HomePROPERTYMeikarta Bakal Dijadikan Hunian bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Meikarta Bakal Dijadikan Hunian bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

BusinessUpdate – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyambut baik rencana Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait yang akan menjadikan kawasan Meikarta di Cikarang sebagai hunian vertikal bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Menteri Perumahan menyampaikan bahwa Meikarta akan dijadikan sebagai kawasan rumah vertikal untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Kan ini harapan baru,” ucap Dedi usai pertemuan dengan Maruarar dan asosiasi pengembang di Gedung Pakuan Bandung, Jawa Barat, Kamis (22/1/2026).

Dedi mengungkapkan bahwa di Meikarta itu haruslah dibangun hunian vertikal apartemen yang diperuntukkan bagi masyarakat menengah ke bawah. “Apartemen Pak. Apartemen untuk masyarakat menengah ke bawah. Kalau rumah susun enggak pada mau, Pak. Kalau apartemen mau, oke,” kata Dedi.

Di Meikarta yang beberapa unit menara apartemennya telah dibangun, Dedi mengatakan fasilitas itu tinggal diisi, dan dia mengharapkan bisa diimplementasikan dengan segera, sebagai salah satu penyelamatan kawasan dari alih fungsi lahan.

Dedi mengungkapkan dari lahan seluas sekitar 20 hektar, saat ini yang diproyeksikan ada 94 ribu-100 ribu unit apartemen dengan kapasitas per unitnya tiga jiwa, yang bisa menyelamatkan puluhan ribu hektar lahan dari alih fungsi.

“Meikarta itu sudah terbangun sekarang tinggal diisi. Dan itu jalannya lebar-lebar. Dan bayangin kalau Meikarta bisa menampung 100.000 orang di situ, maka kita barangkali di situ bisa menyelamatkan hampir 50.000 hektar sawah,” ucapnya.

Terkait dengan kasus yang sempat membelit Meikarta, Dedi mengatakan yang berkasus adalah aksi penyuapan, bukan asetnya dan pembangunannya, sehingga menurutnya tidak akan jadi masalah.

“Kan korupsi Meikarta itu penyuapan yang dilakukan, bukan persoalan pembangunannya. Kan KPK sudah menyampaikan bahwa itu sesuatu yang layak dan tidak bertentangan dengan hukum kan sudah ada pernyataannya,” tuturnya.

Dedi menambahkan hunian vertikal ke depan akan jadi model yang diminta pada para pengembang perumahan, ketimbang rumah tapak. Ia mendorong Bandung dan kota-kota lainnya untuk menerapkan konsep tersebut.

Selain itu, dalam waktu dekat sekitar sepekan, Dedi mengatakan akan mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) agar tiap kawasan industri baru di Jabar harus menyiapkan lahan untuk apartemen.

Akan tetapi Maruarar mengusulkan agar kawasan yang sudah ada juga didorong untuk menyediakan dan membangun unit apartemen yang dikhususkan karyawan yang bekerja di sana agar tidak menciptakan kemacetan di wilayah sekitar dan memberikan penghematan biaya untuk transportasi. (rn/jh. Foto: Dok. Kompas)

Must Read