HomeFINANCEPembiayaan Alat Berat di BRI Finance Meningkat 13,21 Persen

Pembiayaan Alat Berat di BRI Finance Meningkat 13,21 Persen

BusinessUpdate – PT BRI Finance Indonesia atau BRI Finance mencatat penyaluran pembiayaan alat berat per September 2025 meningkat sebesar 13,21% secara tahunan (yoy). Sayang, perseroan tidak menyebutkan jumlah nominal penyaluran pembiayaan alat berat ini.

Direktur Utama BRI Finance Wahyudi Darmawan menuturkan peningkatan ini seirama dengan pertumbuhan produksi alat berat di dalam negeri yang naik 33,65% pada semester I/2025, berdasarkan data Perusahaan Himpunan Industri Alat Berat Indonesia (HINABI).

“Selaras dengan hal tersebut pembiayaan alat berat per September 2025 juga meningkat sebesar 13,21% yoy, serta kontribusi pembiayaan alat berat terhadap portofolio sebesar 16,94%,” jelas Wahyudi, dikuitp dari Bisnis, Selasa (4/11/2025).

Menurut Wahyudi, Pulau Jawa menjadi wilayah yang paling banyak permintaan alat beratnya, yang mencapai 58,46% terhadap total pembiayaan alat berat di BRI Finance. Untuk sektor yang paling banyak mendapatkan pembiayaan alat berat adalah sektor konstruksi yang mencapai 32,2%.

Demi menjaga kualitas pembiayaan alat berat, Wahyudi menjelaskan BRI Finance selalu menerapkan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko yang ketat, dengan menyeleksi debitur secara cermat, fokus pada sektor-sektor yang prospeknya stabil seperti konstruksi, agrikultur, dan logistik.

“Selain itu, perusahaan juga memantau kinerja debitur secara berkala, bekerja sama dengan dealer maupun produsen alat berat, serta memperkuat sistem peringatan dini untuk mengantisipasi potensi risiko pembiayaan agar portofolio tetap sehat dan berkualitas,” jelasnya.

Ia optimistis pembiayaan alat berat hingga akhir 2025 ini akan tetap positif seiring berlanjutnya aktivitas pembangunan infrastruktur dan peningkatan kebutuhan di sektor-sektor produktif seperti konstruksi, logistik, dan lainnya.

“BRI Finance melihat peluang pertumbuhan yang masih terbuka, didukung oleh iklim investasi yang kondusif serta permintaan alat berat yang stabil. Dengan strategi pembiayaan yang prudent dan fokus pada kualitas portofolio, BRI Finance optimistis pertumbuhan pembiayaan alat berat akan terus terjaga hingga akhir tahun,” tutup Wahyudi. (ip/jh. Foto: Dok. BRI Finance)

Must Read