BusinessUpdate – PT Bukalapak.com Tbk. (BUKA) diketahui berhasil membalik rugi bersih menjadi laba bersih Rp3,14 triliun sepanjang 2025. Keuntungan dari nilai investasi menjadi salah satu penyebab berbaliknya kinerja BUKA.
Berdasarkan laporan keuangannya, laba nilai investasi sebesar Rp2,37 triliun. Pada 2024, BUKA masih mencetak rugi nilai investasi sebesar Rp1,54 triliun.
Selain itu, BUKA juga mencetak pendapatan operasi lainnya sebesar Rp227 miliar, dan pendapatan keuangan sebesar Rp818,13 miliar. Pendapatan dan nilai investasi tersebut membuat BUKA mencatatkan laba sebelum beban pajak dan penghasilan sebesar Rp3,16 triliun, dengan laba bersih Rp3,14 triliun.
Sebagaimana diketahui, BUKA mencatatkan pendapatan sebesar Rp6,51 triliun pada 2025, meningkat 45,96% secara tahunan (yoy) dari Rp4,46 triliun pada 2024.
Pendapatan ini dikontribusikan oleh pendapatan Gaming sebesar Rp5,34 triliun, online to offline senilai Rp794,47 miliar, ritel sebesar Rp301,7 miliar, dan investasi senilai Rp66,58 miliar.
Direktur Bukalapak Victor Putra Lesmana dalam keterangan resminya mengatakan BUKA kini memprioritaskan kesehatan bisnis jangka panjang.
“Tahun 2025 adalah momen penting bagi kami untuk memperkuat fondasi perusahaan dengan berfokus pada strategi yang dapat memberikan nilai jangka panjang kepada stakeholders kami” ujarnya.
Menurutnya, dengan cadangan kas, setara kas, dan investasi likuid sebesar Rp17,8 triliun, Bukalapak memiliki fleksibilitas modal yang kuat untuk terus mengeksekusi strategi pertumbuhan jangka panjang, melakukan inovasi produk, dan menangkap peluang baru di pasar yang terus berkembang. (pa/jh. Foto: Dok. Bukalapak)


