BusinessUpdate – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI mencatatkan pertumbuhan pembiayaan kendaraan bermotor sepanjang 2025 sebesar 19% secara tahunan (yoy) atau senilai Rp6,41 triliun.
Direktur Retail Banking BSI Kemas Erwan Husainy mengatakan, pertumbuhan pembiayaan kendaraan itu seiring dengan daya beli masyarakat dan pertumbuhan ekonomi yang semakin baik.
“BSI OTO mencatatkan kinerja solid tumbuh di atas rata-rata pertumbuhan industri sekitar 7%,” ujar Kemas dalam keterangan tertulis, Rabu (18/2/2026).
Menurutnya, pertumbuhan terjadi karena adanya peningkatan permintaan kendaraan bermotor di daerah dengan mobilitas tinggi dan padat industri seperti Jabodetabek, Medan, Surabaya, dan Makassar.
Selain itu, kinerja positif ini juga didorong oleh strategi pembiayaan perseroan yang tepat sasaran dan manajemen risiko yang baik. Dalam menyalurkan pembiayaan kendaraan bermotor, BSI bekerja sama dengan Mandiri Utama Finance (MUF) Syariah dalam melakukan proses pembiayaan untuk mempercepat proses pembiayaan.
“Karena memang MUF Syariah fokus di pembiayaan kendaraan baik mobil baru, mobil bekas, dan motor baru,” jelasnya.
Ia optimistis pertumbuhan pembiayaan kendaraan bermotor akan terus berlanjut pada Kuartal I/2026 lantaran terdapat momen Ramadhan dan Idul Fitri pada Februari dan Maret. Secara historis, rata-rata kebutuhan pembiayaan kendaraan bermotor setiap menjelang Ramadhan akan mengalami kenaikan sekitar 10-15%.
Ia juga optimistis pertumbuhan penyaluran pembiayaan kredit kendaraan bermotor di BSI tahun ini akan tumbuh dua digit. Hal ini sejalan dengan berbagai stimulus pemerintah terkait dengan keringanan subsidi kendaraan listrik, minat masyarakat terhadap pembiayaan syariah, serta berbagai promo dan program menarik dari BSI.
“BSI berkomitmen menghadirkan solusi pembiayaan kendaraan yang sesuai prinsip syariah, aman, dan memberikan kenyamanan bagi nasabah,” tutupnya. (ip/jh. Foto: Dok. BSI)


