HomeCORPORATE UPDATEBUMNPertamina Siapkan SPBU Kantong di Jalur Padat Kendaraan

Pertamina Siapkan SPBU Kantong di Jalur Padat Kendaraan

BusinessUpdate – Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) menyiapkan tambahan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) kantong di jalur-jalur wisata Jawa Barat.

Sales Area Manager Bandung Raya Patra Niaga Sindhu Priyo mengungkapkan bahwa titik-titik tersebut disiapkan khusus di jalur yang berpotensi mengalami kepadatan kendaraan selama periode liburan.

“Terutama yang saat ini menjadi destinasi-destinasi wisata seperti Kota Bandung, Garut dan kemudian Pangandaran untuk di wilayah pantai untuk destinasi orang liburan,” kata Sindhu di Bandung, Kamis (11/12/2025).

Secara total, Pertamina menyediakan delapan SPBU kantong yang ditempatkan pada titik-titik rawan kemacetan. Selain itu, layanan diperluas dengan dua SPBU kantong tambahan yang ditempatkan di lokasi jauh dari SPBU reguler guna memperluas jangkauan. Pertamina juga menyediakan layanan modular di beberapa lokasi vital.

“Jadi kita selain ada kantong juga ada beberapa layanan tambah seperti modular yang itu di tol Cisumdawu ada dua titik dan kemudian di Pangandaran ada masing-masing dua titik,” ujar Sindhu.

Untuk menghadapi potensi bencana, Pertamina menyiapkan skema distribusi Reguler, Alternatif, dan Emergency (RAE) guna memastikan suplai energi masyarakat tetap terjamin. Pola suplai alternatif telah disiapkan agar pendistribusian BBM dan LPG dapat berjalan di segala kondisi.

“Kami sudah menyiapkan skema RAE mulai dari 25%, 50% hingga 100%. Koordinasi dilakukan dengan terminal terdekat seperti Cikampek dan Tasikmalaya,” jelasnya. Pertamina juga menjalin kerja sama dengan aparat penegak hukum guna menjamin keamanan distribusi BBM dan LPG di jalur dan lokasi yang menjadi prioritas utama.

Dari sisi pasokan, stok Pertalite dan produk BBM lainnya ditingkatkan sekitar 4%. Sementara itu, stok LPG untuk area distribusi Bandung dan 11 kabupaten/kota tercatat mencapai 1.656 metrik ton. Untuk menjamin ketahanan suplai, Terminal BBM Bandung Group di Ujung Berung dan Padalarang juga kata dia telah menambah kapasitas penyimpanan.

Sindhu memastikan bahwa ketersediaan bahan bakar dalam kondisi aman selama momen besar ini. “Dapat kami sampaikan bahwa stok BBM maupun LPG selama masa Satgas Nataru dalam kondisi aman. Terminal BBM Bandung Group di Ujungberung dan Padalarang juga sudah menambah kapasitas penyimpanan untuk memperkuat ketahanan suplai,” tutupnya. (pa/jh. Foto: Dok. Pertamina)

Must Read