HomeSCIEN-TECHGemini Indonesia Rilis Fitur Personal Intelligence

Gemini Indonesia Rilis Fitur Personal Intelligence

BusinessUpdate – Google resmi membawa fitur “Personal Intelligence” ke aplikasi Gemini di Indonesia sehingga Anda lebih mudah mendapatkan bantuan dalam menyelesaikan tugas sehari-hari. Fitur ini telah diluncurkan di AS di awal 2026.

“Personal Intelligence membantu Gemini menjadi sangat bermanfaat dan personalized dengan menghubungkan informasi secara aman dari berbagai aplikasi, termasuk Gmail dan Google Photos,” demikian bunyi pernyataan resmi Google, Senin (20/4/2026.

Fitur ini disebut mengedepankan privasi sebagai prinsip utama, maka dari itu Google memberikan opsi untuk mengaktifkan dan menonaktifkan Personal Intelligence di aplikasi Gemini.

Ketika pengguna mengaktifkan fitur ini, pengguna bisa memegang kendali atas aplikasi mana saja yang ingin dihubungkan ke layanan Gemini.

Google menjanjikan model AI-nya hanya dilatih menggunakan informasi yang terbatas misalnya seperti prompt yang spesifik dan responsnya. Gemini dijanjikan tidak akan melatih modelnya secara langsung dengan data dari kotak masuk Gmail atau Galeri Google Photos.

Dengan satu ketukan, fitur ini menghubungkan beragam layanan seperti Gmail,Google Photos, YouTube, dan Search yang telah dirancang pengaturannya oleh Google agar tetap aman namun mudah digunakan.

Personal Intelligence memiliki dua keunggulan utama, yaitu kemampuannya memahami informasi dari berbagai sumber yang kompleks dan mengambil detail spesifik dari Gmail atau Google Photos untuk menjawab pertanyaan yang diajukan pengguna.

Google memberikan ilustrasi misalnya pengguna sedang merencanakan perjalanan berlibur. Dengan prompt yang mudah pengguna bisa meminta Gemini untuk mencarikan dokumen check-in mengenai penginapannya tanpa perlu membuka-buka aplikasi Gmail.

Setelahnya pengguna juga bisa meminta saran kepada Gemini untuk mencarikan destinasi wisata di dekat penginapan yang didasarkan pada kesukaan pengguna. Gemini dapat mencocokkan destinasi itu dengan informasi yang dipelajarinya dari Google Photos milik pengguna.

“Setelah diaktifkan, Gemini mengakses data Anda untuk menjawab permintaan spesifik dan melakukan berbagai hal untuk Anda. Karena data ini sudah tersimpan dengan aman di Google, Anda tidak perlu mengirimkan data sensitif ke tempat lain untuk mulai mempersonalisasi pengalaman Anda. Hal ini merupakan keunggulan utama kami,” jelas pernyataan Google.

Google menjanjikan pengguna tidak perlu menebak-nebak dari mana jawaban yang diberikan Gemini saat Personal Intelligence dijalankan. Nantinya Gemini bakal memberikan referensi atau menjelaskan sumber yang digunakannya sehingga pengguna bisa memverifikasi.

Untuk topik-topik yang dirasa sensitif, Gemini bakal menghindari asumsi proaktif. Misalnya saat membahas mengenai kesehatan, Gemini lebih menyarankan pengguna untuk berkonsultasi dengan tenaga medis meski begitu data akan tetap diberikan kepada pengguna jika diminta.

Jika tertarik mengakses Personal Intelligence di Gemini namun belum mendapatkan undangan untuk mencobanya, pengguna bisa membuka aplikasi Gemini dan pilih “Settings”, setelahnya pilih “Personal Intelligence”, dan pilih “Connected Apps” untuk memilih aplikasi terhubung seperti Gmail, Google Photos, dan lainnya.

Fitur ini akan diluncurkan bertahap, untuk tahapan awal bakal ditujukan untuk akun Google pribadi yang telah berlangganan Google AI Plus, Pro, dan Ultra yang telah memenuhi syarat.

Ke depannya fitur ini bakal tersedia bagi pengguna aktif lainnya. Setelah diaktifkan fitur ini dapat digunakan di Web, Android, dan iOS, serta berfungsi dengan semua model yang tersedia di pemilih model Gemini (Gemini model picker). (ip/jh. Foto: Dok. Google)

Must Read