BusinessUpdate – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) terus mendorong inovasi di sektor perumahan melalui program tahunan BTN Housingpreneur. Program ini untuk mencari ide-ide baru dari berbagai kalangan, mulai dari pelaku industri hingga masyarakat umum, dalam menjawab tantangan perumahan nasional.
Corporate Secretary BTN Ramon Armando mengatakan BTN Housingpreneur dirancang sebagai ruang kolaboratif untuk menemukan solusi yang relevan dan aplikatif. Menurutnya, kebutuhan inovasi di sektor perumahan tidak selalu muncul dari forum atau institusi besar, tetapi sering kali lahir dari para pelaku di lapangan yang memahami langsung persoalan masyarakat.
“Bagi kami, mencari solusi perumahan tidak harus selalu lahir dari ruang-ruang besar. Inovasi juga bisa ditemukan sampai ke tingkat akar rumput karena di sanalah kebutuhan nyata masyarakat berbicara,” ujar Ramon dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (26/11/2025).
Ia menambahkan bahwa dorongan inovasi melalui BTN Housingpreneur sejalan dengan komitmen perseroan dalam mendukung Program 3 Juta Rumah yang menjadi prioritas pemerintah. BTN Housingpreneur tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang pertemuan bagi berbagai pemangku kepentingan perumahan untuk mengeksplorasi tren, berbagi praktik, serta membuka peluang kerja sama.
Program ini menyoroti isu-isu strategis seperti backlog hunian, peningkatan akses terhadap pembiayaan, hingga penguatan ekosistem kewirausahaan perumahan di kalangan generasi muda. Kompetisi BTN Housingpreneur sendiri terbuka bagi developer, kontraktor, arsitek, pelaku startup, mahasiswa, hingga masyarakat umum.
Fokus inovasi meliputi teknologi, keberlanjutan, dan pengembangan solusi hunian yang dapat menjawab kebutuhan masa depan. “BTN Housingpreneur juga menghadirkan ruang jejaring bagi para pemenang dan finalis untuk dapat saling belajar dan berjejaring dengan para pelaku di sektor perumahan, sehingga selain saling menginspirasi juga dapat membuka peluang bisnis yang lebih besar,” jelas Ramon.
Pendaftaran BTN Housingpreneur 2025 telah dibuka sejak 22 Oktober 2025 dan berlangsung hingga 15 Desember 2025. Peserta dapat memilih kategori dan subkategori yang sesuai dengan bidang atau keahlian masing-masing. (ip/jh. Foto: Dok. BTN)


