kedua adalah Science Tower yang berfokus pada sektor kesehatan (healthcare). Ini sejalan dengan visi 3-5 tahun pertama KEK yang memprioritaskan pengembangan ekosistem kesehatan yang komprehensif, mulai dari pendidikan hingga penyediaan layanan kesehatan berkualitas tinggi.
Selain industri digital dan kesehatan, Sinarmas Land juga mengembangkan industri kreatif. Salah satu contohnya adalah Imagine, perusahaan 3D printing, yang telah merambah produksi alat kesehatan, seperti pen tulang.
Produk-produk ini akan didorong untuk bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan, mengingat 90% alat kesehatan di Indonesia masih diimpor, dengan hanya 10% yang diproduksi di dalam negeri.
Status KEK yang dikantongi Sinarmas Land untuk BSD City memberikan berbagai fasilitas dan insentif yang menarik bagi investor, baik fiskal maupun non-fiskal. (ip/jh)


