BusinessUpdate – PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk. (MSIG) optimistis terhadap prospek bisnis asuransi jiwa tahun depan meski diproyeksikan terjadi perlambatan ekonomi.
Corporate Communication Asuransi MSIG Indonesia Gilang R. Anggiyasari kepada Bisnis mengatakan perusahan optimistis karena terdapat sejumlah poin yang akan dicermati oleh perusahaan.
“Poin yang kami cermati adalah pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal III/2022 yang mencapai angka 5,72 persen year on year (yoy). Kemudian, permodalan perusahaan yang kuat sehingga perusahaan tetap dapat bersaing secara sehat dengan kompetitor lainnya,” ujarnya, Minggu (27/11).
Poin lainnya yang diperhatikan perusahaan adalah kanal distribusi perusahaan yang terdiversifikasi, yang didukung dengan penetrasi pasar asuransi jiwa yang masih sangat rendah. Selain itu, peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya produk asuransi, khususnya kalangan milenial.
Gilang menambahkan, untuk bersaing di pasar asuransi jiwa saat ini, perusahaan memiliki strategi jangka menengah 5 tahun yang dinamakan Expand-to-Grow 2025 dengan 3 pilar strategi yakni expansi, quality services, solid financial & governance.
Strategi tersebut dijalankan dalam dua fase. Pertama tahun 2020 – 2022 untuk penguatan fundamental, memulai transformasi untuk pertumbuhan berkelanjutan dan menjadi landasan untuk fase kedua.
“Transformasi tahun pertama di fase I berjalan dengan sangat baik, walaupun dihadang oleh pandemi namun perusahaan dapat beradaptasi dengan cepat dan menghasilkan kinerja yang sangat positif sepanjang tahun 2021,” ujarnya.
Fase kedua, akselerasi dan optimalisasi seluruh lini usaha, dimulai tahun 2023 – 2025 yang disebut dengan GREAT 2025 Grow Business with Excellent Service As Trusted Partner, yang mengutamakan pengalaman pelanggan sebagai mitra terpercaya.
“Beberapa strategi dan fokus utama dalam fase kedua tersebut adalah ekspansi pertumbuhan retail & perluasan area pemasaran, retensi nasabah melalui inovasi produk, pelayanan nasabah dan tata kelola yang baik, serta optimalisasi bisnis melalui percepatan pengembangan SDM, transformasi digital, dan advance data analisis,” ujar Gilang.
Ia menambahkan, untuk tahun 2023, perusahaan akan terus melakukan inisiatif-inisiatif strategis, khususnya yang berhubungan dengan ekpansi kanal distribusi yang ada dan pengembangan kerja sama dengan partner-partner baru dengan tetap memperhatikan kualitas pelayanan. (jh)


