HomeECONOMICVinfast Indonesia Kerja Sama Kembangkan Interchange Tol Cipali

Vinfast Indonesia Kerja Sama Kembangkan Interchange Tol Cipali

BusinessUpdate – Vinfast Indonesia meneken perjanjian kerja sama strategis dengan Pemerintah Kabupaten Subang serta mitra infrastruktur utama untuk mengembangkan interchange di ruas jalan tol strategis yang menghubungkan Cikampek–Palimanan (Tol Cipali).

CEO Vinfast Asia, Pham Sanh Chau menegaskan pihaknya berkomitmen membangun kemitraan jangka panjang di Indonesia. “Kami tidak memandang infrastruktur sebagai investasi pelengkap, melainkan sebagai katalis utama bagi kemajuan sosial-ekonomi yang berkelanjutan. Komitmen kami terhadap Indonesia bersifat jangka panjang dan menyeluruh, bekerja bersama pemerintah dan masyarakat untuk memperkuat daya saing, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kualitas hidup” ujarnya dalam siaran pers, dikutip Jumat (30/1/2025).

Berdasarkan perjanjian tersebut, Vinfast Indonesia bertindak sebagai investor strategis dan menanggung seluruh pembiayaan proyek. Para pihak berkomitmen meningkatkan kualitas infrastruktur transportasi tanpa membebani anggaran pemerintah daerah, sekaligus mempercepat pelaksanaan proyek dan mengoptimalkan biaya logistik agar interchange dapat segera beroperasi.

Vinfast Indonesia bersama Pemerintah Kabupaten Subang dan PT Lintas Marga Sedaya (PT LMS) selaku pengelola Tol Cipali menandatangani perjanjian kerja sama pembangunan, pengoperasian, dan pemeliharaan Interchange Manyingsal di Km 115+500 Tol Cipali.

Dalam kerja sama ini, Vinfast Indonesia akan membiayai seluruh kebutuhan proyek, mulai dari perencanaan induk, studi kelayakan, perizinan, konstruksi, hingga biaya pendukung lainnya. Vinfast juga akan berkoordinasi secara intensif dengan Pemerintah Kabupaten Subang untuk memperoleh persetujuan dari Kementerian Pekerjaan Umum.

Pemerintah Kabupaten Subang berperan sebagai koordinator utama yang mengawasi dan memproses seluruh perizinan, termasuk izin pemanfaatan ruang milik jalan tol. Pemerintah daerah juga akan menunjuk entitas teknis untuk pelaksanaan proyek, mengoordinasikan penyusunan dokumen teknis, desain rinci, serta kajian analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL) hingga penerbitan izin operasional, serta melakukan pengawasan dan evaluasi secara berkala setiap bulan.

Sementara itu, PT LMS sebagai operator jalan tol akan bekerja sama dalam pengembangan program teknis sesuai kewenangannya, serta terlibat aktif dalam pembahasan dan kesepakatan rencana operasi dan pemeliharaan melalui perjanjian tambahan.

Kesepakatan ini tidak hanya menegaskan komitmen investasi jangka panjang Vinfast di sektor otomotif Indonesia, tetapi juga memperlihatkan peran aktif perusahaan dalam bermitra dengan pemerintah daerah untuk mendorong pengembangan infrastruktur strategis.

Penguatan infrastruktur transportasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi logistik, memperkuat daya saing ekonomi Subang, serta menciptakan momentum pertumbuhan berkelanjutan bagi wilayah sekitarnya. Proyek ini juga diproyeksikan membuka ribuan lapangan kerja baru, sehingga berkontribusi signifikan terhadap proses industrialisasi dan modernisasi Indonesia. (pa/jh.

Must Read