BusinessUpdate – Unit usaha PT Astra International Tbk (ASII), Astra Financial, mencatat pembiayaan sebesar Rp6,2 triliun hingga Mei 2025, meningkat 7,4%. Kenaikan tersebut dibukukan di tengah penurunan penjualan mobil di Indonesia hingga semester I/2025.
ASII membukukan penjualan mobil sebanyak 201.633 unit sepanjang semester I/2025, dibandingkan periode sama tahun lalu, yakni 231.734 unit.
Vice President Director Astra dan in Charge Astra Financial, Rudy mengatakan, terjadi penurunan penjualan wholesale atau dari pabrik ke dealer dan ritel alias dari dealer ke konsumen. Sedangkan volume penjualan wholesale anjlok 5,49%.
“Kalau bicara angka untuk wholesale itu turun 5,49%,“ ujar Rudy saat acara Media Gathering, Jakarta, Rabu (16/7/2025). Penjualan wholesale turun disebabkan oleh anjloknya daya beli masyarakat, imbas gejolak ekonomi nasional dan global yang memukul industri otomotif.
Meski demikian, Astra Financial masih membukukan pembiayaan yang positif hingga Mei tahun ini. ”Namun demikian, mungkin hal positifnya itu adalah apabila kita melihat kinerja Astra Financial sampai dengan Mei 2025, kita bersyukur bahwa pembiayaan kita itu tumbuh 7,4%, kalau tadi angka OJK kan usually 3,8%, kita 7,4%, jadi mencapai angka Rp62,2 triliun,” jelasnya.
Rudy juga memastikan perusahaan tetap menjaga kinerja dengan mengoptimalkan layanan bagi pelanggan, mendiversifikasi portofolio, mitigasi risiko, hingga operational excellence.
“Jadi kita bicara mobil baru, kita juga ada mobil bekas, multiguna dan lain sebagainya. Tentu kita perkuat dulu basis pelanggan kita yang sudah ada, seterusnya ada kita bagaimana kita memperluas jangkauan kita ke calon pelanggan baru, dan tentu yang sangat penting juga kita tetap menjaga prinsip mitigasi risiko dan operational excellence,” tutuprnya. (rn/jh. Foto: Dok. Astra Financial)


